Selasa, 16 Juli 2013

LIN Artisan Ice Cream

Sebuah tempat makan es krim baru hadir di Jakarta. Belum lama ini, LIN Artisan Ice Cream membuka outlet pertamanya di bilangan Kemang. 
Tidak sulit menemukannya karena LIN Artisan Ice Cream berada di bawah Umbra, memang belum ada plang nama, namun terpampang poster besar LIN Artisan Ice Cream di area parkirnya dan tagline mereka “I Scream for Ice Cream!”.

Yang membedakan LIN Artisan Ice Cream dengan es krim lainnya adalah bahwa LIN Artisan Ice Cream adalah outlet pertama di Indonesia yang mengusung konsep ice cream made by order. Pembuatan es krimnya menggunakan Liquid Nitro atau Nitrogen Cair sehingga meminimalisir timbulnya partikel es yang seringkali muncul jika es krim disimpan terlalu lama atau terlalu dingin. Liquid Nitro ini jugalah yang menjadi dasar penamaan outlet es krim yang buka sejak bulan Juni yang lalu.


LIN Artisan Ice Cream menawarkan dua jenis es krim yaitu Gelato yang terbuat dari campuran susu dan krim serta Sorbet yang terbuat langsung dari campuran bahan mentahnya. Umumnya Sorbet merupakan es krim bercitarasa buah, sehingga jika memesan es krim Strawberry, maka pembuatan es krim langsung menggunakan strawberry segar sebagai bahan campurannya. 

 
Selain itu, LIN Artisan Ice Cream juga menyediakan es krim bercitarasa alkohol seperti Smileys Baileys dan Beer Pong serta frozen Espresso bagi para pecinta kopi. Tidak main-main, sang owner pun belajar langsung dari Italia demi mendapatkan resep es krim terbaik tanpa menambahkan pewarna, perasa dan pemanis tambahan dalam proses pembuatannya.



Proses pembuatannya juga dapat langsung dilihat di depan pembeli. Tiga mixer berjejer di depan dengan tabung Liquid Nitro di bagian sampingnya. Biasanya tiga mixer ini difungsikan untuk membuat masing-masing jenis es krim, yaitu satu mixer untuk gelato, satu mixer untuk Sorbet dan satu mixer untuk alkohol. Satu tabung Liquid Nitro ini hanya dapat digunakan untuk membuat -/+ 70 es krim saja. 

Proses Pembuatan Es Krim di LIN Artisan Ice Cream

Bahan baku es krim kemudian dicampur di mixer dan diblend menjadi satu dengan bantuan Liquid Nitro untuk membekukan adonan campuran es krim tersebut. Liquid Nitro membantu mempercepat proses pembekuan menjadi 2 menit saja sehingga konsumen tidak perlu menunggu terlalu lama untuk mendapatkan es krim yang segar langsung dari bahan aslinya.

Ultimate Chocolate (39K)


Seperti namanya, rasa coklat dari varian gelato benar-benar kuat dan pekat. Tesktur es krimnya cukup padat dan lembut dan langsung meleleh di mulut dengan citarasa yang lezat! Coklat yang pekat ini didapatkan dari bubuk coklat asli sehingga rasanya menjadi pas.  Tidak terlalu manis, tapi juga tidak terlalu pahit. Penggemar coklat wajib coba es krim coklat ini!

Rum and Raisin (69K)


Rum raisin selalu jadi salah satu rasa favorit saya untuk es krim. Campurannya juga menghasilkan rasa yang lezat, rumnya tidak terlalu kuat dengan rasa manis yang pas. Samar-samar tercium aroma wangi yang berasal dari rum asli yang digunakan oleh LIN. Sebagai penambah tekstur, kismis yang dicampur ke es krim sudah direndam dahulu sebelumnya dengan rum, sehingga tercipta es krim yang kaya rasa.

