Jumat, 17 Desember 2010

Menikmati Masakan Jawa Dengan Nuansa Eksotis di Warung Mbah Jingkrak

JAKARTA SELATAN - Kali ini penulis menemukan satu lagi lokasi kuliner yang cukup unik. Setelah dari pagi penulis sibuk mencari handphone pengganti, karena handphone milik penulis rusak. Sangat sulit mencari handphone yang memiliki banyak fitur namun dengan harga yang terjangkau. Karena penulis membutuhkan handphone yang dapat mendukung kerja penulis serta dapat juga mendukung penulis dalam meliputi berbagai lokasi kuliner sebagai bahan untuk artikel di blog Berburu Kuliner ini. Akhirnya penulis membeli handphone Nokia E5 yang memiliki berbagai fitur canggih, termasuk juga kamera 5 mega pixel, fasilitas GPS yang dilengkapi dengan peta Jakarta dan Indonesia. Handphone ini dapat dibeli adalah berkat penghasilan yang penulis peroleh dari IDBlognetwork (suatu jaringan penyedia iklan-iklan premium di Indonesia dan ini merupakan situs CARA BERIKLAN DI INTERNET yang paling praktis dan tepat saat ini) yang telah membayarkan honor atas tulisan-tulisan sebelumnya yang dimuat di blog Berburu Kuliner ini. Nokia E5 ini sangat cocok untuk penulis yang sangat sibuk dengan aktivitas sehari-hari, sehingga perlu sebuah alat komunikasi yang dapat tetap terhubung dengan rekan-rekan, baik melalui chat maupun email, terutama untuk mengecek apabila ada tugas melakukan review melalui tulisan dari IDBlognetwork.

Kembali ke topik kita, kali ini penulis mencoba sebuah lokasi kuliner di bilangan Jakarta Selatan, tepatnya di Jalan Setiabudi Tengah 11 Jakarta Selatan. Terletak tidak jauh dari Hotel Four Seasons. Nama rumah makannya adalah WARUNG MBAH JINGKRAK. Nama rumah makan ini cukup unik, demikian juga suasana makan di dalamnya. Masakan yang disajikan di sini adalah masakan khas Jawa dan menunya cukup banyak. Istimewa di tempat ini adalah suasana dari rumah makan ini. Tempat makannya berada di tempat terbuka di samping sebuah kolam dan taman. Suasananya seperti di pedesaan dan sangat cocok sebagai tempat makan sambil mengobrol dengan teman.

Yang unik di sini, setiap pelayan pria mengenakan blangkon (yaitu topi yang biasa dipakai dalam adat Jawa Tengah dan Yogyakarta). Selain itu, di rumah makan ini juga terpajang aneka koleksi, mulai dari rokok-rokok tradisional dari seluruh Indonesia, Kecap tradisional yang dikemas dalam botol yang berasal dari seluruh Indonesia, miniatur sepeda ontel.
Pada dinding tampak koleksi aneka bungkus rokok tradisional dari seluruh daerah di Indonesia

Apabila kita mengunjungi rumah makan ini pada jam makan (terutama pada hari kerja), maka bersiap-siaplah untuk mengantri. Namun apabila Anda tidak ingin mengantri, bisa juga melakukan reserved melalui nomor telepon +62 (021) 5252605 atau nomor faksimili +62 (021) 52906544. Kebetulan pada saat penulis mengunjungi tempat ini bersama 2 rekan penulis dan tanpa memesan terlebih dahulu sehingga penulis harus menunggu untuk mendapatkan meja.

Ketika kita memasuki rumah makan ini, maka akan disambut oleh seorang pelayan yang akan mencatat setiap menu yang akan kita pilih. Sedangkan menunya tersebut telah terhidang dalam meja panjang, sehingga pengunjung tinggal melihat dan memesan sesuai dengan selera. Setelah pesanan dicatat, maka pengunjung akan diarahkan ke tempat duduk yang telah ditentukan sambil menunggu pesanan disajikan.

Sambil menunggu pesanan datang, pengunjung dapat menikmati suasana dan pemandangan di rumah makan ini sambil mengobrol. Kesempatan ini tidak disia-siakan penulis untuk langsung mengabadikan rumah makan ini sambil mencoba kamera dari handphone baru Nokia E5.

Setelah pesanan kami dihidangkan, kamipun dengan lahap menikmati makanan tersebut. Cita rasa dari masakan di rumah makan ini cukup lumayan dengan masakan dan cita rasa khas Jawa Tengah. Anda yang tidak tahan dengan masakan pedas, agar berhati-hatilah dalam memilih menu makanan di sini, karena beberapa jenis hidangan menggunakan bumbu cabe yang cukup pedas. Penulis juga tertarik dengan aneka minuman yang disajikan di tempat ini dengan nama-nama unik. Seperti Es Kolor Hijau, yang terdiri dari campuran kelapa muda, tape ketan, dawet dan selasih; Es Jujur, yang terdiri dari kelapa muda, selasih, jeruk nipis; Es Buaya Darat, yang terdiri dari lidah buaya, selasih dan lemon. Penasaran dengan nama-nama es ini penulis mencoba untuk mencicipi Es Kolor Hijau dan Es Surga, yang terdiri dari sirsak dan kelapa muda. Es-nya terasa segar sehingga menghilangkan rasa haus pada siang itu.

Penulis merekomendasikan tempat ini sebagai salah satu tempat yang layak untuk dicoba, apalagi sebagai tempat untuk melepas lelah sambil mengisi perut dan mengobrol. Namun sayangnya, harga dari masakan yang disajikan di sini terhitung agak mahal. Penulis mencoba menu-menu sebagai berikut:
-Ayam Kawul (ayam goreng) seharga Rp 15.500 per potong
-Cumi-cumi (cumi kering asin) seharga Rp 20.000 per porsi
-Oseng daun pepaya seharga Rp 8.200 per porsi
-Oseng kacang panjang seharga Rp 8.200 per porsi
-Oseng kikil sapi seharga Rp 12.490 per porsi
-Sayur sop Ndeso seharga Rp 7.000 per porsi
-Telor bacem seharga Rp 4.000 per butir
-Tempe Mendoan seharga Rp 5.000 per potong
-Nasi putih seharga Rp 4.500 per porsi
-Sambal Iblis seharga Rp 3.000 per porsi
Harga-harga tersebut belum termasuk pajak restoran sebesar 10%.

Senin, 22 November 2010

Berburu Pindang Patin Khas Palembang di Rumah Makan Sri Melayu

PALEMBANG - Apabila mengunjungi kota Palembang, belum lengkap rasanya bila belum mampir ke Rumah Makan Sri Melayu. Rumah Makan ini menyajikan suasana makan yang bernuansa Melayu Sumatera Selatan. Terletak di Jalan Demang Lebar Daun No. 1 Palembang - 30163, telepon +62 (0711) 420468 (tidak jauh dari istana gubernur Sumatera Selatan, Griya Agung) adalah merupakan Rumah Makan yang selalu dikunjungi oleh para pejabat dan orang penting jika berkunjung ke kota Palembang.

Karena penasaran dengan cerita bahwa rumah makan ini adalah merupakan rumah makan yang dikunjungi oleh pejabat-pejabat elit, maka ketika mengunjungi Palembang, penulis mencoba untuk menyempatkan diri berburu kuliner di rumah makan ini.

Rumah makan ini terletak di areal yang cukup luas (kira-kira luasnya sekitar 1 hektar) dengan banyak pepohanan yang rindang. Bangunan utama rumah makan ini bergaya bangunan khas Palembang yang sebagian besar terbuat dari kayu. Di tengah-tengah rumah makan terdapat sebuah kolam ikan dengan ikan yang cukup banyak dan besar. Tempat ini cukup nyaman bagi orang yang ingin menikmati makanannya sambil mengobrol. Wajar saja jika tempat ini dijadikan bagi para pejabat dan pebisnis sebagai tempat makan sambil mendiskusikan pekerjaan. Kabarnya tempat ini dapat menampung pengunjung hingga sekitar 300 orang.


