Jumat, 30 Agustus 2013

Cuca

Beberapa waktu yang lalu ketika saya mampir ke Bali saya mengunjungi Cuca, restoran yang terbilang baru di kawasan Jimbaran. Konsepnya menhadirkan aneka hidangan tapas dan cocktail. Sepintas, menu yang diusung memang sudah tidak asing lagi, namun di bawah sentuhan tangan dingin Kevin Cherkas selaku pemimpin dapur Cuca serta istrinya Virginia, menu tapas dan cocktail Cuca menjadi berbeda dan unik.
Sebelum membuka Cuca, Kevin bekerja sebagai chef dari BLU di Shangri-La Singapore dan memiliki pengalaman bekerja di restoran milik well known world chef, Daniel Bouloud, three-star Michelin Arzak Restaurant, the three-star Michelin El Bulli dan the two-star Michelin La Broche.


 
Lokasinya tidak sulit dicari, berbekal dengan google maps plus papan penunjuk yang besar dari Cuca, saya tiba tepat pada waktu yang saya janjikan dengan Virginia. Saat itu Cuca masih dalam tahap soft opening, sehingga hanya dibuka mulai dari sore hingga malam hari untuk layanan dinner. Namun, sejak grand opening pada 10 Agustus yang lalu, Cuca memperpanjang jam operasionalnya mulai dari siang hari.


Terletak di samping Kayu Manis Resort, Cuca tidak kalah mempesona. Bagian depannya dihiasi oleh kolam, halamannya begitu luas dengan pepohonan yang teduh dan garden lounge yang ditata apik. Cocok sekali untuk tempat bersantap di siang hingga menjelang malam. Area outdoor Cuca lainnya terletak di sebelah kiri restoran yaitu bar lounge yang didesain untuk tamu yang hanya ingin menikmati minuman sambil berbincang-bincang. 


Sedangkan area indoor Cuca terbagi menjadi beberapa bagian juga yaitu dining area, Chef’s Table, dan Food Bar yang merupakan tempat yang paling diminati pengunjung. Dining Area ditata dengan jarak yang cukup renggang sehingga menciptakan kesan ruangan yang spacey. Di setiap meja dipasang tirai sebagai sekat non permanen yang bisa dipergunakan jika pengunjung menginginkan suasana yang lebih privat. Chef’s Table cocok digunakan jika anda senang menjadi pusat perhatian. Letaknya berada di deretan paling depan dengan pemandangan dapur Cuca yang dapat dilihat dari kaca. Cocok menjadi tempat jika merayakan ulang tahun dan acara spesial lainnya. 

Food Bar adalah spot favorit saya di Cuca. Lokasinya terletak di bagian samping dapur dan dapat dijangkau dari pintu masuk yang terletak di sebelah kanan Cuca. Dari meja food bar inilah pengunjung bisa melihat langsung seluruh aktifitas yang terjadi di dalam dapur. Food bar berkapasitas  10 orang ini terasa lebih istimewa dengan meja yang terbuat gelondongan kayu besar utuh sepanjang 8 meter.
 
Betutu Cotton Candy

Unusual & unique complimentary snack from Cuca. Betutu yang merupakan bumbu khas Bali dan biasanya digunakan untuk memasak ayam ataupun bebek digunakan untuk memberikan rasa baru pada permen kapas. Rasa bumbunya sangat terasa, gurih dan sedikit pedas, aromanya menyerupai ayam betutu namun dengan tektur yang super lembut serta sensasi melt-in-your-mouth seperti permen kapas pada umumnya. Sebelumnya, saya pernah mencoba kreasi lain Kevin yaitu Pop Corn Betutu yang rasanya sungguh lezat.
 
