Senin, 14 Januari 2013

Membuat Kue Cara Bikang Berserat Halus dan Legit

Membuat kue cara bikang (carabikang) memang gampang-gampang susah. Salah komposisi adonan atau salah dalam tehnik pembuatan akan membuat kue tidak berserat dan gagal. Resep berikut akan memandu Anda membuat cara bikang yang berserat halus dan bertekstur lembut. Selamat Mencoba. Resep/Dapur Uji/Foto: Budi Sutomo. 

Cara Bikang

Bahan:
350 gr tepung beras
2 sdm tepung terigu
850 ml santan kental dari dua butir kelapa
130 g gula pasir
1/4 sdt garam halus
1/2 sdt pasta pandan/pewarna hijau
1/2 sdt pasta stroberi/pewarna merah
minyak goreng untuk olesan pertama, seterusnya jangan pakai

Cara Membuat:

1. Larutkan 3 sdm tepung beras dengan 200 ml santan. Didihkan sambil diaduk hingga mendidih dan mengental. Angkat.
2. Masukkan gula, garam, tepung terigu dan sisa tepung beras ke dalam rebusan tepung. Aduk rata.
3. Uleni adonan sambil dituangi sisa santan sedikit demi sedikit. Tepuk-tepuk (pukul-pukul) adonan dengan telapak tangan selama 40 menit atau hingga adonan terasa ringan. Diamkan selama 1 jam.
4. Ambil sedikit adonan, tempatkan di dua mangkuk berbeda, tambahkan pasta pandan dan pasta stroberi. Aduk rata.
5. Panaskan cetakan carabikang, olesi sedikit miyak. Tuang adonan hingga setengah dari tinggi cetakan. Beri motif dengan adonan berwarna hijau atau merah di atasnya. Panggang tanpa ditutup hingga matang.
6. Cungkil bagian sisinya hingga kue merekah, angkat. Hidangkan hangat.

Untuk 20 buah

Tip:
Olesn minyak sebaiknya untuk olesan pertama kali panggang saja, seterunya tidak perlu memakai olesan minyak lagi. Untuk variasi kue cara bikang bisa disajikan hangat dengan parutan keju atau susu kental manis. Gunakan loyang dari kuningan karena akan anti lengket dan kue matang merata.

Rabu, 09 Januari 2013

Demo Masak Ramadhan Sehat Bersama Ceraflon Idenya Cosmos

Tabloid Info Kuliner dari Kelompok Media Peluang menggelar acara Demo Masak Ramadhan Sehat Bersama Ceraflon idenya Cosmos. 

Empat hidangan praktis dan sehat untuk sahur, buka puasa, snack, dan minuman didemokan oleh Chef Budi Sutomo. Peserta demo yang sebagian besar ibu-ibu antusias mengikuti acara yang di laksanakan pada tanggal 28 Juli 2013 di Atrium Depok Town Square.

Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah. Umat muslim diwajibkan berpuasa. Bagi para ibu, menyiapkan hidangan sahur, buka puasa, dan kudapan sehat selama bulan puasa adalah kewajiban yang sedikit merepotkan. Namun dengan beragam alat masak dari Cosmos kegiatan memasak menjadi terasa lebih ringan. Apalagi produk Cosmos menggunakan material yang food grade sehingga aman untuk kesehatan. Sebagian produk alat masak Cosmos seperti wajan panci dan sauce pan juga berlapis ceraflon yang kuat, aman dan anti lengket.

Makanan Bayi Sehat Alami - Pure Kentang Kacang Polong



Menginjak usia di atas  6 bulan, bayi semakin tumbuh besar. ASI sebagai makanan utama bayi sudah tidak mencukupi lagi. Diperlukan makanan pendamping ASI (MP-ASI) agar bayi tumbuh dan berkembang dengan optimal. Salah satu makanan sapihan pertama adalah makanan lunak seperti pure sayuran atau buah. Pure kentang kacang polong ini cocok untuk bayi usia di atas 9 bulan. Resep/Dapur Uji/Foto: Budi Sutomo.


Pure Kentang Kacang Polong

Bahan:
50 g kacang polong, cuci
50 g kentang, cuci, potong-potong
250 ml kaldu daging
50 ml larutan susu formula lanjutan sesuai usia
Cara Membuat:
1. Didihkan kaldu dan larutan susu formula. Tambahkan kentang dan kacang polong. Masak hingga semua bahan matang. Angkat.
2. Tuang ke dalam tabung blender. Proses hingga lembut.  Tuang ke dalam mangkuk saji. Hidangkan segera.