Makanan yang disajikan bergaya penyajian seperti di restoran Minang, dimana semua jenis lauk dan makanan akan dikeluarkan. Kecuali untuk menu utama dan andalan dari rumah makan ini, yaitu pindang ikan, maka pelayannya akan menanyai pengunjungnya, ingin menu pindang jenis ikan apa. Di sini tersedia pindang ikan patin dan pindang ikan bawung. Penulis bersama dengan keluarga mencoba untuk memesan pindang ikan patin dan pindang ikan bawung supaya dapat merasakan semua jenis pindangnya. Pindang ini dimasak dengan campuran daun kemangi yang dipadukan dengan aroma campuran berbagai bahan tambahan lainnya, seperti lengkuas, tomat, nanas, dan mentimun. Sebenarnya di rumah makan ini masih ada 1 jenis pindang lagi, yaitu pindang ikan salai (ikan yang diasap).

Sedangkan menu lainnya dihidangkan seluruhnya di atas meja, ada ikan seluang goreng (ikan seluang merupakan ikan khas sungai Musi berbentuk kecil-kecil dan digoreng sampai garing seperti ikan asin), cumi goreng tepung, sate ikan (jangan dibayangkan kalau bentuknya seperti sate yang kita kenal, karena sate ikan ini adalah ikan yang dihaluskan dan diberi tepung kanji kemudian dibentuk seperti seperti bola dan ditusukkan pada sebatang lidi), tempoyak (berbahan dasar durian mentah difermentasikan yang dibungkus daun pisang dan dipepes dengan cabe merah dan terasa asam), sambal goreng pete, lalapan, serta tidak ketinggalan sambal mangga yang merupakan sambal khas Sumatera.

Pindang ikan patin dan bawung disajikan dalam tempat khas sehingga masih tetap panas. Penulis sangat menikmati makanan ini, walaupun sebenarnya penulis kurang cocok dengan masakan bergaya Melayu yang cukup pedas. Namun karena rasanya yang khas agak asam dan segar, sehingga hidangan ini sangat cocok disantap ketika siang dimana cuaca di kota Palembang yang cukup panas. Namun sebenarnya masih ada satu tempat yang menyajikan patin ikan yang rasanya menurut penulis lebih enak dibandingkan tempat ini, yaitu Rumah Makan Pindang Meranjat Ibu Ucha, namun keunggulan pindang di Rumah Makan Sri Melayu ini adalah pindang yang dihidangkan senantiasa tetap hangat karena dihidangkan di tempat khusus yang terbuat dari bahan stainless steel dan di bawahnya terdapat tungku api kecil untuk menghangatkan.

Di tempat ini juga menyediakan aneka jenis minuman dingin maupun hangat seperti jus tomat, jus jambu, jus alpukat, teh manis, dan minuman kelapa muda yang segar

Penulis membayangkan bahwa Rumah Makan ini adalah merupakan rumah makan kalangan pejabat sehingga harganya tentulah sangat mahal. Tapi ternyata bayangan ini tidak terbukti. Harga makanan di tempat ini relatif masih wajar dan tidaklah sangat mahal. Harga pindang per porsinya rata-rata adalah Rp 15.000.

Menurut informasi yang berhasil penulis peroleh, rumah makan ini didirikan sejak tahun 1991 oleh Ismail Umar, dan Komariah yang konsepnya terinspirasi ketika mereka berkunjung ke Malaysia. Bahkan saat ini Rumah Makan Sri Melayu telah memiliki cabang di Jakarta yaitu di Jalan Veteran, Bintaro dan Bendung Hilir, samping Rumah Sakit Mintoharjo, Jakarta Pusat.

Minggu, 14 November 2010

Nasi Gudeg Koyor di Warung Semawis Semarang

SEMARANG - Perjalanan Penulis ke Kota Semarang yang diawali dengan berburu kuliner ke kawasan kuliner SEMAWIS, sebagaimana telah ditulis pada artikel sebelumnya sebenarnya adalah kunjungan kebetulan, karena ide yang dicetuskan oleh sepupu penulis dan suaminya. Karena waktu yang sudah malam ketika penulis beserta rombongan mendarat di kota Semarang, serta perut yang tidak dapat diajak berkompromi lagi, sehingga penulis menanyakan kira-kira lokasi kuliner mana yang dapat dikunjungi untuk segera mengisi perut ini. Sepupu penulis yang juga bingung harus ke mana untuk mencari makanan yang bisa menyesuaikan selera setiap orang dalam rombongan kami ini akhirnya mengajukan ide untuk ke pusat kuliner Semawis. Karena kabarnya di tempat ini segala jenis makanan tersedia, sehingga setiap orang dapat mencari menu kulinernya sendiri-sendiri.

Hanya saja kala itu, sepupu penulis tidak mengetahui secara pasti letak Semawis ini, karena ia juga belum pernah mengunjungi tempat ini.
Untung saja, sepupu penulis menggunakan handphone yang dapat mengakses internet secara mudah yang didukung dengan operator seluler Telkomsel Simpati. Apalagi katanya jaringan Telkomsel saat ini dapat membuka aplikasi GOOGLE MAPS, sehingga kita dapat dengan mudah mencari lokasi suatu tempat dengan menggunakan peta Google, layaknya kita mengakses dengan komputer atau laptop. Maka dengan menggunakan handphone-nya kami mencoba mencari alamat Semawis di Google dengan mengetikkan kata pencarian "Semawis + Semarang". Akhirnya diketahui bahwa letak Semawis adalah di Jalan Gang Warung. Kemudian kami buka aplikasi Simpati Google Maps dengan menggunakan fasilitas jaringan Telkomsel Simpati. Rupanya cara melakukan pencarian di sini sama seperti apabila kita membuka Google Maps pada komputer PC/laptop. Dengan mengetikkan kata "Gang Warung" pada kotak pencarian ("Search", tombol ada di bagian bawah), maka akan keluar pilihan "Gang Warung, Semarang, Jawa Tengah, Indonesia". Setelah diklik pilihan tersebut, maka akan keluar peta lokasi Semawis. Untuk mendapatkan panduan ke lokasi yang kita cari ini, maka pada kolom di bagian bawah sebelah kanan klik menu "Directions", maka akan muncul isian kolom tempat titik awal berangkat (A), kami isikan dengan Ahmad Yani Airport, tempat lokasi kami saat itu. Setelah diklik tombol "get directions", muncullah jalur yang harus kami lalui supaya sampai ke lokasi tujuan. Kami ikuti panduan tersebut, ternyata kami memang tiba di tempat yang kami cari yaitu Semawis tanpa perlu khawatir tersesat. Sungguh senang, karena dalam sekejap kami sudah tiba di lokasi kuliner. Padahal sebelumnya timbul rasa khawatir, takut kalau tidak dapat menemukan lokasi kuliner yang kami buru ini, padahal badan sudah sangat lelah dan juga lapar. Sungguh luar biasa, saat ini hanya dengan bermodalkan sebuah Handphone dan Kartu Seluler Simpati dari Telkomsel yang dapat mengakses Google Maps, dunia sudah serasa berada digenggaman tangan, tidak perlu peta atau buku panduan ketika kita akan mengunjungi suatu daerah yang baru. Tanpa perlu rasa khawatir akan tersesat, kita sudah dapat menjelajah ke mana saja.

Gambar Contoh bentuk tampilan Simpati Google Maps (sumber Telkomsel)


Begitu sampai di pusat kuliner Semawis, rombongan kami pun berpencar, masing-masing berburu kuliner sesuai dengan seleranya. Penulis bersama dengan sepupu penulis akhirnya menjatuhkan pilihan pada menu Nasi Gudeg Koyor Mbok Sireng. Kebetulan Nasi Gudeg adalah merupakan menu favorit penulis. Yang membedakan nasi gudeg koyor ini dengan nasi gudeg biasa adalah terletak pada koyornya. Koyor adalah merupakan urat sapi yang dimasak hingga empuk dan berwarna kecoklatan.
Nasi Gudeg Koyor

Nasi Gudeg Koyor yang dihargai sebesar Rp 10.000 per porsi ini, terdiri dari gudeg nangka, krecek (kulit sapi), opor ayam, telor setengah potong, tahu serta koyor. Rasa gudeg khas Semarang ini yang manis namun tidak semanis gudeg khas Yogyakarta, menurut penulis cukup lezat. Tak terasa sepiring nasi gudeg koyor tandas dalam sekejap.
Sepupu penulis yang sedang makan gudeg koyor dan Mbok Sireng, Penjual Gudeg Koyor


Video tutorial cara mengakses GOOGLE MAPS menggunakan Telkomsel Simpati:

Panduan cara akses Google Maps via Handphone (sumber: http://www.tenriewa.co.cc/2010/11/berwisata-ke-bantimurung-dengan-bantuan.html):


Peta lokasi Semawis:

View Larger Map

Selasa, 26 Oktober 2010

Semawis: Pusat Jajanan Di Kawasan Pecinan Semarang

SEMARANG 15 Oktober 2010 - Ketika pesawat yang kami tumpangi mendarat di Bandara Ahmad Yani, Kota Semarang, hari telah menjelang malam. Perut kami pun mulai protes meminta untuk diisi. Padahal kami masih masih harus ke hotel Grand Candi untuk check in. Dijemput oleh sepupu kami, kemudian penulis bertanya-tanya, kira-kira lokasi mana yang cocok dijadikan sebagai pilihan untuk BERBURU KULINER serta mengisi perut yang sejak tadi sudah ribut. Sepupu penulis pun menyebutkan satu lokasi, yang menurutnya cocok untuk dijadikan sebagai tempat untuk BERBURU KULINER, yaitu SEMAWIS. Menurut sepupu kami, Semawis adalah merupakan suatu kawasan pecinan yang pada malam hari dijadikan sebagai tempat para penjual kaki lima berjualan aneka jenis kuliner dan jajanan. Hanya saja kami tidak mengetahui dimana tepatnya lokasi kuliner tersebut. Sayangnya pada saat itu penulis tidak membawa laptop dan modem, sehingga tidak dapat searching di internet untuk mencari informasi tentang letak pusat jajanan Semawis ini. Namun sepupu penulis mengatakan bahwa handphonenya bisa mengakses internet. Apalagi katanya ia menggunakan jaringan Telkomsel, yang saat ini dapat membuka aplikasi GOOGLE MAPS, sehingga kita dapat dengan mudah mencari lokasi suatu tempat dengan menggunakan peta Google, layaknya kita mengakses dengan komputer atau laptop. Maka dengan menggunakan handphone-nya kami mencoba mencari alamat Semawis di Google dengan mengetikkan kata pencarian "Semawis + Semarang". Akhirnya diketahui bahwa letak Semawis adalah di Jalan Gang Warung. Kemudian kami buka aplikasi Simpati Google Maps dengan menggunakan fasilitas jaringan Telkomsel Simpati. Dengan Google Maps, maka diperolehlah petunjuk rute menuju ke lokasi Semawis. Kami ikuti panduan tersebut, ternyata kami memang tiba di tempat yang kami cari yaitu Semawis tanpa perlu khawatir tersesat. Sungguh senang, karena dalam sekejap kami sudah tiba di lokasi kuliner. Padahal sebelumnya timbul rasa khawatir, takut kalau tidak dapat menemukan lokasi kuliner yang kami buru ini, padahal badan sudah sangat lelah dan juga lapar. Sungguh luar biasa, saat ini hanya dengan bermodalkan sebuah Handphone dan Kartu Seluler Simpati dari Telkomsel yang dapat mengakses Google Maps, dunia sudah serasa berada digenggaman tangan, tidak perlu peta atau buku panduan ketika kita akan mengunjungi suatu daerah yang baru. Tanpa perlu rasa khawatir akan tersesat, kita sudah dapat menjelajah ke mana saja.


Gambar Contoh bentuk tampilan Simpati Google Maps (sumber Telkomsel)


Berdasarkan informasi yang berhasil dikumpulkan penulis dari pencarian Google, Semawis yang terletak di Gang Warung, yang merupakan suatu kawasan pecinan yang pada malam hari sengaja ditutup bagi kendaraan bermotor. Konon kabarnya Semawis ini sengaja diciptakan oleh solidaritas masyarakat Tionghoa di Semarang untuk tujuan pariwisata. Oleh sebab itu, maka tempat ini dinamakan dengan sebutan "SEMAWIS" yang merupakan singkatan dari "Semarang Untuk Pariwisata". Namun ada yang menyebutkan bahwa kata "Semawis" berasal dari Bahasa Jawa yang artinya adalah "tersedia". Semawis mulai pertama kali dibuka pada tanggal 15 Juli 2005 dan dibuka pada hari Jumat, Sabtu dan Minggu mulai pukul 18.00 hingga sekitar pukul 23.00

Untuk mencapai Pusat Jajanan Semawis ini jika dari Simpang Lima ambil arah melalui jalan Gajah Mada (dapat melalui Jalan Brigjen DI Panjaitan atau Jalan Pandanaran) dan di perempatan lampu merah Depok (yang ada Toko sepatu Bata) belok ke kanan.

Pusat jajanan Semawis ini terletak di sebuah gang dengan panjang sekitar 350 meter. Pada kedua ujung gang, terdapat sebuah gapura yang menandakan daerah ini sebagai Pecinan Semarang, Semawis. Sepanjang Semawis ini terdapat pedagang kaki lima yang didominasi dengan aneka kuliner baik kuliner khas Tionghoa maupun kuliner khas Semarang dan Jawa Tengah. Makanan yang dijajakan di sini sebagian besar adalah mengandung babi, walaupun bagi pengunjung yang harus memilih masakan halal, juga ada namun harus berhati-hati dalam memilih. Makanan yang dijajakan antara lain: Nasi Campur khas Tionghoa (mengandung babi), sate, gudeg koyor khas Semarang, nasi pindang, nasi soto, nasi ayam, steamboat soup, bubur, bakmi, kwetiau, hingga makanan khas Palembang, Pempek. Selain itu juga tersedia penjual aneka jenis minuman, penjual aksesoris dan pernak-pernik. Pada bagian agak ke dalam, ada suatu panggung kecil tempat orang yang ingin berkaraoke.

Pada kesempatan ini penulis dan rombongan mencoba beberapa jenis kuliner seperti gudeg koyor khas Semarang, nasi pindang dan nasi soto, nasi campur, serta minuman liang teh. Gudeg koyor dengan harga Rp 10.000 per porsi yang terdiri dari gudeg nangka, krecek, opor ayam, telor setengah potong serta koyor (urat sapi). Rasa gudeg yang manis khas Semarang (berbeda dengan gudeg Jogja) menurut penulis cukup lezat juga. Selain itu penulis juga mencicipi Nasi Pindang daging sapi, yang rasanya juga cukup manis. Minuman yang dicoba adalah liang teh yang konon sebagai minuman penurun panas dengan harga Rp 3.000 per gelas. Penulis sangat senang karena dapat mencicipi salah satu makanan favorit penulis yaitu Gudeg Semarang di Semawis ini, yang cita rasanya tidak dapat penulis temukan di Jakarta.

Tak terasa setelah makan dan berkeliling ternyata waktu telah menunjukkan pukul 22.00, sehingga kami sudah harus segera kembali ke hotel untuk beristirahat karena besok harus menghadapi acara yang cukup padat.

Peta lokasi Semawis:

View Larger Map

Video tutorial cara mengakses GOOGLE MAPS menggunakan Telkomsel Simpati:

Jumat, 22 Oktober 2010

Berburu Kuliner Ke Luar Negeri Tetap Dapat Berkomunikasi Tanpa Takut Kena Roaming

Hasil berburu kuliner yang dilakukan penulis sampai saat ini dan telah diulas dalam blog BERBURU KULINER ini seluruhnya adalah kuliner di wilayah Pulau Jawa dan Sumatera. Sebenarnya penulis bercita-cita untuk mencicipi berbagai kuliner dari seluruh pelosok Nusantara bahkan Manca Negara. Penulis bercita-cita untuk dapat seperti Bondan Winarno yang dapat melakukan perjalanan ke berbagai daerah baik di Indonesia maupun manca Negara untuk mencicipi aneka jenis kuliner di seluruh dunia.

Namun hingga saat ini, cita-cita penulis tersebut baru dapat terwujud sebatas melakukan perjalanan ke beberapa daerah untuk berburu kuliner asal setiap daerah yang telah dikunjungi tersebut. Sedangkan untuk mewujudkan cita-cita berburu kuliner ke daerah lain yang belum pernah dikunjungi ataupun ke Luar Negeri, maka saat ini penulis telah berusaha mempersiapkan berbagai hal. Yang paling utama adalah mengumpulkan berbagai informasi mengenai aneka kuliner khas dari tiap daerah, referensi lokasi kuliner. Dengan demikian, apabila suatu saat penulis mendapatkan tugas maupun melakukan perjalanan ke luar kota atau luar negeri, maka penulis telah siap langsung berburu kuliner terbaik di daerah yang dikunjungi.