Tokyo Mojito Mocktail (50K)
Calamansi, Shiso Leaf, Soda
Lagi-lagi,dalam hal presentasi, Cuca memang tidak tanggung-tanggung. Detail kecil tidak luput dari perhatiannya. Mereka mendesain label di setiap botol, menciptakan bentuk es batu yang berbeda untuk setiap minuman, sampai kepada bentuk gelas yang juga tidak biasa. Seperti minuman yang saya pesan ini, penyajiannya menggunakan selembar daun shiso serta es batu berbentuk bulat dengan potongan jeruk kalamansi yang menempel.
Rasa minumannya sangat enak! Jeruk kalamansi ini memang tidak terlalu manis, sebaliknya, justru rasa asam yang terasa dominan dengan aroma yang sedikit menyengat khas jeruk yang berasal dari Amerika Latin ini. Tambahan soda membuat mocktail ini terasa lebih menyegarkan.
 
Moo Mocktail (50K)
Low Fat Milk, Dark Chocolate

Minuman yang cocok bagi penggemar minuman manis karena terbuat dari campuran susu dan dark chocolate. Jika memesan versi cocktail, campuran ini masih ditambah dengan hazelnut liquor dan vanilla brandy untuk menambah citarasa. Perpaduan dark chocolate dan susunya cukup seimbang, tidak terlalu creamy dan tidak terlalu manis. Rasa pekat dari dark chocolatenya terjejak jelas di setiap sisipan.
 
Glazed Young Carrot Salad (55K)
Whipped Avocado, Bedugul Strawberry, Cashew Nut, Basil


Salad ini tampil cantik dengan strawberry segar berukuran besar yang diambil dari daerah Bedugul. Di Bali, daerah Bedugul memang terkenal dengan perkebunan strawberrynya yang luas. Sementara wortel panggangnya terasa manis karena olesan madu, tekturnya juga empuk tapi tidak overcooked
Untuk memperkaya rasa, tambahan krim alpukat diberikan sebagai pelengkap salad bersama dengan cacahan kacang mede dan daun basil. Perpaduan apik antara asamnya strawberry yang segar dengan manisnya wortel panggang serta krim alpukat yang rich dan kacang yang crunchy. Definitely, one of my favorite menu here.
 
Jimbaran Bay Squid (60K)
Balinese Black Rice, Ink, Roasted Garlic, Spring Onion


Jimbaran Bay Squid ini merupakan salah satu varian Puddles (sejenis hidangan berkuah) dari Cuca. Seporsi hidangan ini dapat dimakan sampai 2-3 orang. Tampilannya menarik. Sebuah mangkok yang cukup besar dihidangkan di depan saya berisi saus tinta cumi yang berwarna hitam pekat. Kelopak bunga dan bawang goreng menjadi pemanis diatasnya. 
Tekstur beras hitamnya mirip dengan ketan hitam yang lengket. Konsistensi sausnya cukup kental dengan rasa cumi yang pekat. Irisan tipis cumi yang chewy di sela-sela saus juga melengkapi hidangan yang satu ini. Aroma bawang putihnya cukup dominan berpadu dengan gurihnya tinta cumi.
 
Country Pumpkin Chicha (55K)
Sundried Tomato, Spring Onion, Pink Radish, Watercress


Chicha merupakan hidangan yang terinspirasi dari Chorizo, sosis tradisional khas Spanyol yang biasanya terbuat dari daging yang dicincang kasar, dibumbui, dibentuk sedemikian rupa dan kemudian dipanggang hingga matang. Cuca memiliki beberapa varian Chicha, mulai dari wagyu chicha, pork, seafood, ayam hingga pumpkin chicha. Country Pumpkin ini merupakan menu yang direkomendasikan oleh Virginia.
Porsinya tidak terlalu besar, tampak chicha berbahan dasar labu ini dibentuk menyerupai sosis dan diberi berbagai elemen di atasnya untuk memperkaya citarasa. Teksturnya sangat lembut, rasa labu yang manis cukup dominan pada hidangan yang satu ini.  Berbagai macam tambahan bahan di atasnya memberikan tambahan tekstur yang berbeda-beda. Unik! Sekilas, rasa Pumpkin Chicha ini mengingatkan saya akan masakan tradisional Jawa yang bernama Timus.
 
