Jumat, 25 September 2015

Dinner with the Ambassador : Flavors of Chile

Saya sangat senang ketika mendapat undangan makan malam dari Kedutaan Besar Chile di Jakarta. Bagaimana tidak? Selama ini saya sama sekali belum pernah merasakan masakan khas Chile. Di Jakarta sendiri sepengetahuan saya belum ada restoran yang menyediakan masakan Chile sebagai menunya. Justru masakan negara tetangga Chile, yakni Meksiko yang lebih akrab di lidah saya.
Bertempat di Hyatt Ballroom, acara makan malam tersebut dipersiapkan dengan apik. Mr. Eduardo Ruiz Asmussen yang merupakan Duta Besar Chile untuk Indonesia ingin memperkenalkan citarasa makanan, budaya dan juga hasil alam Chile yang tidak kalah lezat dibanding makanan dari daerah lain. 




Pertama datang, kami disuguhi dengan aneka canapé seperti Chilean abalone with mayonnaise merken, Skewers clams in green sauce ataupun mussels “empanada” yang dipairing dengan Merlot wine, Casillero del Diablo, Pino Noir 2013, Casablanca Valley-Rapel Valley, Concha y Toro Vineyard sampai Espumante. Sayangnya saya sendiri kurang bisa menikmati minuman beralkohol, sehingga tidak bisa menceritakan bagaimana rasanya. 





Setelah acara dibuka oleh Duta Besar Chile, para undangan disuguhi video yang menunjukkan proses masak dari menu yang akan kami nikmati. Chef Francisco Araya terlihat tampan (ah, maaf jadi nggak fokus) dan cekatan mengolah bahan-bahan makanan unggulan Chile dengan aneka herbs andalannya.
 
ENTRÉE
Avocado Gel with Salmon Crudo and Shellfish



Presentasi menu entrée ini sungguh cantik. Sang chef mengolah alpukat menjadi gel dengan topping raw salmon serta shellfish yang terasa sangat fresh. Penambahan edible flower membuat hidangan ini terasa semakin berkelas.
Meskipun tampak pedas, namun entrée ini justru terasa asam segar, khususnya dengan penambahan saus yogurt di sampingnya. Creamynya avocado gel berpadu pas dengan citarasa seafood segar yang diperciki lemon juice.
                               
Pairing : La Joya Gran Reserva 2014, Sauvignon Blanc, Colchagua Valley, Bisquertt Vineyard
 


MAIN DISHES
Salmon sealed with Orange’s Salt, Citrus Sauce and Baby Onions Caramelized with Dried Plums
 


I love this salmon! Kebetulan punya saya dimasak dengan kematangan yang tepat sehingga tekstur daging salmon terasa lumer di mulut. Penambahan wine Chardonnay saat proses pemasakan menambah aroma lezat dari hidangan ini. Citrus sauce dan orange salt surprisingly tidak terasa terlalu pekat dan tajam sehingga tidak sampai overpowering rasa salmonnya.
 
Pairing : Chardonnay 2014, Loncomilla Valley, Cremaschi Furlotti Single Vineyard
 


Chilean Seabass, Peas Puree, Shellfish’s Sofrito with “merken” and Black Potatoes



Another seafood menu for my dinner. Seabass dari Chile ini di pan fried sebelum disajikan bersama peas puree yang juga terasa lezat. Sebagai side dishnya terdapat campuran udang dan cumi yang dibumbui dengan sofrito* dan merken** serta black potato. Meskipun sedikit overcooked pada udang dan cumi yang membuat teksturnya jadi sedikit liat, namun kekurangan itu dapat ditutupi oleh lezatnya black potato yang gurih.
 
Pairing : Koyle Costa Pinot Noir 2013, Paredones, Colchagua Cost, Vina Koyle
 


DESSERT
Apple Sorbet, Grapes Gel, Soil of Almond and Walnut, Cherries
 

Chef Francisco Araya menyajikan dessert yang terbuat dari homemade Apel Sorbet yang diletakkan di atas cincangan kasar almond dan walnut. Grapes gel dan fresh cherries memberikan tambahan tekstur dan warna pada menu penutup santap malam ini. 
Apel sorbet terasa segar dan tidak terlalu manis yang diimbangi oleh grapes gel (This is so good, FYI). Yang agak mengejutkan justru cherry yang memiliki aftertaste seperti buah bit. Earthy flavor cherry yang kurang saya sukai ternyata menjadi hilang apabila seluruh elemen dari dessert dimakan bersamaan dalam satu suapan.
 
Pairing : Maridaje Late Harvest
 


Saya baru menyadari ternyata meskipun bertetangga, namun masakan Chile jauh berbeda dengan masakan Meksiko yang sarat bumbu. Masakan chile cenderung bercitarasa ringan, segar dan sedikit asam kalau boleh saya bilang. Penggunaan bahan makanannya pun juga cukup berbeda, nampaknya kuliner Chile didominasi oleh seafood segar yang menjadi salah satu komoditas utama karena letak negaranya yang memang berada di dekat laut.  
Selain kaya akan seafoodnya yang melimpah, Chile juga dikenal sebagai penghasil buah-buahan. Tidak heran apabila beberapa wine berkualitas tinggi juga menjadi produk unggulan dari Chile, termasuk beberapa yang dihidangkan dalam acara santap malam yang saya ikuti kemarin.
 
 
*Sofrito : bumbu khas Amerika latin yang terbuat dari bawang putih, bawang, paprika cabe dan tomat yang ditumis dengan olive oil.
** Merken : smoked chili pepper khas Amerika Latin
 

Samsung Galaxy J5 : Internet Anti Lemot dengan 4G LTE

Ngomongin Samsung Galaxy J5 memang nggak akan ada habisnya ya. Satu lagi spesifikasi andalan yang menjadi unggulannya yang akan saya bahas adalah 4G LTE yang sudah kompatibel dengan Samsung Galaxy J5. 
Smartphone ini memang sudah didukung oleh layanan 4G LTE dan merupakan salah satu dari smartphone termurah yang membenamkan fitur ini ke dalam perangkatnya. 4G juga bukan sembarang 4G karena Samsung Galaxy J5 ini dibundling dengan BOLT! Super 4G LTE selaku pionir layanan mobile broadband berkecepatan tinggi di Indonesia.



Sudah bukan rahasia umum bahwa selama ini BOLT digunakan bagi orang-orang yang membutuhkan akses internet cepat dan stabil, namun pemakaiannya bisa dibilang kurang praktis karena masih menggunakan modem terpisah. Nah di Samsung Galaxy J5 dual sim ini, BOLT bisa digunakan dengan provider pilihan kamu dan bisa aktif di waktu yang bersamaan.

Believe, me....you’re life would be so much easier! 

Karena nggak ada ceritanya lagi deh males bawa modem karena tasnya kepenuhan, atau gak bisa internetan karena modem lupa di-charge atau ketinggalan di rumah. Cukup bawa Samsung Galaxy J5 udah bisa buat eksis sepanjang hari dari pagi sampai pagi besoknya lagi. Hehehee…


Dengan dukungan akses internet super cepat dari BOLT!, performa Samsung Galaxy J5 jadi jauh lebih maksimal untuk #tunJukkanmomenmu. Dengan prosesor Quadcore yang ditanamkan ke dalam Samsung Galaxy J5, saya sendiri merasakan bagaimana akses streaming & download  menjadi jauh lebih cepat. Nggak kenal lagi deh sama buffering-buffering pas video call atau nonton video (bahkan film) yang terputus-putus karena sinyal yang nggak stabil.

 
Selain itu, ritual sharing foto, gambar dan bahkan video beresolusi tinggi ke banyak device, sesama teman ataupun social media juga jadi lebih menyenangkan dengan adanya jaringan 4G. Seringkali saya dibuat kesal karena sudah edit foto, nulis caption panjang-panjang, eh foto hilang tidak ter-upload karena sinyal yang naik turun. Kalau sudah begitu, biasanya saya jadi hilang mood untuk meng-upload ulang. Nah, akses internet 4G berguna banget buat meminimalisir kejadian-kejadian ngeselin seperti itu.