Satu yang tak kalah penting yang harus dipersiapkan dalam rangka berburu kuliner ke luar negeri adalah sarana komunikasi. Di saat teknologi informasi dan telekomunikasi yang berkembang sangat pesat ini, maka dalam kehidupan sehari-hari, kita tidak dapat terpisahkan dengan telepon selular (ponsel) sebagai kita berkomunikasi. Bagi orang yang sering melakukan aktivitas di berbagai tempat, maka ponsel ini menjadi demikian penting. Penulis juga sangat merasakan ketika melakukan perjalanan dari satu kota ke kota lainnya, maka harapan penulis adalah ponsel yang dimiliki penulis ini dapat digunakan di daerah manapun tanpa harus melakukan registrasi ataupun mengubah nomor. Untuk itu, maka penulis harus memilih operator selular yang memiliki berbagai fasilitas yang memudahkan penggunanya dengan harga yang paling ekonomis. Untuk itulah, maka sejak awal penulis telah memilih untuk menggunakan operator selular XL. Apalagi saat ini operator selular XL ini telah memberikan berbagai macam fasilitas untuk pengguna ponsel BlackBerry.


Operator selular XL adalah merupakan operator selular pertama di Indonesia yang mempelopori tarif bebas roaming nasional. Ketika sekitar awal tahun 2000-an, ketika operator selular lainnya masih mengenakan biaya roaming ketika penggunanya berada di luar kota. Biaya roaming ini dikenakan ketika pengguna yang berada di luar kota menerima panggilan. Karena adanya fasilitas inilah maka ketika itu penulis menjatuhkan pilihan untuk menggunakan operator selular XL (nomor ponsel penulis hanya 6 digit di belakang 0817, yaitu nomor 0817 13XXXX, jadi penulis adalah pengguna setia XL lho… hehehe…). Tarif bebas roaming nasional ini benar-benar sangat bermanfaat ketika itu bagi penulis apalagi tugas penulis yang sering bepergian ke berbagai daerah di Indonesia.

Pada pertengahan bulan ini penulis memperoleh informasi dari Media Indonesia online, edisi tanggal 13 Oktober 2010 ternyata XL telah membuat sebuah terobosan baru, dimana XL memberikan suatu fasilitas baru kepada para penggunanya yang sering melakukan perjalanan ke luar negeri berupa fasilitas “Bebas Roaming Internasional di 7 Negara”. Fasilitas ini diberikan untuk jenis layanan XL BlackBerry. Menurut salah satu media online yaitu Kaltim Post, layanan bebas roaming internasional yang diberikan XL ini adalah merupakan inovasi layanan pertama di dunia. Fasilitas bebas roaming internasional ini diberikan untuk pengguna di 7 negara yaitu: Malaysia (dengan operator Celcom), Singapura (dengan operator M1), Kamboja (dengan operator Hello), Bangladesh (dengan operator Robi), Sri Lanka (dengan operator Dialog), Hongkong (dengan operator SmartTone) dan Jepang (dengan operator Softbank).

Fasilitas layanan bebas roaming internasional ini berlaku untuk periode 13 Oktober 2010 s.d. 31 Desember 2010 yang akan otomatis diaktifkan apabila pelanggan mengaktifkan layanan BlackBerry Full Service Rp 99.000 per bulan tanpa perlu melalui proses registrasi. Fasilitas bebas roaming yang diberikan XL ini berupa (sebagaimana dikutip dari situs resmi XL):

Untuk pelanggan XL BlackBerry Full Service bulanan yang yang menggunakan kartu XL Prabayar bisa secara otomatis menikmati fasilitas gratis internasional roaming selama 3 hari pertama yang berlaku di 7 negara begitu mengaktifkan layanan XL BlackBerry dengan tarif hanya Rp. 99.000/bulan. Pelanggan tidak akan dikenakan biaya apapun untuk mengaktifkan layanan roaming internasionalnya. Fasilitas gratis roaming ini berlaku selama 3 hari pertama di negara yang dikunjungi serta untuk maksimal 3 kali kunjungan di negara tujuan dalam jangka waktu 30 hari atau sebulan. Untuk hari ke-4 dan seterusnya di setiap kunjungan akan dikenakan tarif roaming normal.

Sementara bagi pelanggan XL BlackBerry yang menggunakan kartu XL Pascabayar, fasilitas gratis internasional roaming bisa dinikmati selama 9 hari dalam jangka waktu 30 hari di 7 negara yang termasuk dalam daftar program bebas internasional roaming ini. Untuk hari ke-10 dan seterusnya, akan dikenakan tarif roaming normal.

Bagi pelanggan baru, cara mendapatkan fasilitas gratis layanan internasional roaming ini sangat mudah. Pelanggan cukup mengaktifkan layanan BlackBerry Full Service bulanan dengan cara kirim SMS dengan menuliskan “BB(spasi)BULAN lalu kirim ke 568. Setelah menerima notifikasi, jawab dengan ketik Y dan kirim lagi ke 568. Pelanggan akan mendapatkan notifikasi lagi yang menginformasikan bahwa dalam 24 jam layanan XL BlackBerry akan aktif. Dengan aktifnya layanan XL BlackBerry Full Service Bulanan, otomatis pula akan aktif fasilitas roaming internasional. Layanan Blackberry Roaming akan otomatis dihentikan saat pelanggan tiba di Indonesia.

Informasi selengkapnya dapat diperoleh di Situs Resmi XL atau baca di sini.

Dengan demikian, keinginan penulis untuk berburu kuliner ke luar negeri akan terbantu oleh XL tanpa perlu khawatir akan kesulitan dalam berkomunikasi karena mahalnya biaya pulsa untuk menelepon. Semoga penulis dapat mewujudkan keinginan untuk berburu kuliner di Luar Negeri, terutama mencoba kuliner di Singapura seperti di: Makan Sutra Hawker Centre (Glutton’s Bay Hawker Centre), Chinatown Complex Food Centre, East Coast Lagoon Food Village, Geylang Serai Market, Golden Mile Food Centre, Lau Pa Sat Festival Market, Maxwell Food Centre, Newton Food Centre, Zion Riverside Food Centre dan sebagainya. Semoga tercapai…

Selasa, 19 Oktober 2010

Liputan Hasil Berburu Kuliner di Kota Semarang dengan Nokia N8

SEMARANG - Salah satu potensi wisata yang menjadi andalan dari Kota Semarang adalah wisata kuliner. Apabila disebutkan jenis-jenis kuliner seperti wingko babat, bandeng presto, lumpia semarang, tentunya kita akan dapat membayangkan bahwa jenis kuliner yang disebutkan tersebut adalah berasal dari Kota Semarang.

Salah satu kuliner yang wajib dijadikan sebagai oleh-oleh untuk dibawa pulang adalah bandeng presto. Selama ini, wisatawan yang berkunjung ke Semarang, pastilah akan mencari Bandeng Presto "Juwana" yang Tokonya terletak di Jalan Pandanaran. Penulis juga selalu tidak lupa untuk menyempatkan diri ke lokasi Toko Juwana ini untuk mencari oleh-oleh khas Semarang, terutama untuk membeli Bandeng Presto.

Namun pada kunjungan ke Semarang kali ini, Penulis mendapatkan informasi dari Pemilik Hotel Olympic tempat penulis menginap, bahwa ada satu tempat yang menjual Bandeng Presto, yang rasanya lebih enak dibandingkan dengan Bandeng Presto "Juwana". Namanya adalah Bandeng Presto "Super Vit", yang terletak di Jalan Tanah Mas. Penasaran dengan informasi berharga ini, maka penulis mencoba untuk berburu kuliner ini.
Namun setelah ditanyakan kepada supir yang mengantarkan penulis, ternyata mereka tidak mengetahui lokasi kuliner yang satu ini. Bingung juga untuk mencari tahu letak tempat ini, karena informasi tentang lokasi yang diberikan kurang lengkap dan juga penulis tidak memahami jalan-jalan di Semarang.

Untunglah penulis memiliki Handphone Nokia N8 yang dilengkapi dengan fitur yang cukup lengkap. Penulis coba mencari alamat lengkap lokasi ini di internet, dan setelah dicari melalui search engine, ternyata diperolehlah alamat lengkap Lokasi Kuliner ini adalah di Jalan Selomas Raya B-17, Semarang. Kemudian dengan menggunakan fitur Ovi Maps yang juga telah diberikan secara gratis dalam Handphone Nokia N8 ini, penulis berhasil menemukan lokasi kuliner ini. Untung saja penulis memiliki Handphone Nokia N8, yang memiliki fitur GPS lengkap berupa:
  • Penerima GPS, A-GPS terpadu
  • Ovi Maps dengan navigasi gratis buat mobil & pejalan kaki
  • Penentuan Posisi Wi-Fi
  • Kompas dan akselerometer untuk orientasi tampilan yang benar
  • Gunakan Nokia Ovi Suite untuk mendapatkan peta negara terbaru di Ovi Maps N8 secara gratis.

Belum lengkap rasanya penulis membuat tulisan ini tanpa dilengkapi dengan foto, maka penulis mencoba mengabadikan kuliner yang satu ini melalui foto-foto yang juga diambil dengan menggunakan kamera dari Nokia N8 ini. Kamera Nokia N8 ini dilengkapi juga dengan kamera yang memiliki spesifikasi cukup lengkap berupa:
  • Kamera 12 megapiksel dengan lensa Carl Zeiss
  • Perbesaran 1/1.183” format sensor gambar pada optik
  • Jendela bidik 16:9 selayar penuh dengan parameter layar sentuh yang mudah digunakan
  • Lampu kilat Xenon dengan penghapusan red-eye otomatis
  • Perangkat lunak untuk pengenalan wajah
  • Autofokus
  • Panjang fokus : 5,9 mm (setara dengan 28mm sampai 35mm format film)
  • Angka F/Aperture: F2.8
  • Format file foto : JPEG/EXIF
  • Perbesaran hingga 2x (digital) untuk gambar
  • Perbesaran hingga 3x (digital) untuk video
  • Kamera kedua untuk panggilan video (VGA, 640 x 480 piksel)
  • Fitur settingan favorit
  • Menggunakan kontrol kamera manual untuk mengatur keseimbangan warna putih, mode pemandangan, kompensasi eksposure, nuansa warna, jendela bidik dengan grid, tingkat ketajaman, kontras, kontrol lampu kilat, sensitifitas cahaya(ISO), waktu hitung mundur, pengenalan wajah
sehingga hasil jepretan Nokia N8 dengan kamera 12 megapiksel yang dilengkapi dengan dengan lensa Carl Zeiss ini kualitasnya cukup baik dan dapat dipasang pada tulisan ini. Sehingga Pembaca dapat melihat gambar detil dari Toko Bandeng Presto "Super Vit" di bawah ini (silakan klik gambar di bawah ini untuk perbesar).

Di samping fitur yang dimiliki Nokia N8 berupa fitur Navigasi dan GPS serta kamera yang cukup canggih, ternyata Nokia N8 masih memiliki banyak fitur-fitur canggih lainnya. Untuk fitur selengkapnya dapat dilihat di sini.

Kembali ke topik kita tentang berburu kuliner di Kota Semarang ini, maka setelah tiba kembali di Jakarta, penulis mencoba bandeng presto "Super Vit" ini. Rupanya memang benar, rasa bandeng presto ini jauh lebih enak dari pada bandeng presto yang sudah pernah penulis rasakan. Menurut penjual bandeng presto Super Vit ini, memang mereka hanya memproduksi bandeng presto ini sesuai dengan pesanan, wajar saja, ketika penulis memesan jumlah yang cukup banyak, masih harus menunggu 3 jam. Akhirnya penulis meminta agar pesanan ini dikirimkan saja ke hotel tempat penulis menginap. Rupanya dengan sistem ini, produk bandeng presto Super Vit ini tetap terjaga kesegaran dan cita rasanya. Jadi apabila para Pembaca ingin membeli bandeng presto ini, alangkah baiknya terlebih dahulu memesan melalui telepon di nomor: 024-3513457.

Selain dijual bandeng presto, di tempat ini juga dijual pepes bandeng presto. menurut penulis, pepes bandeng presto ini lebih enak daripada bandeng presto, karena bumbu yang telah diolesi merata pada ikan bandeng tersebut kemudian dibungkus daun pisang dan dipepes. Sehingga rasa bumbunya sangat terasa.

Harga bandeng presto Super Vit ini adalah Rp 55.000 per kg.

Lokasi Bandeng Presto Super Vit:

View Larger Map

Selasa, 31 Agustus 2010

Soerabi Bandung ENHaii di Palembang

PALEMBANG - Kota Palembang saat ini sedang giat-giatnya mempromosikan dunia pariwisatanya dengan menghadirkan berbagai macam kegiatan wisata. Baik itu wisata air, wisata pemandangan, wisata budaya dan sejarah, serta wisata kuliner. Apalagi dalam menyambut Pesta Olahraga SEA GAMES 2011 yang akan dilakukan di Sumatera Selatan (khususnya Palembang). Maka Pemerintah Daerah Sumatera Selatan saat ini sangat mendukung kegiatan investor yang mendirikan tempat wisata. Oleh sebab ini, saat ini banyak bermunculan lokasi-lokasi kuliner baru di Kota Palembang.

Salah satu tempat kuliner yang hadir di Kota Palembang pada pertengahan Mei 2010 adalah Soerabie Bandung ENHAii. Tempat ini dibuat dengan konsep cafe dan resto yang berhadapan langsung dengan sebuah danau kecil buatan yang memiliki jogging track dan hiasan lampu-lampu pada malam hari, yang dinamakan Kambang Iwak, sehingga sangat cocok bagi para muda-mudi sebagai tempat nongkrong ketika di sore atau malam hari. Lokasi Soerabie Bandung ENHAii ini tepatnya di Jl. Tasik No. 5 (Kambang Iwak), Palembang Telp. 0711-356382.


Dengan banyak varian rasa yang ditawarkan sehingga akan menggugah selera para pencinta kue soerabi bandung, Varian rasa yang ditawarkan Soerabi ENHaii antara lain ada Soerabi Oncom, Soerabi Ayam, Soerabi sosis, Soerabi Jagung bahkan Soerabi ENHaii juga menawarkan varian rasa buah buahan seperti durian, nangka, pisang dan jagung.

Harga soerabie bandung yang dipatok di cafe dan resto ini bervariasi seperti:
Soerabi durian dengan harga dari Rp12.000 – Rp16.000,
Soerabi nangka dengan harga dari Rp7.000 – Rp10.000,
Soerabi oncom dengan harga dari Rp7.000 – Rp14.000,
Soerabi Ayam dengan harga dari Rp9.000 – Rp13.000,
Soerabi Sosis dengan harga dari Rp9.000 – Rp13.000,
Soerabi Pisang dengan harga dari Rp7.000 – Rp11.000, dan
Soerabi Jagung dengan harga dari Rp8.000 – Rp11.000

Selain mengandalkan menu utama kue soerabie bandung, resto ini juga menyajikan menu seperti Nasi Timbel, Nasi Goreng, Nasi Ayam Bakar dan lainnya.

Kue Soerabie sendiri berbahan baku dari adonan tepung beras dan tepung terigu dibuat dengan tingkat keeceran yang pas lalu dimasak menggunakan kuali kecil berbahan tanah di atas bara arang. Dahulunya kue soerabi hanya berasa tawar namun saat ini kue soerabi dapat ditambahkan varian rasa yang lezat seperti susu, coklat, keju, bahkan buah buahan.

Cafe dan resto Soerabie Bandung ENHAii ini buka dari pukul 07.00 pagi hari hingga pukul 00.00 malam. Hingga saat tulisan ini dibuat, cafe ini cukup ramai dikunjungi pembeli, terutama pada saat sore hari yang mengakibatkan parkir mobil pengunjung hingga memacetkan jalan Tasik.

Penilaian Penulis:
Rasa soerabie di tempat ini sedikit berbeda dengan soerabie di Bandung, hal ini karena untuk menyesuaikan selera masyarakat Palembang terutama untuk Soerabie rasa ayam diberi potongan ayam serta disiram dengan mayonaise (namun ada santan dan terasa agak pedas), menurut penulis rasanya aneh dan kuah siramannya seperti kuah mi celor. Jadi jika ingin memesan soerabie yang rasanya mirip dengan soerabie asli Bandung, maka pesanlah soerabie selain rasa ayam dan sosis. Untuk cita rasanya penulis berikan nilai 65.