Cocoa 8 (80K)
Warm Dark Chocolate Mousse, Mint Ice Cream, Cocoa Croutons

Pecinta coklat harus mencoba dessert ini. Memang harganya dibanderol cukup mahal, hanya saja sebanding dengan porsinya yang cukup besar. Moussenya terasa sangat lembut dengan rasa bitter khas dark chocolate yang pekat dan creamy. Rasanya yang tidak terlalu manis ini merupakan paduan yang tepat bagi es krim mint homemade buatan Cuca. Perlu digarisbawahi bahwa tidak hanya es krim mint, tapi Cuca membuat sendiri seluruh es krim yang digunakan dalam varian dessertnya, fresh from the scratch.
 
Bali Breakfast (65K)
Sweet Runny Mango, Frozen Passion Fruit, Whipped Coconut



I’m crazy about this dessert. I really do.
Bali Breakfast ini merupakan salah satu dessert terlezat yang pernah saya coba. Presentasi yang datang akan sangat mengejutkan karena dessert ini sekilas tampak seperti telur mata sapi dengan permukaan whipped coconut dan bulatan kuning di tengah yang merupakan saus mangga. Dessert ini mirip dengan kreasi Kevin saat masih bekerja di Shangri-La Singapore sebelumnya. Di bawah lapisan lembut coconut mousse ini terdapat markisa beku yang segar. Paduan rasa manis dan asamnya sungguh tepat, coconut moussenya creamy sekaligus ringan, saus mangga yang rasanya sangat intens ini melengkapi perpaduan sempurna dari semangkok dessert andalan Cuca ini. Another ‘die die must try’ from Kevin!
 
Selesai bersantap, acara kami dilanjutkan dengan tur restoran. Kevin & Virginia memperlihatkan dapur dan preparation room Cuca. Di preparation room Cuca inilah mereka memperlihatkan komitmen Cuca untuk menghadirkan rasa terbaik dari bahan alami lokal, semua es krim, bumbu dapur seperti kunyit bubuk, tepung maizena, pandan bubuk, mustard bubuk, rosemary bubuk, dll diolah khusus untuk menjaga rasa dan aroma asli dari rempah-rempah tersebut.





Jangan lupa untuk mengunjungi pojok Cuca Salt. Garam khusus buatan Cuca ini dijual dalam dua ukuran dan 5 macam jenis yaitu garam untuk sayuran, sapi, ayam, seafood dan pork. Masing-masing garam telah diberi campuran rempah yang berbeda sesuai dengan bahan utamanya masing-masing. Dan yang terpenting adalah, garam ini tidak mengandung MSG meskipun rasanya sangat gurih.
 
Pengalaman makan di Cuca sangat mengesankan bagi saya. Mulai dari menu tapas yang unik, presentasinya yang cantik dan tidak terduga, rasa makanan & minuman yang lezat serta sambutan Kevin & Virginia yang ramah & hangat menjadi pengalaman yang sulit dilupakan begitu saja. Pastinya, jika saya ke Bali lagi, saya akan kembali ke Cuca untuk mencoba menu lainnya (dan juga Bali Breakfast!)
Thank you Cuca, Kevin & Virginia! 



CUCA
www.cucaflavor.com/  
http://cucaflavor.blogspot.com/
Facebook  | Twitter  
Jl. Yoga Perkanthi
Jimbaran Denpasar, Bali 80364
Tel: +62 821 8999 1977

Senin, 26 Agustus 2013

Gadon Daging

Gadon Daging adalah masakan tradisional yang berasal dari Jawa Tengah. Lauk ini terasa sangat berbeda karena tambahan bumbu yang pas dan aroma daun pisang yang khas. Cita rasa daging yang lezat sangat cocok dijadikan lauk nasi hangat. Resep/Foto/Dapur Uji: Budi Sutomo

Bahan:
500 g daging sapi cincang
150 ml santan kental dari ¼ butir kelapa
3 butir telur, kocok lepas
Daun pisang secukupnya

Bumbu:
7 butir bawang merah, haluskan
5 siung bawang putih, haluskan
6 cm lengkuas, potong-potong
12 buah cabai rawit, biarkan utuh
5 lembar daun salam, potong-potong
1 sdm ketumbar, sangrai, haluskan
1 sdt pala bubuk
½ sdt lada halus
1 sdt garam halus

Cara Membuat:
1.  Campur daging cincang dengan kocokan telur, santan, bawang putih, bawang merah, ketumbar, lengkuas,cabai rawit, pala, lada, dan garam. Aduk rata.
2.  Ambil satu lembar daun pisang. Letakkan daun salam dan dua sendok makan adonan gadon di atasnya.Bungkus dengan cara ditum. Lakukan hingga adonan habis.
3.     Kukus selama 35 menit atau hingga gadon matang. Angkat.
4.   Atur gadon di atas piring saji. Hidangkan sebagai lauk.
Untuk 7 porsi

Tip:
-          Ditum adalah metode membngkus menggunakan daun seperti ketika membungkus nasi rames.

-          Adonan gadon juga bisa dikukus menggunakan pinggan tahan panas.

Salad Daging Saus Mayones

Dalam susunan menu kontinental, salad biasanya digunakan sebagai hidangan pembuka dingin (cold appetizer) atau sebagai  pelengkap hidangan utama (main course). Komposisi salad biasanya terdiri dari underliner (alas dari daun selada), body ( isi salad), dressing (saus salad), dan garnish (hiasan). Mau mencoba membuat salad. Resep berikut layak Anda coba. Resep/Foto/Dapur Uji: Budi Sutomo.

Bahan:
60 g daun selada romaine, potong-potong
150 g daging sapi, potong dadu, rebus, tiriskan
150 g kentang, potong dadu, rebus, tiriskan
150 g wortel, potong dadu, rebus, tiriskan
100 ml saus mayones
1 sdm saus tomat
1 sdt acar bawang putih, cincang

Cara Membuat:
1. Campur mayones dengan saus tomat dan cincangan acar bawang putih. Aduk rata. Dinginkan di dalam kulkas.
2. Campur semua bahan salad. Dinginkan di dalam kulkas selama 1 jam.
3. Penyajian: Siapkan mangkuk saji. Masukkan campuran salad dan siram atasnya dengan mayones. Hidangkan dingin.
Untuk 4 porsi

Tip:
Jika tidak tersedia acar (pickle) bawang putih, bisa diganti dengan merendam bawang putih selama 3 jam di dalam larutan air, cuka, gula, dan garam. Tiriskan dan cincang. Merebus daging dan sayuran sebaiknya air perebusan ditambahkan dengan sedikit garam.


Omah Lodhong, Cumi Sauce Tiram


Nama    : Omah Lodhong
Jenis      : Rumah Makan
Menu     : Cumi Sauce Tiram
Harga    : Rp 9.000
Buka      : Setiap Hari
Pukul     : 15-24
Alamat  : Jl Patangpuluhan 48 Yk
Telp       : 0274-415485

Sebelumnya tidak banyak tempat nongkrong yang ada di bagian barat Yogyakarta, namun mengikuti perkembangan yang ada perlahan-lahan mulai bermunculan, salah satu yang bisa dijadikan refrensi adalah Omah Lodhong. Terletak di daerah Patangpuluhan rumah makan yang biasa di sebut kedai kongkow ini menawarkan banyak pilihan menu yang tidak asing dilidah serta ringan di kantong, salah satunya cumi sauce tiram, dengan harga yang murah yakni Rp 9.000 namun tidak mengurangi cita rasa yang ditawarkan. Sauce kental dengan rasa pedas asam dan manis sangat cocok dinikmati dengan sepiring nasi.