"Ah, 4G bikin kuota cepet abis. Boros paket data tauuu
Begitu kira-kira pendapat beberapa teman saya waktu ngomongin tentang sinyal 4G. Awalnya sebagai newbie pengguna 4G saya juga ketar ketir, maklum untuk urusan sama HP ini saya seringnya kehabisan paket data sebelum waktunya dan karena nggak ngeh, tau tau pulsa saya sudah habis tersedot untuk internetan. 
Eh ternyata Samsung Galaxy J5 ini dilengkapi dengan fitur penyelamat yang bernama Mobile Data Limit yang membuat penggunanya bisa mengeset sendiri limit paket data yang digunakan. Jadi misalnya kita mau set mobile data di 5GB, nanti saat pemakaian kita mendekati limit akan muncul notifikasi untuk memberitahu dan secara otomatis akan mematikan paket data kita. Praktis yaaa! Jadi masing-masing pengguna bisa mengukur sendiri deh pemakaian mobile data yang diinginkan.


Pokoknya kalau masih penasaran dan mau baca yang lebih lengkap dari A sampai Z tentang Samsung Galaxy J5 bisa dibaca disini. Yang jelas, hampir satu bulan memakai Samsung Galaxy J5 saya benar-benar puas. Sudah baterai nggak cepat habis, sinyal sudah 4G LTE, bisa sekaligus untuk modem, performance kameranya oke daaan hpnya nggak pernah nge-hang
Samsung Galaxy J5 memang gadget paling pas kalau kamu hobi eksis dan pengen update momen terus di social media. Yuk upload foto-foto dari Samsung J5 mu dan jangan lupa hashtag #tunJukkanMomenmu yaaa!

Silahkan diintip lagi dulu spesifikasinya :D



Sponsored by   




**All the opinions are, as always, 100% my own.
 
 
 

SAMSUNG INDONESIA
Twitter : @samsung_ID
Instagram : @samsung_id
 
 

Sabtu, 19 September 2015

Gyu-Kaku Prime

Dari sekian banyak restoran Jepang yang menyajikan masakan dengan daging berkualitas prima, Gyu-Kaku menjadi salah satu yang telah ada di Jakarta sejak beberapa tahun silam. Dengan daging sapi sebagai menu utamanya, Gyu-Kaku menyajikan aneka menu yakiniku dan beberapa macam masakan Asia Timur lainnya, seperti Kimuchi dan Bulgogi yang menggunakan daging sapi impor seperti wagyu hingga sapi Australia dan Selandia Baru.



 


Beberapa waktu yang lalu, Gyu-Kaku baru saja reopening restorannya yang berada di Pacific Place. Mencari letaknya memang agak tricky karena tidak terlihat dari dalam mall, padahal sebenarnya cukup mudah. Jalan saja melalui lobby yang menghadap ke Artha Graha, Gyu-Kaku berada persis di samping Huize Van Welly.






Saat memasuki restorannya kita akan langsung berhadapan dengan replika pohon berwarna emas yang sangat besar. Restoran dengan kapasitas sedang ini bergaya elegan dengan banyak elemen kayu dan chandelier. Untuk yang menginginkan semi private dapat juga menggunakan area meja bundar ataupun ruangan tertutup di dalam restonya.

Horenzo with Tomato Salad (58K++)


Recommended sekali! Salad ini berisi raw Horenzo (Japanese spinach), potongan mushroom dan tomat yang dilumuri oleh creamy sesame dressing spesial ala Gyu-Kaku. Taburan bawang putih goreng yang gurih dan renyah menjadikan salad ini semakin enak. Porsinya juga cukup besar, dapat disharing untuk 2-4 orang.

Ebi Poached Pear (58K++)


Hidangan pembuka ini cukup unik karena berisi paduan bahan makanan yang tidak biasa. Udang & poached pear yang berbalur mustard mayo ini disajikan cantik diatas selembar selada serta taburan tobiko di atasnya. Karena disajikan dingin, menu ini tetap terasa segar meskipun menggunakan saus yang creamy.

Hakusai Kimuchi (38K++)


Kimuchi atau kimchi ini juga ada di Gyu-Kaku Prime. Rasanya sedikit berbeda dengan Kimchi yang ada di restoran Korea pada umumnya. But honestly, I like this version better. Rasa asamnya tidak terlalu tajam dengan twist saus yang wangi. Gabungan rasa gurih, pedas dan sedikit asamnya perfect!