Lokasi Soerabie ENHaii:

View Larger Map

Rabu, 04 Agustus 2010

Beberapa Lokasi Kuliner Murah di Jakarta

Bubur Ayam Barito
Alamat :Barito
Hint: Depan Pemakaman umum Barito, dekat Taman Barito, Blok-M, Mahakam, Jakarta Selatan. Dari arah Melawai, lurus sampai ketemu lampu merah (yang di tengah-tengahnya ada bundaran), maju lurus terus, di sebelah kiri jalan.
Jam Buka : 17.00 WIB
Harga : Berkisar Rp 10.000 - Rp 15.000

Sea Food Ayu
Alamat: Kelapa gading.
Hint: Dari arah kemayoran lurus sampai ketemu MOI Kelapa Gading, terus lalu putar balik (U Turn), masuk ke Balai Samudera. Letaknya tepat di belakang Balai Samudera di pojok tempat parkir.
Jam Buka : 17.00 WIB
Harga : Berkisar Rp 15.000 - Rp 70.000 (untuk menu Kepiting)

Nasi Uduk Pak Djoko Putra
Alamat :Petogokan,
Hint: Dari arah Pasar Blok - A lurus terus, tidak jauh dari sana belok ke kiri, (jika belok kanan adalah ke arah Jalan Wijaya/Belakang Polres Jak-Sel
Jam Buka : 17.00 WIB
Harga : Berkisar Rp 10.000 - Rp 25.000

Bakso Daging Al-Ikhlas
Alamat: Jakarta Selatan,
Hint: Dari arah ITC Fatmawati lurus terus sampai ketemu lampu merah D-Best, Belok kiri ketemu taman, kemudian belok kanan ke arah SMP 68/SD Al-Ikhlas. Setelah tanjakan ada pertigaan, Letaknya tepat di pertigaan tersebut.
Jam Buka : 16.00 WIB
Harga : Berkisar Rp 10.000 - Rp 15.000

Ayam Penyet Pondok Laras
Alamat: Jl Akses UI, Kelapa Dua, Depok
Dari arah Graha Cijantung (Jl. Raya Bogor) lurus terus sampai ketemu pertigaan PAL (KM 29), setelah Rumah Sakit Tugu Ibu, belok kanan ke arah Depok, sekitar 500 meter ada SPBU di sebelah kanan. lokasinya tepat di sebelah SPBU tersebut.
Jam Buka : 10.00 WIB
Harga : Berkisar Rp 15.000 - Rp 40.000

Nasi Goreng Toro
Alamat : Pondok Labu,

Dari arah RS. Fatmawati lurus terus ke arah Pasar Pondok Labu, sebelah kanan jalan sebelum SPBU.
Jam Buka : 18.00 WIB
Harga : Berkisar Rp 10.000 - Rp 17.000

Nasi Uduk Remaja
Alamat : Cikini,
Hint: Dari arah Tugu Tani belok kanan ke arah TIM, lurus terus setelah KFC. Tidak jauh dari sana, ada plang "Nasi Uduk Remaja"...
Jam Buka : 18.00 WIB
Harga : Berkisar Rp 10.000 - Rp 15.000

Bubur Ayam Cikini
Alamat : Cikini,
Hint: Hampir sama arah jalannya dengan Nasi Uduk Remaja, namun lokasinya sebelum nasi Uduk Remaja, tepatnya di seberang KFC Cikini.
Jam Buka : 18.00 WIB
Harga : Berkisar Rp 10.000 - Rp 15.000

Ayam Goreng Mas Mono
Alamat : Tebet,
Ayam Goreng Mas Mono ini memiliki beberapa cabang, namun di sini di sajikan untuk yang cabang di Tebet. Dari arah Kp. Melayu lurus naik flyover, nanti ketemu snapy blok kiri ke arah distro endorse. setelah pertigaan belok kiri, langsung masuk ke komplek ruko.
Jam Buka : 10.00 WIB
Harga : Berkisar Rp 10.000 - Rp 15.000

Nasi Bebek Ginyo
Alamat : Tebet,
Hint: Sama seperti arah ke Ayam Goreng Mas Mono, lokasinya sebelum Mas Mono, dari belokan snapy, sebelah kiri jalan setelah distro Bloop
Jam Buka : 10.00 WIB
Harga : Berkisar Rp 15.000 - Rp 20.000

Nasi Bebek Tunjungan
Alamat : Tebet,
Hint: Sama seperti arah ke Ayam Goreng Mas Mono, setelah pertigaan belok ke kanan, kemudian lurus sampai ketemu pertigaan lampu merah pertama, kemudian belok ke kanan, lokasinya terletak di sebelah kiri, sebelum keluar ke jalan Casablanca.
Jam Buka : 10.00 WIB
Harga : Rp 15.000 - Rp 20.000

Sate/Sop Kambing Haji Giyo
Alamat : Bypass,
Hint: Dari arah Rawamangun lurus sampai arah yang belok kiri ke Pondok Bambu(jangan belok ke kiri, melainkan lurus saja), perlahan-lahan setelah pertigaan, lokasi ada di sebelah kiri jalan.
Jam Buka : 10.00 WIB
Harga : Rp 15.000 - Rp 30.000

Bebek Kaleyo
Alamat : Rawamangun
Hint: Dari arah lampu merah bypass masuk ke arah Rawamangun, kemudian belok kanan ke arah UNJ (banyak toko fotokopi), perempatan pertama belok kanan yang searah ke terminal Rawamangun. Lokasi ada di sebelah kiri jalan
Jam Buka : 10.00 WIB
Harga : Rp 15.000

Ayam Ganthari
Alamat : Blok-M,
Hint: Dari Bulungan tepat di putaran (Bundaran di tengah-tengah) belok kiri, tepat di belakang Blok-M Plaza dan di depan SMA 6
Jam Buka : 10.00 WIB
Harga : Rp 15.000

Bakso Blok-S
Alamat : Blok-S
Hint: Dari arah Trans TV, Tendean lurus, setelah melewati lampu merah ke arah Jl. Wolter Monginsidi, ikuti jalan arah kembali ke Trans TV, sebelum lampu merah sebelah kiri ada lapangan sepak bola. Di samping lapangan tersebut ambil jalan masuk tersebut.
Jam buka : 10.00 WIB
Harga : Rp 15.000

Tahu Campur dan Tahu Telor Saharjo
Alamat : Saharjo,
hint: Dari arah Pancoran lurus yang ke arah Universitas Sahid, Putar arah (U Turn) tepat di depan Pom Bensin Shell yang sebelah kanan. Tidak jauh dari lokasi U Turn, sebelah kiri, setelah McDonald.
Jam Buka : 17.00 WIB
Harga : Rp 10.000

Senin, 21 Juni 2010

'by the beach', Seafood Plus Suasana Pantai!

JAKARTA - Restoran seafood paling gress ini hadir untuk memuaskan para pencinta seafood di Jakarta. Tidak hanya menawarkan aneka hidangan seafood tetapi juga membawa segarnya suasana pantai ke dalam restorannya. Penasaran?

Meskipun sudah dibuka sejak awal April 2010, namun restoran yang berkonsep pantai ini baru resmi dibuka Selasa, 15 Juni 2010 lalu. Meski berlokasi di dalam mal tepatnya Ex Plaza Indonesia, Lantai 2 rupanya tak menghalangi 'by the beach' untuk mengusung konsep yang berbeda dari restoran seafood lainnya.

Dari luar pengunjung seolah masuk ke dalam rumah pantai dengan dinding-dinding batu dan pintu kayu. Untuk menambah kental suasana pantai, restoran yang mampu menampung 115 pengunjung ini juga didekorasi dengan pohon-pohon, cabana, hingga pasir.

"Kami memang sengaja menghadirkan konsep yang beda. Kami berharap ini dapat menjadi solusi bagi masyarakat Jakarta yang ingin menikmati suasana pantai sekaligus hidangan seafood tanpa harus pergi jauh," ujar Albert selaku salah satu owner pada saat pembukaan.

Tentunya selain suasana yang cozy, santai, dan asyik ini, 'by the beach' juga didukung oleh aneka hidangan seafood segar yang pastinya serba menggoyang lidah. Untuk appetizer misalnya pengunjung wajib mencoba salah satu andalannya berupa Tahu Teluar Merapi. Bentuknya yang menjulang tersebut memang tampil mirip gunung merapi. Isinya berupa telur yang dibuat seperti sarang dan egg tofu yang lembut.


Untuk menu utama ada Kepiting Chilli Sauce yang bisa dinikmati dengan mantao, Gurame Goreng Terbang yang crispy, Udang Galah Saus Madu, dan Sop Buntut Rica-Rica. "Pastinya yang tidak ada di tempat lain dah harus dicobain disini adalah Spaghetti Curry dengan topping seafood," jelas Albert.