Saran & Kritik
nih wat yang rumahny di bagian barat jogja, setelah sekian lama gersang dr dunia pergaulan, skr gak sah jauh2 ke utara, disini dah cocok, tmptny lumayan hrgny jg gak bikin ngos2an. berdasarkan peta kulinerku, dr ratusan tmpt kuliner yg aku liput baru 2 tmpt yg letaknya di sebelah barat jogja. mulai besok deh coba jelajah bagian barat biar adil. [Brian]

Masakan : 3
Pelayanan : 3
Suasana : 4

Harga: 3

Aloha Terrace

Beberapa waktu yang lalu saya diundang oleh Aloha Terrace pada saat Grand Opening mereka. Lokasinya terletak di Bintaro, sedikit jauh memang dari pusat kota Jakarta. Restorannya berada di deretan ruko-ruko dan mengambil tema Hawaii untuk menu makanan yang diusungnya.
Dari bagian depan, saya masuk dan disambut dengan pemberian Lei, kalung bunga khas Hawaii dan dipersilahkan naik ke lantai 2. 




Bagian bawah restoran ini tidak terlalu luas, terdapat beberapa meja panjang dan bangku-bangku yang berada dalam satu deret. Yang menarik adalah hiasan dindingnya yang menggunakan papan surfing serta gambar-gambar cerah bernuansa hawaii. Dindingnya bercorak batu bata dan berwarna putih, menciptakan kesan bersih pada Aloha Terrace.

Lantai dua terdiri memiliki area yang sedikit lebih luas. Terdapat bagian teras yang dibuat semi outdoor sehingga dapat digunakan bagi para perokok. Pada salah satu sisinya berisi wine cellar yang berwarna senada dengan dinding.


Sambil mencicipi berbagai menu andalan dari Aloha Terrace, selama acara berlangsung kami disuguhi penampilan gadis cantik finalis The Voice, Monika Yulianti dan Hula Dance dari Ms. Makiko Takano.

Tropical Panchi (33K)
Sari buah-buahan tropis yang dipadu dalam mocktail ini terasa menyegarkan dengan hint rasa orange dan nanasnya. Saya lebih suka mocktail ini dibandingkan dengan Blue Hawaii karena rasa manisnya lebih pas untuk selera saya.

Mango Chichi (33K)
Paduan antara mangga dan santan kelapa membuat unik salah satu signature drink dari Aloha Terrace ini. Rasanya tidak terlalu 'berat' dan menyegarkan. 

Blue Hawaii (33K)
Minuman ini merupakan campuran dari tropical fruit, namun rasanya didominasi oleh rasa nanas yang menyegarkan karena ada semburat rasa asam saat meminumnya.


Mango Frappuccino
Minuman rasa mangga ini tidak mengandung kopi, teksturnya malah agak kental dan creamy, mirip dengan milkshake

Blackcurrant Frappuccino
Ini favorit saya, rasanya segar. Manis dan asamnya pas!

Mango Latte
Paduan antara sirup mangga dan susu ini cukup unik. Saya pikir rasanya akan cepat membuat eneg, terlebih karena disajikan hangat. Tapi ternyata mango latte ini cukup enak dan ringan dengan aroma wangi mangga yang kuat ketika dihirup.

Hawaiian Poke Combo (38K)



Menu ini merupakan menu starter andalan Aloha Terrace karena isinya yang cukup lengkap yaitu Ahi Poke, Lomi-Lomi Salmon dan Tako Poke. Yang paling saya suka adalah Ahi Poke yang berupa potongan fillet tuna segar yang dibumbui sampai meresap ke dalam daging tunanya. Lomi-Lomi Salmon juga enak karena salmon yang digunakannya benar-benar fresh dan meskipun ditambahkan alpukat, tapi (untungnya) tidak terlalu terasa. Sedangkan Tako Poke yang dibumbui dengan saus kimchi ini menurut saya teksturnya masih kurang empuk, sehingga agak sulit untuk dikunyah.

Calamari (38K)


Yup, ini adalah cumi goreng tepung ala Aloha Terrace. Seporsi Calamari ditemani oleh saus tartar yang juga lezat. potongan cuminya tebal dan empuk. Ketika digigit, cuminya juga tidak lepas dari lapisan renyah tepungnya sehingga tidak berantakan. Recommended!