Karubi Soup (88K++)



Seperti namanya, Karubi Soup ini berisi irisan tipis daging bagian Karubi yang dimasak dalam sup berwarna kemerahan. Supnya terasa agak kental karena campuran telur. Tekstur dagingnya pun masih juicy. Rasa gurih dan sedikit pedas langsung menyebar saat sup hangat ini diseruput. 
 
Kimuchi Cheese Bibimbab (98K++)



Kimuchi Cheese Bibimbab adalah salah satu menu ala Korea yang diselipkan dalam deretan sajian di Gyu-Kaku. Nasi campur Korea ini diberi tambahan Kimchi dan juga keju sesaat sebelum disantap. Saat diaduk dalam stone bowl yang panas, keju langsung meleleh bercampur dengan nasi. Paduan kimchi juga tidak lantas membuat rasanya menjadi asam, bibimbab justru menjadi lebih gurih dan segar.

 
Wagyu Kalbi (Short ribs)




Potongan short ribs yang terlihat menggiurkan ini bisa dipilih dalam beberapa macam porsi. Sebetulnya untuk aneka daging, Gyukaku menawarkan jasa memanggang di kitchen atau do-it-yourself yakiniku dengan charcoal grilled di masing-masing meja. Bagi saya, memanggang sendiri akan selalu jadi pilihan karena lebih seru dan pastinya daging dapat dinikmati langsung dari panggangan. 

Wagyu Brisket (small 178K++ / large 228K++)




Gyu-Kaku memiliki aneka macam daging yang bisa dipilih sesuai selera, mulai dari sirloin, rib eye, karubi sampai rump cap. Saya mencicipi Wagyu brisket yang merupakan daging iga tanpa tulang. Lembaran karubi ditata cantik untuk kemudian dimasak dengan alat yang ada di meja masing-masing pengunjung. Sebelum dimasak, jangan lupa untuk marinate dagingnya terlebih dahulu dengan tiga saus yang disediakan yakni saus tare yang rasanya manis, saus miso yang gurih dan saus shio untuk rasa yang asin.


Once I tasted it, I knew that there was no turning back. This was heavenly good, period.
Marbling pada daging menjadikan daging terasa juicy dengan aroma smokey yang menggugah selera.Tekstur daging juga sangat empuk, sehingga tidak perlu usaha ekstra untuk mengunyahnya. Saus rendaman mampu mengangkat citarasa daging, favorit saya adalah saus tare dan miso yang saya pakai bergantian.


Gyu-Kaku Ice Cream (38K++)


Premium homemade ice cream dari Gyu-Kaku hadir dalam 3 rasa, yaitu Green Tea atau matcha, Ogura dan juga Strawberry. Favorit saya tentu saja matcha yang aromanya wangi dan rasanya yang khas.


Gyu-Kaku Prime is one of the reason why I can't be a vegetarian. The food was too good to be missed. Meskipun menu yakiniku menjadi highlight dari restoran ini, namun menurut saya menu lainnya yang tidak kalah lezatnya juga patut dicoba.


GYU-KAKU PRIME
Instagram | Facebook | Twitter 
Plaza Indonesia Lantai 1 #173
Jl. MH. Thamrin No. 28 - 30 Jakarta 10350 
(021) 310 7196

Pacific Place Ground Floor
Jl. Jend. Sudirman, SCBD Jakarta 
(021) 514 00617 

Opening Hours : 10AM - 11PM




Jumat, 18 September 2015

Samsung Galaxy J5 : Manjakan Matamu dengan Super Amoled Screen

Di postingan blog kali ini saya ingin membahas lebih jauh lagi kelebihan dari Samsung Galaxy J5. Jadi, selain built in front flash camera yang sempat saya bahas di postingan sebelumnya, apalagi sih yang membuat Samsung Galaxy J5 wajib dilirik?


Salah satunya tentu saja layar Super Amolednya yang bisa menampilkan warna dan gambar yang jernih dan terang. Teknologi ini sebenarnya bukan hal baru yang ditanamkan di smartphone dan gadget Samsung lainnya, namun kalau biasanya teknologi-teknologi muktahir cuma bisa didapatkan di smartphone high end, lain halnya dengan Samsung yang bahkan menyematkannya di Galaxy J5 yang dibanderol dengan harga di bawah 3 juta saja.