Untuk 2 porsi

Tip: Pilih kentang yang bersih dan kulit kentang tidak berwarna kehijauan. Kulit kentang kehijauan menandakan kualitas kentang sudah tidak baik dan menandung racun solanin yang membahayakan bayi.

Masakan Keluarga Praktis untuk Sehari-Hari


Masakan ini sangat praktis dan mengandung protein nabati yang tinggi. Selain  bergizi, tumis tahu tauco juga lezat. Aroma khas dari tauco terasa pas dengan tekstur tahu yang lembut dan buncis muda yang crunchy. Cocok sebagai hidangan sehari-hari keluarga Anda. Budi Sutomo.




Tumis Tahu Tauco

Bahan:
200 g tahu putih, potong dadu
100 g buncis, potong serong
100 ml air/kaldu ayam
1 sendok sayur minyak goreng
Bumbu:
5 butir bawang merah, iris halus
4 siung bawang putih, cincang kasar
3 cm lengkuas, memarkan
2 sdm tauco
2 sdm saus tiram
1 sdt gula pasir
1 sdt garam halus
¼ sdt vetsin bumbu penyedap (jika suka)
Cara Membuat:
1. Panaskan minyak, tumis bawang merah, bawang putih dan lengkuas hingga harum. Masukkan potongan tahu, aduk hingga tahu berubah warna.
2. Tuang air/kaldu ayam, tauco, saus tiram, gula pasir, garam dan vetsin. Masak hingga air mendidih. Tambahkan buncis, masak kembali hingga semua bahan matang. Angkat.
3. Tuang tumisan ke dalam pinggan saji. Hidangkan hangat.
Untuk 5 Porsi

Tip:Tahu bisa diganti dengan tempe. Jika Anda menyukai citarasa pedas, tambahkan irisan tiga buah cabe merah atau cabai hijau saat menumis bumbu.

Jumat, 04 Januari 2013

Manisan Buah Carica Yang Menggugah Selera Makan


DIENG - Banyak sekali kuliner unik yang dapat kita temukan di Indonesia. Mulai dari kuliner ringan yang hanya dijadikan sebagai makanan camilan, hingga kuliner berat sebagai menu santapan utama. Untuk kuliner ringan, Indonesia adalah kaya dengan variasi dan bentuk makanan yang cukup menggugah selera makan. Berikut ini satu lagi jenis kuliner ringan yang penulis temukan. Kuliner ini adalah berupa manisan buah.

Kuliner yang akan dibahas kali ini adalah manisan buah yang berasal dari Dataran Tinggi Dieng, manisan carica.


Jika mendengar namanya, carica, tentulah timbul pertanyaan. Buah apakah carica itu. Carica sebenarnya adalah nama latin dari buah pepaya (nama genus pepaya). Sedangkan buah yang dijadikan manisan ini memang berasal dari sejenis buah pepaya sehingga dinamakan Carica. Buah carica yang dijadikan manisan yang kita temukan di daerah Dieng ini adalah buah pepaya khas yang hanya dapat kita temukan di dataran tinggi Dieng. Buahnya berbentuk sama seperti pepaya, hanya saja ukurannya lebih kecil, yaitu dengan panjang sekitar 7-15 cm dan diameter sekitar 3-8 cm. Rasa buahnya agak asam dan kenyal. Karena rasa buahnya yang asam, maka buah ini dibuat sebagai manisan oleh penduduk Dataran Tinggi Dieng dan sekitarnya.

Beberapa hari yang lalu penulis dibawakan oleh-oleh manisan carica ini. Manisan carica ini dikemas dalam botol selai dengan berat 350 gram. Manisan carica ini terasa kenyal saat dimakan. Dengan rasa yang manis dan sedikit asam membuat manisan ini terasa cukup menyegarkan. Sangat nikmat apabila dimakan pada saat cuaca panas. Air gula yang dipakai untuk merendam manisan carica ini (sirup) juga dapat diminum dan cukup segar. Kabarnya buah carica ini mengandung vitamin C yang cukup tinggi sehingga sangat baik bagi kesehatan.