Lemon Sorbet (39K)


Membaca namanya saja sudah terbayang asamnya es krim ini, namun ternyata ketika dicoba Lemon Sorbet LIN Artisan Ice Cream ini enak sekali! Tekstur sorbetnya jauh lebih lembut tapi dengan rasa buah yang dominan. 
Terlihat cacahan kecil lemon zest yang tersebar di permukaan es krimnya. Terasa asam khas lemon yang menyegarkan tapi tidak dengan kecut yang membuat kita sampai mengernyitkan alis. Asamnya cenderung adiktif, karena kami semua berebut untuk menghabiskan es krim yang satu ini.
 
Merry Strawberry Sorbet (39K)


Saya tidak pernah suka sorbet strawberry. Dari yang pernah saya coba, varian sorbet ini cenderung terlalu asam atau terlalu manis, ada yang memiliki rasa pas namun teksturnya kasar, mirip dengan es serut. Saya pun mencoba Strawberry sorbet yang menjadi salah satu andalan LIN Artisan Ice Cream dengan ekspektasi yang rendah. Dan maafkan saya karena ternyata saya salah besar!
Strawberry sorbet LIN Artisan Ice Cream ini enak sekali. Teksturnya padat namun lembut dengan rasa asam yang segar dan manis alami buah yang samar-samar terasa di lidah.  Hands down to this sorbet!
 
Affogato (62K)

Kombinasi antara es krim vanilla dan espresso ini juga tersedia di LIN Artisan Ice Cream. Es krim vanillanya terbuat dari campuran biji vanilla asli dan susu krim yang manis dan milky. Sebagai pendampingnya, tersedia espresso yang juga dibuat langsung dari biji kopi untuk menjamin kesegaran dan aromanya. 
Manisnya es krim dan pahitnya espresso merupakan paduan yang sempurna. Saya suka merasakan bagaimana espresso yang berkarakter kuat menjadi lebih lembut karena campuran es krim vanilla dan campuran  tekstur dingin & lembut es krim diantara pahitnya espresso saat disuapkan ke dalam mulut.



Home Made Waffles (20K)


LIN Artisan Ice Cream juga menyajikan beberapa varian kudapan ringan seperti waffles. Waffle dengan sirup maple ini bisa disajikan dengan atau tanpa es krim, sesuai pilihan konsumen. Ukurannya cukup besar dihiasi dengan taburan gula halus dan siraman sirup maple yang tidak berlebihan. Tekstur wafflenya spongy, namun saat dicoba ternyata masih agak kering dan kurang lembut untuk selera saya.

French Fries (29K)

Kentang goreng di LIN Artisan Ice Cream hadir dalam potongan thick-cut. I’m a big fans of thick-cut fries! Kematangannya pas dengan tekstur renyah pada bagian luarnya. French fries ini dibumbui dengan garam sebelum disajikan untuk menambah citarasa.














Prawn Balls and Squid Balls (22K)

Seporsi makanan ringan ini berisi bakso udang dan bakso cumi yang digoreng. Porsinya pas untuk cemilan, rasanya juga enak. Gurih dengan tekstur yang kenyal.









Chicken Nuggets (22K)

Chicken Nuggetsnya tebal dan lumayan gurih, bagian dalamnya pun tidak kering dan masih juicy.


















Beberapa varian kopi dan hot chocolate juga tersedia di Lin Artisan Ice Cream sebagai variasi menu yang ditawarkan. Semua varian kopinya menggunakan kopi Javabica yang merupakan produksi lokal.

Ice Coffee (28K) dan Ice Mocha (28K)

Kami juga mencoba Ice Coffe dan Ice Mocha Javabica dari LIN Ice Cream.  Uniknya justru Ice Mocha yang memiliki rasa lebih kuat dan sedikit lebih pahit dibandingkan dengan Ice Coffee Classic Roast yang terasa lebih ringan. Favorit saya tentu saja Ice Mocha yang lebih berkarakter. 




LIN ARTISAN ICE CREAM 
www.linicecream.com
Facebook  | Twitter 
Jalan Taman Kemang 1 No. 6
021-71794393
Open: 11.00-23.00


Tidak ada komentar:

Posting Komentar