Sedangkan bagi pengunjung yang hanya ingin sekedar duduk-duduk sambil menikmati satu atau dua gelas minuman, di area depan ada sebuah bar dan lounge yang bisa disinggahi.

"Di lounge dan bar kami tersedia berbagai minuman mulai dari soft drink, moctails, cocktails, sampai aneka wine. Kemudian juga ada wi fii sehingga para pekerja kantoran juga dapat mampir untuk makan atau minum sambil bekerja atau mengakses internet tentunya," tutup Public Relation 'by the beach', Georgetta Sukamto.

Sumber: Devita Sari - detikFood

Rabu, 02 Juni 2010

Ngo Hiang asli Gang Aut

BOGOR - Ngo Hiang (yang berarti 5 (lima) macam bumbu) ini adalah merupakan kuliner China. Kuliner Ngo Hiang ini dapat kita temui di berbagai tempat di seluruh Indonesia seperti di Jakarta, Medan, Pontianak, Palembang serta daerah-daerah China Town.
Bogor juga memiliki kuliner Ngo Hiang. Hanya saja Ngo Hiang di Bogor ini sudah mengalami perubahan dengan Ngo Hiang yang aslinya dari kuliner China. Ngo Hiang di Bogor ini merupakan perpaduan kuliner asli China dengan selera Bogor. Bentuknya sekilas mirip dengan batagor, dengan siraman bumbu kacang yang sangat sedap aroma dan rasanya.
Salah satu tempat yang menjual Ngo Hiang dan cukup terkenal di Bogor adalah Ngo Hiang asli Gang Aut, yang terletak di Jalan Suryakencana No. 309 A.
Ngo Hiang di tempat ini tersedia dalam 2 (dua) jenis pilihan, yaitu Ngo Hiang dengan adonan dari daging ayam dan daging babi. Ngo Hiang ini akan dilengkapi dengan potongan tahu dan kentang, kemudian disiram dengan bumbu kacang.

Bagi yang menyukai makanan berkuah, di tempat ini juga menyediakan pangsit penganten, yang isinya terdiri dari bakso, pangsit goreng, soun dan kol (kubis). Pangsit penganten ini cocok dimakan saat hujan sebagai hidangan penghangat badan.
Selain itu di tempat ini juga menyediakan lumpia Bogor. Umumnya isi lumpia itu ada rebungnya, namun untuk lumpia Bogor ini, rebungnya diganti dengan bengkoang. Sedangkan minuman yang patut untuk dicoba adalah es buah pala.
Tempat makan ini buka setiap hari dari pukul 09.00 WIB s.d. 18.00 WIB
Harga makanan di tempat ini bervariasi antara Rp 3.000 s.d. Rp 20.000.

Peta Jalan Suryakencana:

View Larger Map

Selasa, 01 Juni 2010

Lokasi Kuliner di Bandung

Bandung adalah merupakan tempat yang paling tepat untuk berburu kuliner. Selain udaranya yang sejuk (walaupun tidak sedingin dulu dan kadang malah sangat panas juga), serta banyak tempat lokasi wisata alam yang yang indah, di Bandung juga banyak bertebaran makanan-makanan yang patut untuk dicoba.
Berikut ini ada beberapa lokasi kuliner yang mungkin boleh juga dicoba, walaupun sebagian besar belum pernah dicoba oleh penulis sendiri (data ini diperoleh dari berbagai sumber):

ANEKA NASI GORENG
• Borobudur, Jl. Setiabudi
• Sumber Hidangan, Jl. Braga
• Braga Permai (porsi besar)
• Daerah Geger Kalong, dekat rental Prambanan
• Toko Yu, Jl. Hasannudin
• Jl. Bahureksa - depannya SMPK 4 BPK
• Nasi Goreng Bejo, kantin Fisip UNPAR
• Nasi Goreng JL. Rajiman
• Nasi Goreng campur Jl. Sadewa
• Jl. Kresna (depan salon, dekat lapangan)
• Nasi Goreng Ohar di dalem pasar baru. Yang ini juga enak, kalau tidak tau tempatnya tinggal minta ditunjukkan kepada pedagang di sana tentang nasi goreng Ohar.
• Nasi Goreng Jl. Kresna (depan Salon, deket lapangan)
• Nasi Goreng di Abadi (dulunya the Tanabe), Jl. Setiabudhi
• Nasi Goreng Ikan Asin, di Kafe Batu, jl. Burangrang
• Nasi Goreng Ikan Asin, di Gerbong Antrik (alamat menyusul - lupa)
• Nasi Goreng Jl. Pasirkaliki. Di sejajaran Gereja Hok Im Tong, sesudah melewati jalan semar nah di situ khan banyak orang jualan, cari salah satunya ... enak loh and banyak.
• Nasi goreng padang di simpang dago
• Nasi goring sea food jl.cilaki sma 20 bdg

ANEKA BASO TAHU

• Borobudur, Jl. Setiabudi
• Baso Panghegar Jl. Holis
• Kingsley, Jl. Veteran, Bungsu
• Baso Tahu Tegallega, deket Gg. Jaya, pas didepannya Jl. Otista 457 (hanya malam)
• Baso Tahu Wibisana, Jl. Rama
• Sasa di pengkolan Jl. Supratman
• Sari-sari di deket pengkolan Jl. Ranggamalela - Sultan Agung

BATAGOR
• Kingsley, Jl. Veteran, Bungsu (katanya berdus-dus dibawa ke Surabaya)
• Jl. Purnawarman (dekat pintu keluar tempat parkir Gramedia)
• Jalan Cibadak (depan toko buku merauke)
• Jl Burangrang, di Martabak San Fransisco
• Jl. Bungsu (deket toko kue 10 Satu)
• Batagor di Simpang Dago dan Kopo
• Batagor RIRI Jl. Burangrang
• Batagor 99, Jl. Pasirkaliki bawah, sebelum stopan pajajaran

BUBUR AYAM
• Jl. Asia Afrika (deket PR)
• Gg. Kasmin - Jend. Sudirman
• Jl. Jend. Sudirman, lewat caringin sebelah kanan, daerah jamika (malem)
• Perempatan Pasteur-Paskal, deket rumah makan Naya
• Mang Oyo, Dekat RS. Sumber Asih, depan lapangan, di depan Jl. H. Hasan & H. Wahid (daerah Dipati Ukur)
• Jl. Pajajaran (dari arah IPTN - melewati jalan Pandu sekitar 20-40 meteran, terletak di sebelah kiri)
• Pak Hamid (sebelah wartel dekat IPTN sebelah kiri jalan) dengan cabang jl. Kebon Kawung (dekat statsiun kertea api)


GUDEG
• Jl. Lombok deket EEP (pindahan dari jalan Banda)
• Jl. Surya Sumantri (sejajar museum Barli)
• Gudeg Kabita, Jl. Jend Sudirman seberang rest. Phoenix
• Gudeg Jogya Jl. RE Martadinata
• Jl. Ksatriaan (dulunya gudeg Capitol) - hanya pagi
• Jl. Semar dekat gereja Hok Im Tong (sampai siang)
• Gudeg Aloy Jl.Sultan Agung

BASO MALANG
• Jl. Cihampelas, deket wartel/St. East (sore jam lima s.d. malem)
• Jl. Rajiman antara Likmi dan SD Paulus
• Jl. Cipaganti (dekat Mesjid Raya Cipaganti)
• Warung di Jalan Surya Sumantri (buka pagi-siang) sedikit di bawah Maranatha, sebelah kanan kalau masuk dari Terusan Pasteur.
• Sekitar Mesjid Istiqamah Jl. Citarum (Mandep)
• Bakso malang Jl. Burangrang deket restoran Sedep malem (sore jam 4)
• Bakso Malang Jl. Karapitan

BASO KUAH
• Depan Hotel Panghegar
• Baso Panghegar Jl. Holis
• Mie Baso pangsit, Jl. Lombok deket prapatan Aceh
• Baso sapi/pangsit/wonton udang kuah di Bakmi Ayam Jakarta, Jl.Cihampelas
• Gang Kebon Karet (Jl. Otista seberang Danamon), di sini semacam Pujasera
• Baso anggrek (jl.anggrek)