Mochiko Chicken (38K)

Mochiko Chicken adalah ayam goreng tanpa tulang berbalut tepung beras Jepang. Enak! potongan ayamnya juicy dengan lapisan luar yang renyah dan gurih spicy yang samar-samar terjejak di mulut ketika dikunyah.  

Mahi Mahi Style Frito (40K)



Mahi Mahi adalah fillet ikan Mahi Mahi yang digoreng dengan tepung. Hanya saja tepungnya tidak setebal ayam ataupun Calamari. Daging ikannya fresh dan bertekstur padat, ini juga cocok disandingkan dengan saus tartar.

Pineapple Rice (50K)

Penyajian nasi goreng di Aloha dibuat dengan cukup atraktif karena menggunakan setengah nanas yang dikerok bagian dalamnya. Nasi goreng yang berukuran cukup besar ini berisi potongan kecil udang, smoked beef, sayuran dan juga potongan nanas. Menurut saya rasa bumbu dari nasi goreng ini masih kurang kuat.  

Original Loco Moco (48K)

Menu khas Hawaii yang sudah mendunia ini tentu saja patut dicoba. Nasi putih, beef patty, nanas yang di pan fried serta telur mata sapi ini cukup mengenyangkan. 


Tekstur nasinya enak, agak lengket dan pulen sehingga bisa diangkat sumpit dengan mudahnya. Beef pattynya sendiri juga gurih siraman saus original yang manis. Nanasnya memberikan tambahan tekstur pada hidangan ini. Sayangnya, ketika dibelah, telur mata sapinya tidak sampai meleleh. Kalau saja sausnya lebih banyak lagi, Loco Moco ini juara sekali! Untuk menikmati Loco Moco ini Aloha Terrace menyediakan dua pilihan saus, yaitu Original (tomato) dan Teriyaki.


Lomi Lomi Salmon (55K)


Varian rice bowl ini berisi salad salmon seperti pada menu Poke Combo hanya saja porsi sayurannya jauh lebih banyak. Lomi Lomi sendiri diambil dari cara penyajian khas Hawaii dimana daging ikan dicampur dengan sausnya dengan menggunakan tangan.
Daging salmon dilumuri oleh saus yang agak creamy, masih dengan potongan-potongan kecil alpukat di atasnya. Potongan salmonnya tebal-tebal, sama sekali tidak amis dan saladnya fresh!

Steak Bowl (50K)

Rice bowl dengan daging sapi lokal yang dipanggang ini dibumbui dengan saus teriyaki. Teksturnya cukup empuk dengan rasa agak manis yang meresap hingga ke bagian dalam daging.Yang membuatnya bertambah sedap adalah taburan bawang putih goreng di atasnya yang harum dan renyah.

Mango & Coconut Pudding 




Sebelum acara santap siang itu berakhir, kami masih diberikan puding mangga dan kelapa untuk hidangan pencuci mulut. Saya suka keduanya, Puding kelapa dapat menjadi pilihan jika ingin puding dengan rasa kelapa yang thick tapi tidak terlalu creamy dengan tekstur puding yang agak padat. Sedangkan puding mangga teksturnya lebih lembut, hampir seperti panacotta dengan rasa yang legit. Keduanya diberi 'vla' santan yang light pada bagian atasnya, untuk mengimbangi manisnya puding.

Aloha Terrace cukup total dalam menyuguhkan konsep hidangan Hawaii kepada konsumennya, mulai dari hal kecil seperti penataan tempat, hiasan bunga pada setiap menu makanan sampai dengan pemilihan chef berdarah Jepang yang telah memiliki banyak pengalaman dalam kuliner Hawaii. Pelayanan yang ramah dan sigap juga menjadi salah satu nilai tambah restoran yang sudah mulai beroperasi dari bulan Mei kemarin.






ALOHA TERRACE
www.aloha-terrace.com
Facebook  | Twitter  
Jl Boulevard Bintaro Jaya Pusat
Kawasan Niaga Ruko Arcade II, Block B.C32 Bintaro

(021) 2951 1823

Jumat, 23 Agustus 2013

Altitude at The Plaza

Tidak banyak restoran di Jakarta yang menawarkan pengalaman bersantap di ketinggian gedung pencakar langit. Salah satunya adalah Altitude yang hadir di Jakarta sejak bulan April lalu di lantai 46 The Plaza Building. Altitude yang berarti ketinggian ini terdiri dari 3 restoran high cuisine yaitu Salt Grill, Enmaru dan Gaia dengan konsep yang berbeda-beda.

SALT GRILL by Luke Mangan
Salt Grill adalah restoran yang mengusung menu dengan sentuhan gaya Australia. Di bawah pimpanan Chef Luke Mangan, Salt Grill sudah terlebih dulu mendulang sukses di beberapa negara seperti Australia, Singapore dan Tokyo sebelum akhirnya membuka cabang di Jakarta.





 
Salt Grill berkonsep modern casual dining meskipun penataan meja dan interiornya cukup resmi. Terdapat dua private room yang dapat digunakan untuk lunch atau dinner meeting dan acara-acara pribadi lainnya. Jika ingin menikmati makanan lezat buatan Chef MJ Olguera seraya melihat pemandangan bundaran HI dari atas, maka Salt Grill adalah pilihan yang paling tepat.


ENMARU 
Tidak jauh berbeda dengan Salt Grill, Enmaru sudah terlebih dahulu mengokohkan kakinya di Singapore dan Jepang sebelum memasuki Indonesia. Di bawah tangan dingin Chef Takashi Tomie, Enmaru menyajikan aneka masakan Jepang dengan bahan baku premium yang diimpor langsung dari negeri sakura tersebut. Contohnya menu sashimi Enmaru terbuat dari ikan yang diimpor langsung dari Pasar Ikan Tsukiji di Tokyo.






Dengan dominasi kayu pada furnitur dan hiasan dinding serta pernak pernik yang kental dengan nuansa oriental khas Jepang, Enmaru sukses menciptakan atmosfir Jepang modern & shopisticated saat memasuki restorannya.


GAIA by OSO Ristorante
Gaia merupakan fine dining restaurant di bawah pimpinan Kenny Lim, sang executive chef yang menyediakan aneka menu khas daerah utara Italia dan mengkombinasikannya dengan aneka premium wine Perancis dan Italia yang tersedia disana. Penataannya sekilas mirip dengan Salt Grill hanya saja, Gaia terlihat lebih classy dengan pemilihan warna interior dan furniturnya yang tidak terlalu colourful. Terdapat satu private room dengan pemandangan daerah tanah abang Jakarta yang tidak kalah cantik di malam hari. 







Saya beruntung kali itu mendapatkan dinner invitation dari Altitude dan bisa mencicipi aneka menu andalan dari ketiga restoran di atas.

BEVERAGES
Virgin Mojito


Refreshing, fresh, thirst quencher, you name it!

Foie Gras Chawanmushi 
-ENMARU-


Menu appetizer pertama ini datang dari Enmaru, chawanmushi diberi potongan foie gras dan dibumbui dengan saus teriyaki. Ini adalah chawan mushi terenak yang pernah saya coba. HANDS DOWN! Foie grasnya sangat lembut, chawanmushinya juga creamy dan lembut dengan rasa gurih dari siraman saus di bagian atasnya. Hal ini masih ditunjang dnegan penyajiannya yang cantik. Satu-satunya yang disayangkan dari menu ini adalah porsinya yang kecil.

Assorted 5 Kinds of Sashimi  
-ENMARU-


Keahlian Chef Takashi Tomie tidak berhenti sampai di Chawanmushi saja, sajian sashimi dari Enmaru ini membuat kami berdecak kagum karena tampilannya yang memukau. Menurut Chef Takashi, penyajian sashimi dari Enmaru tidak monoton, sebagai contoh mereka menyajikan beberapa bentuk penyajian sashimi yang terdiri dari Kanpachi (Kakap ekor kuning), ootoro (sashimi dari daging perut Tuna), Kinmedai, Uni (Bulu Babi) dan Tsubugai yang diimpor langsung dari Tsukiji Fish Market di Tokyo.



Rasanya juga lezat, favorit saya tentu ootoro yang memiliki tekstur sangat lembut dan juga gurih. Hampir seperti meleleh di dalam mulut. Semua sashiminya terjaga kualitas dan kesegarannya, tidak ada yang terasa kurang fresh saat dicicipi.


Fish to Share: Stir Fry of Crab Meat, Shitake Mushrooms, Charsiu Sauce, Sugar Peas and Confit Eschalot  
-Salt Grill by Luke Mangan-



Ikan Barramundinya dimasak dengan tingkat kematangan yang pas, tektur dagingnya padat dipadu dengan siraman saus kepiting dan jamur shitake yang gurih. Bagian bawahnya diberi kacang kapri yang masih renyah. Hidangan ini dilengkapi dengan Mashed Potato yang diberi truffle oil (salah satu mashed potato terenak yang pernah saya makan!) dan  Heirloom Tomato Salad yang ringan dan menyegarkan. Paduan pas bagi mashed potato yang creamy dan gurihnya fillet Barramundi. Untuk menambah kelezatannya, sebelum makan, jangan lupa untuk menambahkan perasan jeruk lemon di atasnya.

Boneless Chicken Leg Stuffed with Porcini Mushroom  
-GAIA Ristorante-



Main course selanjutnya datang dari GAIA Ristorante. Fillet paha ayam yang gurih diisi dengan porcini mushroom. Bagian bawahnya terdapat potongan asparagus yang renyah dengan tekstur yang penuh serat. Ayamnya sendiri terasa empuk dan juicy.


Passion Fruit Ketel One Vodka
Vodka, brown, sugar, monin syrup, passion fruit, lime juice



Minuman beralkohol ini merupakan salah satu minuman andalan yang banyak dipesan. Rasanya manis dan segar dan memang menjadi favorit banyak orang pada malam itu.

Pannacota, Tiramisu and Orange Cake 
-GAIA Ristorante -



Trio dessert berupa Pannacota, Tiramisu dan Orange Cake yang disajikan sebagai penutup dinner malam itu juga berasal dari GAIA Ristorante. Orange Cakenya enak namun tidak spesial menurut saya, cakenya padat dengan tekstur yang agak kasar, mirip seperti madeleine yang pernah saya coba di Madleine Bistro. Tiramisunya cukup enak, creamnya tidak terlalu berat dengan sentuhan aroma kahlua yang ringan, sedangkan pannacotanya adalah bintang utama pada dessert malam itu! Super lembut, super creamy dengan manis yang pas dan tekstur yang cukup padat untuk dapat dipotong rapi. Saya pasti akan memesan pannacota jika bertandang mengunjungi GAIA di lain waktu.



Acara bersantap kami malam itu masih dimeriahkan oleh perayaan kecil ulang tahun Hans dari Altitude serta kunjungan Romi Rafael sebagai entertainer tetap Altitude ke meja kami. Jika datang di saat jam makan siang, baik Enmaru maupun Salt Grill menyuguhkan pilihan lunch package dengan harga terjangkau yang bisa dipilih. Saya sendiri sangat menikmati makan malam dengan aneka hidangan lezat dari ketiga restoran Altitude ditemani dengan pemandangan pusat kota yang sangat indah di malam hari. 


Definitely will coming back for more.
Terima kasih Altitude!




ALTITUDE The Plaza
Salt Grill by Luke Mangan | ENMARU Japanese Restaurant | GAIA by OSO RISTORANTE

Facebook  | Twitter
The Plaza Tower, 46th fl. Jl. M.H. Thamrin Kav. 28-30 Jakarta 10350
(021) 2992 2448