Jumat, 19 Juli 2013

E & O Private Dinner

Saya sangat senang saat menerima undangan private dinner dari E&O Jakarta, apalagi pada acara dinner kali ini kami akan mendapat kesempatan untuk bertemu dan berbincang langsung dengan chefnya, yaitu Will Meyrick. Chef Will Meyrick ini adalah pemimpin dapur Sarong dan MamaSan yang sudah menuai sukses lebih dulu di Bali. Ia terkenal dengan julukan the Street Food Chef karena dalam mempelajari masakan Asia yang menjadi passionnya, ia tidak pernah belajar memasak dari sekolah masak atau chef ternama melainkan langsung dari penduduk setempat. Hal ini bertujuan agar masakannya tidak kehilangan karakter asli dan citarasa hidangan lokal yang sebenarnya.



Berkolaborasi dengan grup pemilik Loewy, Will Meyrick mendirikan E&O (Eastern & Oriental) yang menyajikan hidangan bernuansa Indocina (Thailand, Vietnam, Burma) dengan sentuhan menu tradisional Indonesia seperti yang tercantum di beberapa list menunya. Restoran ini menyajikan hidangan dengan gaya ‘makan tengah’ atau dengan kata lain sharing food.  Seperti di Sarong dan juga MamaSan, ia masih berduet dengan Chef Palm Amatawet sebagai partner in kitchen crime.


Interiornya bernuansa fine dining dengan sentuhan gaya kolonial. Hal ini terlihat dari penataan furnitur yang disusun sedemikian rupa membentuk lorong panjang. Pencahayaan yang redup dan pemilihan pernak pernik antik yang menghiasi hampir di setiap penjuru restoran memperkuat kesan yang elegan dan romantis. 

PS : Karena pencahayaan restoran yang redup dan skill foto saya yang masih amatir , maaf jika banyak gambar yang kurang jelas ataupun blur. 

Pineapple Coriander Margarita (90K)

Silver Tequila, Homemade Lime Juice, Pineapple, Coriander Root 


Saat datang, saya memilih untuk memesan Pineapple Coriander Margarita tanpa alkohol. Rasanya segar dengan daun ketumbar segar dan garam yang memenuhi bagian pinggiran gelas. Paduan rasa asam lemon, manisnya nanas dan asinnya garam yang pas di lidah. Unik! 

Salmon Betel Leaf with Galangal, Dried Shrimps, Roasted Chillies, Coriander and Salmon Roe (32K/each) 


Canape ini disajikan tidak lama setelah saya datang. Tampilannya cukup unik dimana semua bahan isian diletakkan di atas daun sirih. Cara memakannya cukup tekuk daunnya untuk membungkus isian dan masukkan dalam mulut dalam sekali suap. Saya suka dengan paduan tekstur salmon dan udang keringnya yang terasa renyah saat dikunyah.
 
Chicken and Prawn in Egg Net with Peanuts, Lemongrass, Mint and Pickled Cucumber and Shallots Relish (65K)


Jenis lain dari Canape yang disajikan ini juga tidak kalah lezatnya. Di Canape yang ini, isian ayam dan udangnya cukup generous, bumbunya terasa lebih light dengan cacahan kacang yang gurih. 
 

Selection of Northern Thai Relishes with "Nam Prik Ong", "Nam Prik Goong", "Nam Prik Num" and Crispy Tempura Vegetables (125K) 


Tempura sayuran ini disajikan dengan 3 macam condiment tradisional Thailand berupa Nam Prik Ong (ayam & tomat), Nam Prik Goong (udang, cabe dan fish sauce) dan Nam Prik Num (terong, cabai hijau, bawang putih) serta semangkok sayuran segar seperti layaknya lalapan. Cara memakannya adalah dengan mengolesi sayuran segar dengan condiment, meletakkan sebagian tempura dan menggulungnya sebelum dimakan.
Nam Prik Ong terasa asam manis dengan base saus tomat, sedangkan Nam Prik Goong yang pedas adalah favorit saya. Nam prik Num terasa lebih mild dengan tingkat kepedasan dibawah Nam Prik Goong.
 
Southern Hot and Sour Soup of Fish with Tamarind Leaves, Turmeric, Chillies, Lime Leaves and Coriander (80K / 140K) 


Menu kedua adalah sup ikan asam manis khas Thailand. Sup ikan ini berisi potongan tebal daging ikan dengan aneka macam rempah yang menjadi campurannya. Kuahnya berwarna keruh kekuningan dan aromanya wangi memikat. Daging ikannya sendiri tidak overcooked dan fresh. Rasa asam manis yang kuat memang menjadi daya tarik bagi sup yang menyegarkan ini. 


Hint : saya nekat menggigit cabe merah yang terdapat di dalam sup karena ingin mendapat sedikit rasa pedas. Hal ini justru berakhir dengan mata yang berkaca-kaca dan panas yang membakar sudut bibir. Kecuali anda kuat dengan hidangan super pedas, jangan coba merusak citarasa sup yang sudah lezat dengan cabe merah yang ‘berbahaya’ ini.