MIE / YAMIEN
• Mie rica Jl. Kejaksaan (sebelah dekat braga)
• Gg. Bapa Supi
• Gg. Luna (sudirman - andir)
• Jl. Balonggede (masuk dr dalem kaum sblh kiri)
• Mie Naripan, di perempatan Jl. Sunda dan Naripan
• Baso Panghegar, depan Toko You, jl. Hasanudin
• Mie Akung, Jl. Lodaya
• Mie Jl. Kebon Tangkil
• Mie Jl. Astana Anyar
• Yamien Medan jalan Tamim
• Kupat Tahu, Lotek, terus ama Mie Ayam , jalan Alketeri
• Mie Abadi (dulunya teh Tanabe), Jl. Setiabudhi
• Mie Akim, Jl. Rama (baso, baso tahu, nasi tim)
• Jl. Banda (Nursijan)

MIE KOCOK
• Jl. Banteng
• Jl. H. Akbar, depan Kartika Sari
• Mie kocok Jl. Sunda deket Biliard Manhattan
• Jl. Semar (masuk lewat Paskal) - pagi
• Jl. Sunda (deket Manhattan Billiard)
• Jl.Buah batu (depan kartika sari)

LOMIE
• Jl. Suwatama
• Jl. Kalipahapo
• Jl. Gardujati (Restoran Utara)
• Jl. Astana Anyar
• Jl. Gardujati, sejajar dengan restaurant Dunia Baru
• Lomie di Jl. Rama, yang jualan Kwo Tie

KWE TIAUW SAPI, GORENG, SIRAM, BUN
• Jl. Gardujati (deket gereja hokimtong)
• Jl. Rajiman (warung artomoro)
• Jl. Astanaannyar seberang Bank Prima Express
• Jl. Sadewa - Indomie kwetiau siram

SATE
• sate ayam jl. maulana yusuf
• sate banyumas (pasar simpang, dago)
• sate jl. kejaksaan (jl.Tamblong ke kiri) samping binatu
• sate kambing pak karjan jl. pasirkaliki
• sate di depan mie naripan (sore )
• sate Madura di jalan Anggrek (masuknya lewat Riau)
• (sate & gule) Warung Tegal di deket jalan Tol Pasteur (lewatnya dari Maranatha ke paskal)
• Sate Hadori di seberang Stasiun KA (pangkalan Angkot) masuknya lewat Jl. Kebonjati .. setelah liat Jl. Dulatip, belok kanan
• Sate kambing Jl.Balonggede ... (seberang Palaguna Plaza) masuk lewat Dalem Kaum .. sebelah kiri
• Sate Ayam Jl. Gatot Subroto (pujasera)
• Jl. Karang anyar (Bareng tukang juice)
• Jl. Aceh (blk. tukang besi, 100 m dari stopan)
• Sate ayam Blora, Jl. Pasirkaliki. Dari selatan, sebelum perempatan Pajajaran PsKaliki sebelah kanan....di trotoar, malam
Sate Jando belakang gedung sate Bandung JL. Cimandiri

JAGUNG BAKAR 4 RASA
• seberangnya Gelael Dago
• Cibadak deket tukang Jus / milk Shake

SURABI
Surabi Imut Enhaii... JL. Setiabudhi No.186 (arah ke lembang)

LONTONG KARI (atau Kupat Tahu)
• Deket Gubernuran, masuk gang (alamatnya yang persis, kalau ada yang tahu!!) mentok Jl. Semar (masuk lewat Paskal) - pagi
• Gang Kebon Karet (Jl. Otista seberang Danamon), di sini semacam pujasera
• Jl. Bengawan masuknya dari Jl. Cendana lebih dekat (dulu di Jl. Cihapit)


AYAM GORENG
• Ayam Goreng Suharti
Dago dan sekitarnya: +62-022- 420-8244/420-3127
Cipaganti dan sekitarnya:
+62-022-203-8677/232-188
• Jl. Panaitan (Ayam Goreng Nikmat)
• Jl. Semar & Surya Sumantri (Ayam Semar)
• Jl. Ayam Goreng Brebes, arah ke Lembang (pas belokan ke kanan, sebelum pom bensin).
• Ayam Goreng / Bakar + usus + lalap + sambel "Ngudi Rahayu", tempatnya di Jl. Lombok depannya RCTI
• Ayam Suniaraja (Pojokan, depan Hotel Panghegar)
• Ayam Goreng Tepung Lamping, Jl. Lamping, Cipaganti
• Ayam goreng Ma Uneh, Pajajaran (sore jam 5) - deket tempat orang buta
• Ayam Goreng Facktoy (Warung di Suniaraja), deket Hotin
• Ayam Jogja Jl. Putri dan Jl Kejaksaan
• Ayam POP Ciumbeluit atas, sesudah UNPAR
• Ayam rica di Jl Setiabudhi (masuk gang) kira-kira 200m setelah enhaii sebelah kiri
• Sebelahnya ayam goreng Brebes dan sebelahnya ayam goreng 2001, Lembang. sambelnya lebih enak dari Brebes)
• Ayam goreng Raben, Ciumbeluit
• Grill d’café dago

BEBEK
• Bebek garang JL.IR H juanda no 84
• Bebek van java depan madtari (dago)
• Bebek Depan Boromeous
• Congo café jl.rancakendaluhur no 8
Bebek Garang JL. Braga No.34
katanya yang paling mantap adalah bebek debus dan bebek gurih. Bebeknya empuk, bumbunya mantap.

PEMPEK
• Pempek Rama, Jl. Rama -- cobain pempek bakarnya !
• Jl. Karang Anyar, sedikit di bawah pempek Setiabudhi masuk lagi ke dalam gang.
• Pempek Pak Raden, Jl. Rama. Juga buka cabang di Dipati Ukur, bersebelahan dengan rumah makan Kapau.
• Pempek di pertigaan Kalipah Apo- Otista...di sebelah kiri..tempatnya kecil



CAFE
Sop Buah Fadillah JL. Tubagus Ismail (masuk tb.ismail di sebelah kiri langsung ada)
Ngopi Doeloe alias Ngopdul; lokasinya ada di dago (masuk lewat FO Grande), Dipati Ukur, Burangrang, trus di JL. Merdeka. Cocok sebagai tempat nongkrong. Di sini juga ada makanannya.
Lisung Cafe JL. Dago Pakar Timur no.111; cocok sebagai tempat nongkrong sambil melihat pemandangan kota Bandung di malam hari dari bukit.
Toko Kue dan Roti Sumber Hidangan Jl. Braga No.20-22

Selasa, 27 April 2010

Nasi Lengko, Makanan Khas Cirebon

CIREBON merupakan salah satu kota kuliner dengan berbagai macam makanan khasnya. Misalkan nasi jamblang, nasi lengko, aneka jenis dodol buah, mangga (walaupun penghasilnya adalah dari Indramayu). Jika Anda berkunjung ke Cirebon dan ingin mencoba salah satu jenis makanan khas Cirebon yaitu nasi lengko, maka tidak ada salahnya Anda berkunjung ke Warung Nasi Lengko H. Barno.
Pada tahun 2007, penulis pernah berkunjung ke kota Cirebon dan bermaksud mencoba nasi jamblang, namun sayangnya ketika berkunjung ke salah satu warung nasi jamblang yang terkenal yang diantar oleh teman penulis, karena telah malam, warung nasi jamblang tersebut telah tutup. Akhirnya penulis diantar teman ke warung nasi lengko H. Barno ini. Warung ini terletak di Jalan Pagongan No. 15 B, Cirebon. Telepon (0231) 210064.
Warung ini buka mulai pukul 06.00 WIB hingga pukul 20.00 WIB.
Nasi lengko sebenarnya mirip dengan nasi pecel.
Nasi lengko terdiri dari nasi yang di atasnya diberi irisan kecil timun, taoge, daun bawang, irisan tempe, dan tahu. Kemudian disiram dengan bumbu kacang yang lumayan pedas serta taburan bawang goreng dan irisan daun kucai. Dan lebih nikmat lagi jika menikmati nasi lengko ini ditambah dengan sate kambing. Di warung ini juga menyediakan sate kambing.
Kelezatan nasi lengko sebenarnya terletak pada rasa pedas sambalnya. Namun bagi yang tidak suka pedas, jangan khawatir. Tuangkan kecap di atas sambal sesuai selera, niscaya rasa kecap manis bercampur sambal dijamin lezat di lidah dan akan berkurang rasa pedasnya.
Harga satu porsi nasi lengko adalah Rp 7.000 dan harga satu porsi sate kambing (terdiri dari sepuluh tusuk) adalah Rp 20.000.
Tidak ada salahnya jika berkunjung ke Cirebon, untuk mencoba mencicipi nasi lengko ini.