Amoled atau active Matrix Organic Light Emitting Diode merupakan suatu inovasi teknologi layar yang dikeluarkan oleh Samsung. Berbeda dengan kualitas layar lainnya, layar berkualitas Amoled ini diklaim memiliki tingkat ketajaman dan kecerahan gambar yang lebih tinggi dengan konsumsi daya yang relatif rendah. 
Nah, layar Super Amoled merupakan varian lain dari Amoled, dimana Super Amoled ini diklaim jauh lebih responsif dibandingkan dengan Amoled. Selain itu jika dilihat di bawah sinar matahari maka layar masih tetap kelihatan jelas & terang. Dengan kata lain, layar Super Amoled ini juga cocok untuk yang suka kegiatan outdoor dan travelling. Untuk food blogger seperti saya, layar super Amoled ini berguna untuk mengambil foto dan video saat di luar ruangan.

Lihat layar hp di bawah terik matahari nggak jadi masalah karena layar tetap terang

Kelebihan lain dari layar Super Amoled ini adalah 20% lebih hemat daya dibanding Amoled, jadi tidak boros baterai. Memang sih, dari awal pemakaian Samsung Galaxy J5 ini, seautis-autisnya saya megang hp, baterai Samsung Galaxy ini kuat nyala untuk seharian. Padahal J5 ini saya abuse sehari-harinya dari mulai buat buka Instagram, pinterest, facebook, edit foto, browsing gosip artis sampe buat main games. Mau lebih hemat lagi? Aktifkan saja fitur ultra power saving di Samsung J5, dijamin baterai yang sudah minim pun akan dua kali lipat bertahan lebih lama.
Asik ya? Udah layarnya jernih, nggak mesti jadi banci powerbank pula. Pas banget untuk #tunJukkanMomenmu setiap saat!

Warna fotonya jadi lebih jernih dan tajam plus nggak menyilaukan mata
Ini nih fitur Power Saving Mode dan Ultra Saving Mode yang bikin baterai awet!

Selain lebih enak dilihat, layar super jernih yang diadopsi Samsung Galaxy J5 ini juga berguna sewaktu proses photo editing sebelum upload ke social media. Biasanya ketika memindahkan gambar dari kamera ke Samsung J5 maka akan langsung tampak perbedaan foto dengan preview gambar pada layar kamera. Di layar Samsung J5, detail kontras dan warna tampak lebih detail dan tajam, sehingga mempermudah proses editing saya.



Nonton video juga jadi lebih asik karena ketajaman warna yang mendekati aslinya. Saya sering sekali mempergunakan smartphone untuk menonton video dari Youtube, ntah itu cooking show ataupun trik-trik food photography. Dengan layar super Amolednya, saya bisa menonton video berkualitas baik walaupun disetel dengan brightness minimum. Efek negatifnya cuma satu, karena warna makanan mendekati aslinya, jadi rasa lapar muncul lebih cepat kalau habis nonton videonya. Hahaa!




Selain nonton video, lihat foto dan main games, layar Super Amoled dari Samsung J5 siap memanjakan mata saat kita menikmati aplikasi S Lime. Aplikasi S Lime ini merupakan aplikasi e-katalog dimana kita bisa men download dan membaca koran ataupun majalah langsung di hp kita. Asiknya lagi, setiap membeli Samsung Galaxy J5 kita bisa mendapatkan free download beraneka macam koran dan majalah di S Lime mulai dari Kompas, Sindo, Cosmopolitan, Her World, Good Housekeeping, Harper's Bazaar  selama satu tahun penuh senilai Rp. 10.000.000.


Keseruan-keseruan di atas ini belum semuanya, karena masih ada lagi gebrakan inovasi dari Samsung Galaxy J5 yang akan saya bahas di postingan mendatang. 

See ya and have a nice weekend, peeps!


Sponsored by   




**All the opinions are, as always, 100% my own.
 
 
 

SAMSUNG INDONESIA
Twitter : @samsung_ID
Instagram : @samsung_id