Grilled Beef Salad with Green Mango, Shallots, Peanuts, Mint and Nahm Jim Jauw (90K) 


Salad khas Thailand yang berbahan dasar mangga muda ini wajib dicoba jika bertandang ke E&O. Saya ulangi sekali lagi, wajib dicoba!
Rasa asam mangga berpadu sempurna dengan gurihnya cacahan kacang dan saus Nahm Jim Jauwnya yang gurih ringan. Juaranya tentu saja daging yang dipanggang medium dengan teknik slow cooking yang terasa super lembut dan juicy. Paduannya benar-benar sempurna dan super lezat!
 

"Choo Chee" of Crispy Barramundi with Chili and Thai Basil (170K) 


Hidangan favorit saya ini terbuat dari Ikan Barramundi yang digoreng kering sebelum disajikan dengan saus kental berwarna kemerahan seperti kari. Ukurannya tidak terlalu besar, namun cukup untuk menjadi lauk makan 3-4 orang malam itu. 
Tidak ada bau amis yang menyergap hidung, ikannya renyah di lapisan luar dan lembut di bagian dalamnya. Saus karinya justru terasa agak manis, saat dikunyah lamat-lamat terasa rasa gurih dan pedas yang terjejak di lidah. Hidangan ini disajikan dengan Jasmine Rice yang diimpor dari Thailand dan juga roti Canai. Nasinya pulen dan wangi, sangat cocok menjadi pendamping hidangan yang satu ini.
 

Massaman Curry of Slow Braised Lamb Shank with Cardamom, Shallots, Pumpkin and Tamarind (170K) 


Kari Massaman ini merupakan kari khas Thailand yang berasal dari kaum muslim. Umumnya, kari ini disajikan dengan daging sapi ataupun kambing. CNNGo bahkan menobatkannya menjadi salah satu hidangan terenak di Asia.
Wajar saja karena ternyata campuran rempah-rempah yang kompleks ini berpadu menjadi rasa gurih ringan di setiap suapannya. Rasa karinya cenderung ‘aman’ dengan sedikit hint rasa manis. Dagingnya empuk dan lembut, tidak ada aroma prengus yang menganggu sama sekali. Saya suka sekali menyandingkan kari massaman ini dengan roti canai.
 
Twice-Cooked Beef Short Ribs with Sweet Fish Sauce, Cucumber and Nam Pla Prik (220K) 


Hidangan ini terdiri dari 3 elemen, yaitu short ribs beef yang luar biasa empuk dan manis dan Nam Pla Prik yang terdiri dari cabe Thailand bubuk serta fish sauce. Cara memakannya adalah dengan menaruh sejumput cabe bubuk di atas daging dan kemudian mencelupkannya ke fish sauce yang asin. Perpaduan antara rasa manis daging, pedas dari cabe bubuk dan asinnya fish sauce ini menciptakan rasa penuh sensasi di lidah.
 
Cocoa Ganache with Peanut Butter Palm Sugar Ice Cream and Honeycomb Crumble (50K) 


Es krim homemade dengan rasa selai kacang yang intens  berlapis coklat ganache yang pekat dengan tingkat kemanisan sedang dan crumble yang renyah dan manis ini juga tak kalah lezat. Menyendok sampai ke dasar gelas sehingga semua bagian terangkat dalam satu suapan adalah cara terbaik menikmati dessert yang satu ini.

Durian Panna Cotta with White Sticky Rice (50K)
 


Saya adalah penggemar berat durian, jadi dessert ini adalah salah satu menu yang saya tunggu-tunggu. Untuk menikmatinya, seporsi durian Panna Cotta ini disajikan dengan dua bongkah kecil ketan. Enak! Tekstur creamy dan lembut dari panna cotta perlahan berpadu dengan manisnya durian yang legit dan tekstur liat ketan yang gurih. 
Semakin dikunyah, maka rasa dari panna cotta ini semakin kuat dengan penuh dengan rasa durian yang tidak terlalu kuat. Satu lagi masterpiece dari Chef Will Meyrick yang wajib dicoba.


Acara malam itu adalah salah satu pengalaman makan saya yang tidak terlupakan karena sekali waktu Chef Will dan Chef Palm menyempatkan diri untuk menyapa bahkan untuk ikut duduk, bergabung dan berbincang santai bersama kami. Malam itu memang jelas terlihat bahwa Chef Will dan Chef Palm adalah dynamite duo yang memasak tidak hanya sekedar menggunakan skill yang mereka punya, melainkan juga dengan apresiasi dan kecintaan mendalam terhadap masakan Asia.






Facebook  | Twitter | Instagram  
Menara Rajawali 1st Floor 
Jl. Ide Anak Agung Gde Agung Lot #5.1 
Kawasan Mega Kuningan Jakarta Selatan 
(021)2902 3418

  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar