Rabu, 21 Agustus 2013

Pisang Goreng Enak di ITC Mangga Dua Jakarta

Jakarta Utara - Pisang Goreng (banana fritters) adalah makanan ringan yang dapat kita jumpai di Indonesia, Singapura dan Malaysia. Pisang goreng biasanya dijadikan sebagai penganan untuk sarapan yang ditemani dengan segelas kopi. Pisang goreng umumnya berbahan dasar pisang raja atau pisang kepok yang dilumuri dengan adonan tepung terigu (kadang dicampur juga dengan tepung beras) yang kemudian digoreng dalam minyak yang panas.

Penjual pisang goreng sangat mudah kita jumpai di pinggir jalan, mulai dari pedagang kaki lima yang menggunakan pikulan, gerobak dorong, hingga rumah makan ataupun cafetaria. Variasi dari pisang goreng tersebut juga beraneka ragam, seperti ada pisang goreng Pontianak yang dimakan dengan sambal kacang, pisang goreng yang dipakai parutan kelapa, ataupun pisang goreng biasa.



Baru-baru ini penulis mendapatkan satu penjual pisang goreng yang cukup enak dan berbeda dengan pisang goreng yang disajikan di tempat lain. Keistimewaan dari pisang goreng yang ini adalah terletak pada cara penggorengannya. Sepertinya pisang goreng ini digoreng dengan minyak yang dicampur dengan mentega, sebab terasa gurihnya rasa mentega.

Penjual pisang goreng ini berlokasi di ITC Mangga Dua tepatnya di Lantai 2 Blok A (sebelah kantin Rejeki; No. 3)

Rasa dari Pisang goreng ini memang berbeda dengan pisang goreng yang pernah penulis beli. Ketika digigit terasa renyah dan lembut dan beraroma mentega. Rasanya sangat gurih dan enak. Walaupun hanya merupakan kuliner biasa yang sangat mudah dijumpai di berbagai tempat, namun pisang goreng yang satu ini patut untuk dicoba. Sepotong pisang goreng dihargai sebesar Rp 3.000.

Shang Palace

Beberapa waktu yang lalu saya mendapat undangan dari Shang Palace, Chinese restaurant dari Shangri-La Hotel, Jakarta. Shang Palace ini terletak di lantai 1,  lokasinya bersebelahan dengan Satoo, salah satu restoran buffet terbaik di Jakarta yang juga dimiliki oleh Shangri-La. Shang Palace ini didesain dengan model China klasik yang glamor dan elegan dengan dominasi warna merah dan emas di seluruh penjuru restoran. Dengan 6 private room dan Lotus Ballroom yang dapat digunakan sebagai tempat resepsi, Shang Palace dapat menampung lebih dari 300 orang di dalamnya. 













Dikepalai oleh Benson Fok Ping Kong selaku Executive Chef, Berbagai hidangan khas Kanton menjadi andalan Shang Palace, selain itu olahan seafood segar yang diambil langsung dari akuarium besar yang terletak di dalam restoran yang juga menjadi aneka hidangan yang diunggulkan disini. Bahkan jika mau, pengunjung diperbolehkan untuk memilih sendiri jenis seafood yang diinginkan untuk diolah.












 
Kolak & Kurma



Karena pada saat itu sudah memasuki bulan puasa, kami mendapat hidangan pembuka berupa kolak dan kurma.
 
Lobster with Spicy Sauce (228K)



Penyajiannya sangat atraktif. Cangkang lobster disajikan sebagai hiasan bersama daun selada, sedangkan dagingnya sendiri sudah tersusun apik di depannya dengan siraman spicy sauce dan potongan mangga di bawahnya. Lobsternya mengeluarkan rasa manis alami, kematangannya juga pas. Rasa pedas dari sausnya ringan dan samar-samar, potongan mangga memberikan sentuhan rasa segar pada hidangan ini.
 
Minced Beef Soup with Spinach (68K)




Tampilan lain dari sup ini diperoleh dari cincangan halus daun bayam sehingga sekilas mirip sekali dengan rajangan daun bawang pada sup bening. Sebagai tambahannya, sup ini juga berisi kocokan telur dan juga telur puyuh untuk mempercantik tampilannya. Konsistensi supnya kental dengan daging cincang yang cukup banyak. Sup yang gurih ini paling enak dinikmati selagi masih hangat.
 
Deep Fried Boneless Chicken with Almond Flakes on Lemon Sauce (78K)



Ayam saus lemon memang merupakan salah satu menu khas dari Chinese Food, namun di Shang Palace ayam tersebut masih diberi balutan kacang almond yang super renyah. Karena kacang almondnya sendiri sudah terasa gurih, maka hidangan ini terasa lezat. Asam dari saus lemonnya juga tidak menyengat, sayang bagi saya ayamnya overcooked, sehingga teksturnya menjadi kurang juicy.
 
Chef’s Special Stewed Pork Rib served with Chinese Bread (88K) – Non Halal


Hidangan yang terdiri dari roti mantau dan potongan iga babi ini banyak mendapat pujian dari teman-teman yang menikmatinya malam itu. Untuk lebih jelasnya dapat dibaca di blog milik Yenny, Soya dan Hans.
 
Braised Whole Abalone and Goose Web with Bailing Mushroom (188K)


Ini pertama kalinya saya mencoba abalone, ternyata rasanya enak! Teksturnya sangat juicy dan sedikit chewy. Abalone adalah sejenis kerang yang berukuran cukup besar dan harganya sangat mahal. Di Cina sendiri, Abalone yang sering disebut dengan kerang mata tujuh ini dikenal sebagai makanan keberuntungan. Biasanya, abalone hanya disajikan di acara-acara spesial dimana tidak semua orang bisa menikmatinya.
Seporsi menu ini disajikan dengan jamur bailing dan juga kaki angsa. Ini juga pertama kalinya saya makan kaki angsa. Rasanya gurih dengan sedikit lapisan daging di sela-sela tulangnya, karena dimasak hingga sangat empuk, jadi saya tidak terlalu kesulitan untuk menyantapnya.
 
Live Crab with Chilli Sauce (38K/100gr)




Tampilan kepiting segar berlumur saus pedas ini sangat menggugah selera. Dibantu dengan alat pembuka cangkang, kami langsung asik sendiri menikmati daging kepiting yang kaya rasa ini. Dagingnya pun banyak dan tebal, konsistensi sausnya pas, rasa gurih pedasnya sedang dengan sedikit semburat rasa asam. Super yummy!
 
Homemade Bean Curd with Vegetarian Ham, Shimeji, Mushroom and Dried Scallops (78K)


Hidangan vegetarian ini tidak lantas mengurangi kelezatannya. Tekstur homemade tofunya renyah di lapisan luar dan super lembut di bagian dalam. Campuran jamurnya chewy dan potongan vegetarian hamnya tebal disiram dengan kuah gurih yang kental.
 
Shang Palace Yang Zhou Fried Rice (88K) – Non Halal


Nasi goreng Yang Zhou adalah salah satu menu khas di berbagai Chinese  restoran. Isian nasi gorengnya cukup banyak dan bervariasi di setiap restoran, namun ada beberapa macam bahan yang wajib ada seperti nasi, potongan char siu, udang, kuning telur dan daun bawang. Potongan Char Siu ini merupakan bahan terpenting dalam membuat Nasi Goreng Yang Zhou ini karena memberikan rasa manis yang spesial di hidangan ini. Bagi non-muslim, Nasi Goreng Yang Zhou ini sepertinya menjadi salah satu menu yang wajib dicoba jika bertandang ke Shang Palace.
 
Almond Bean Curd with Mixed Fruits (35K)



Tekstur kembang tahu almond ini terasa mirip seperti agar-agar. Rasa almondnya tidak terlalu kuat, dengan kuah bening dan potongan buah yang terasa manis. It was okay.
 
Chilled lemon Grass jelly with Lime Sorbet (35K)


Perpaduan baik antara jelly beraroma sereh dengan satu scoop es krim rasa jeruk nipis. Aroma dan rasa serehnya tidak terlalu kuat sehingga tidak mengacaukan rasanya. Jellynya sendiri juga tidak terlalu manis. Jauh lebih enak daripada yang saya pernah makan di restoran lainnya (lihat disini).

Chilled Mango Pudding (35K)


Presentasi yang cantik datang dari dessert berbahan dasar mangga ini. Pudingnya terasa lembut dengan rasa mangga yang kuat.
 
Chilled Avocado Puree topped with Coconut Ice Cream (35K)


Creamy dan lembut adalah gambaran yang tepat bagi dessert yang satu ini. Es krim kelapanya legit, jadi pelengkap yang cocok untuk puree alpukat dengan rasa yang cukup pekat.
 
Chilled Mango Sago Cream (35K)



I Love it. Sepertinya dessert berbahan dasar mangga dari Shang Palace menjadi favorit saya malam itu. Dessert yang satu ini benar-benar lezat! Semua komponennya berpadu dengan sempurna, sedikit creamy dengan sentuhan rasa mangga yang lembut dengan tambahan tekstur kenyal dari sago (mutiara yang terbuat dari tepung tapioka). Highly recommended!


Shang Palace menjadi tempat yang saya rekomendasikan jika ingin merasakan pengalaman bersantap hidangan khas Kanton yang berkualitas dengan ambiance yang elegan sekaligus cozy. Terima kasih Shang Palace dan Shangri-La!



SHANG PALACE 
Shangri-la Hotel Jakarta
Level 1 Kota BNI JL. Jend. Sudirman Kav. 1
Jakarta, 10220
(021) 2922 9999

Senin, 19 Agustus 2013

Piesta Duren, Soup Duren Coklat


Nama    : Piesta Duren
Jenis      : Kedai
Menu     : Sop Duren Coklat
Harga    : Rp 15.000
Buka      : Setiap hari
Pukul     : 10-21
Alamat  : jl Tamsis No 67
Telp       : 085645712627

Tidak sulit menemukan menu olahan durian di Yogyakarta mulai dari dessert hingga minuman, salah satu kedai yang menawarkan beragam menu olahan durian yang lengkap adalah Piesta Duren. Dibeberapa tempat untuk menu durian biasanya hanya sedikit menggunakan buah durian asli dan sisanya memakai perasa durian guna menekan biaya produksi dan mengabaikan kepuasan konsumen. Namun tidak di Piesta Duren, menu Sop Duren Coklat yang dibandrol Rp 15.000 terdiri dari buah durian yang tebal dagingnya, tanpa biji, lalu dicampur dengan susu coklat dan diperindah dengan buah cherry. Dijamin bikin ketagihan. 

Saran & Kritik
berhubung kemarin adik ku dah jauh-jauh dari Blok-O bawain ni minuman sbg bentuk gratifikasi, jadi mau gak mau ak harus review yg bagus2 biar bsk nya dibawain lagi. satu kata deh 'NAGIH' [Brian]

Masakan : 4
Pelayanan : 4
Suasana : 3
Harga: 3

Mengenal Bumbu Dapur - Saffron

Bumbu masakan ini berasal dari putik bunga Crocus sativus yang dikeringkan. Dijual dalam bentuk putik bunga utuh atau bubuk berwarna kuning. Aromanya harum. Selain meningkatkan cita rasa masakan, saffron juga memberi warna kuning pada hidangan. Bumbu ini sangat mahal, harganya bisa mencapai 5 juta per kilonya. Jika susah didapat bisa diganti dengan bubuk kunyit.


Iran adalah negara penghasil saffron terbesar di dunia. Saffron banyak digunakan dalam masakan Timur Tengah dan India. Masakan nasi, ikan, ayam, daging, dan kari sering ditambahkan dengan bumbu ini. Di India saffron digunakan sebagai bumbu nasi biryani sedangkan orang Eropa menambahkan saffron dalam hidangan nasi seperti paella. Penggunaan saffron sangat mudah, tinggal ambil sejumput saffron, rendam dalam air panas selama beberapa menit, setelah air menjadi berwarna kemerahan tinggal digunakan di dalam masakan sesuai kebutuhan resep. Saffron bubuk bisa ditambahkan langsung di dalam bumbu masak. Teks & Foto: Budi Sutomo

Phuket, Ayam Hatyai


Nama    : Phuket
Jenis      : Resto
Menu     : Ayam Hatyai
Harga    : Rp 21.500
Buka      : Setiap hari
Pukul     : 10-22
Alamat  : jl Hos Cokroaminoto 240
Telp       : 0274-551707

Terletak di utara perlintasan kereta api Hos Cokroaminoto, Phuket adalah salah satu rumah makan yang menawarkan aneka menu khas Thailand di Yogyakarta. Disini pengunjung tidak perlu khawatir karena citarasa yang ditawarkan sudah disesuaikan dengan lidah orang Indonesia. Menu yang menjadi rekomendasi disini salah satunya dalah Ayam Hatyai. Ayam panggang dengan bumbu kacang yang gurih, sedikit pedas dan tidak terlalu manis. Dibanderol dengan harga Rp 21.000 menu yang satu ini dijamin bikin nagih. 

Saran & Kritik:
ni pertama kalinya kuliner with mamita, after dia pulang dari Hongkong n akhirnya memilih menetap di Indonesia bersama anaknya tercinta. mamita tu kritis bgt klo soal makanan secara dia chef indonesia terbaik yg ada di Hongkong (klo gak percaya tanya deh ma semua org di KJRI Hongkong n GM bank2 Indonesia yg da disana, pst kenal ma yg namany Chef Endang Sawitri). ok lanjut ke review, kata mamita enak n bumbuny dah disesuaiin ma lidah org indonesia, cz klo masakan thailand asli (mamita prnh 2bln di Thailand) lebih gak enak.[Brian]

Masakan : 4
Pelayanan : 4
Suasana : 4
Harga: 4

Jumat, 16 Agustus 2013

Publico

Dari bagian depan, Publico hampir tidak tampak seperti sebuah restoran. Bagian depannya dicat putih dan dihiasi oleh kaca gelap, tidak tampak deretan meja dan kursi seperti restoran pada umumnya. Di tempok depannya terpampang tulisan PUBLICO dengan ukuran tidak terlalu besar. Ketika masuk, kita akan disambut oleh meja resepsionis yang akan mengescort kita ke area makan yang ternyata terletak di lantai 2 dan lantai 3. Lantai 2 merupakan smoking area dengan bar besar di salah satu sisinya sedangkan lantai 3 adalah ruangan bebas asap rokok yang relatif lebih sepi. Namun, diatas jam 9 malam, semua lantai akan menjadi smoking area.


Interiornya mengacu desain gaya vintage Amerika tahun 1920-an. Tempat duduk diatur dengan jarak yang cukup renggang sehingga berkesan luas. Dominasi warna kuning, hitam dan putih pada lantai dan furnitur semakin mempertegas kesan klasik dan vintage pada Publico. Bar di lantai dua menjadi salah satu sudut yang menarik. Bagian belakang bar ini dipenuhi oleh ratusan jenis botol minuman dengan open kitchen di samping kanannya. Meskipun menyediakan minuman beralkohol, namun pengunjung tidak diperbolehkan untuk membeli single bottle, melainkan hanya single shots ataupun cocktail.





Doctor Recipe Juice (35K)
Green Apple, Lychee, Lime Juice

 

Rasanya menyegarkan dengan campuran apel hijau, leci segar dan lime juice yang diblender. Rasanya sedikit asam dengan aroma leci yang menyegarkan!
 
Lucky Luciano (45K)
Coffee, Milk, Vanilla Gelato, Banana


Salah satu mocktail andalan Publico ini dominan rasa pisangnya. Menurut saya, kopinya tidak terlalu terasa dan agak terlalu manis. Karena teksturnya cukup kental, minuman ini  terasa mengenyangkan.
 
Oven Grilled Chicken Breast Stuffed with Pesto (75K)


Hidangan ini berupa dada ayam yang diisi dengan saus pesto dan dipanggang serta disajikan dengan tomato concasse dan mashed potato sebagai pelengkapnya. DI bagian atas dada ayamnya masih dilumuri oleh saus pesto sebagai penambah rasa. Daging ayamnya juicy dan gurih dengan wangi pesto yang meresap ke dalam daging. Mashed Potatonya one of the best I’ve ever tasted. Super creamy, smooth and so cheesy.
 
Grilled Garlic and Oregano Chicken (75K)


Favorit saya malam itu! Ayam panggang ini bahkan lebih lezat lagi. Kulitnya renyah dan gurih dengan aroma bawang putih yang cukup kuat. Oregano sebagai herbs menambah aroma yang menggiurkan untuk fillet ayam ini. Dagingnya super empuk dan juicy. Ditemani oleh roasted rustic potatoes yang juga dilumuri dengan herbs dan memiliki lapisan yang kering dan renyah. Super yumm!
 
Chilled Valrhona Mars Bar (55K)
Valrhona Chocolate Mousse, Chocolate Crumble, Vanilla Chantily, Salted Caramel



Hands down to these chocolaty dessert! Tampil dengan presentasi yang cantik, chocolate mousse yang terbuat dari Valrhona yang merupakan salah satu jenis terbaik bertekstur sangat lembut dan creamy dengan rasa coklat yang pekat dan sedikit pahit khas dark chocolate. Chocolate crumble memberikan tambahan tekstur menarik dengan sesendok vanilla chantily yang ringan. Saus Salted Caramel diberikan di bawahnya sebagai penyeimbang rasa manis dan legit khas coklat.
 
Publico cukup mengesankan untuk saya dengan hidangan lezat, tempat yang nyaman dengan service yang memuaskan. Apalagi bagi yang penasaran dengan Cronuts, saat ini Publico menyediakan layanan pre order Valrhona Mars Cronuts by NOSH yang konon tidak kalah lezat dengan Kronuts milik MO Jakarta. Minimal pemesanan 2 pcs dengan harga 20K++/pcsnya dan harus dipesan beberapa jam sebelumnya.
Kekurangan Publico adalah jika datang pada malam hari, pencahayaan dalam restoran ini sangat minim, sampai-sampai saya yang waktu itu duduk di lantai 3 cukup kesulitan untuk membaca menu tanpa bantuan lilin di atas meja. 
Definitely will be back for more.
 




PUBLICO BISTRO & BAR

Jl. Senopati No.65, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
021-52964960
 

Jumat, 09 Agustus 2013

Le Gran Cafe

Beberapa minggu yang lalu saya mendapat undangan dari Gran Mahakam Hotel untuk mencicipi aneka masakan buffet mereka di Le Gran Cafe. Gran Mahakam sendiri terletak di kawasan Blok M yang cukup strategis. Mengukuhkan dirinya sebagai salah satu five stars boutique hotel, Gran Mahakam menyediakan 158 kamar dengan tipe yang berbeda-beda dimulai dari deluxe room hingga suite room dengan fasilitas yang memadai.

 

Meskipun tidak terlalu besar, Gran Mahakam mampu bersaing dengan hotel bintang lima lainnya. Dari mulai furnitur, perabotan hingga desain interior dipilih dengan cermat untuk menampilkan gaya eropa yang berkesan elegan dan mewah. Setiap bunga yang ada di dalam ruangan pun menggunakan bunga asli yang diimpor khusus untuk Gran Mahakam. Hotel ini dilengkapi dengan beberapa restoran andalan, diantaranya Le Gran Cafe, Aoki Japanese Cuisine dan Regal Bar & Lounge



Le Gran Cafe merupakan restoran yang menyediakan buffet dengan aneka hidangan tradisional dan internasional, namun satu nilai plus Le Gran Cafe untuk saya adalah karena ia banyak menggunakan hidangan tradisional khas Indonesia sebagai menu andalannya. Beragam menu khas Indonesia seperti soto mie, Nasi Bali, Nasi Liwet hingga ke jajanan pasar seperti kue Ape, Pancong dan Tahu Gejrot tersedia lengkap. Selain itu beberapa menu lain seperti teppanyaki, salad, soup, sushi, sashimi, hingga pasta juga siap dipilih sesuai selera pengunjung.

 


Ambula Juice (55K)
 


Ambula Juice adalah nama lain dari Jus Kedondong yang menjadi salah satu minuman favorit di Le Gran Cafe. Rasa asam kedondong yang kuat terasa ketika menyisip minuman berwarna hijau ini. Menyegarkan!

Mahakam Beauty (55K)


Minuman ini berbahan dasar mangga, teksturnya tidak terlalu kental, namun rasa mangganya enak. Kadar manisnya cukup dan tidak kalah menyegarkan dari Ambula Juice.

Nasi Bali


Salah satu menu unggulan dari Le Gran Cafe. Menu ini disediakan bergantian dengan nasi liwet sehingga tidak setiap hari tersedia. Seporsi nasi bali berisi Nasi putih, be siap pelalah (ayam suwir khas Bali), telur pindang, serombotan (semacam urap Bali/mixed vegetables with grated coconut), sate sapi, peyek dan sambal. 
Yang menjadi highlight pada menu Nasi Bali Le Gran Cafe ialah sate sapinya. Dagingnya sangat empuk, bumbunya pekat meresap. Ketika dikunyah, rasa manis dari daging sate akan terjejak di lidah yang semakin lama terasa semakin sedap.

Tahu Gejrot


Siapa yang tidak kenal tahu gejrot? Makanan kecil khas Cirebon ini memiliki banyak peminat, oleh karena itu Le Gran Cafe juga menyediakannya dalam menu buffet. Tingkat kepedasannya bisa dipilih sesuai selera pengunjung. Tentu saja saya pesan yang pedas. Rasanya enak, campuran antara manis dari saus gula jawa dan cabe rawit yang ditumbuk serta aroma bawang putih yang kuat tercium saat menggigit potongan tahu.

Kue Ape


Melihat kue ape di hotel berbintang adalah hal yang terbilang jarang, Le Gran Cafe memodifikasi resep kue ape dan menghadirkannya kembali dengan bahan-bahan berkualitas terbaik. Kuenya berwarna hijau, teksturnya lembut, agak sedikit chewy dengan pinggiran berwarna kecoklatan yang renyah. Manisnya pas dengan aroma pandan yang harum. Perfect!

Pancong Kopyor

 
Kue pancong di Le Gran Cafe berbeda karena menggunakan saus durian sebagai dippingnya, belum lagi adonan kue pancongnya dicampur dengan potongan kopyor yang gurih. Teksturnya agak basah dan sangat lembut. Saus duriannya sendiri kental dan legit. Salah satu hidangan favorit saya malam itu.

Soto Mie Mahakam


Salah satu menu unggulan Le Gran Cafe yang saya cicipi malam itu. Ya, soto mie ini memang lezat. Kuahnya bening dan gurih dengan taburan aneka topping seperti mie, potongan telur rebus, risol, potongan tomat segar, dan taburan daun bawang. Tidak lupa potongan dadu daging sapi yang empuk melengkapi sajian tradisional khas Bogor ini. Wajib coba jika anda bersantap di Le Gran Cafe.

Nasi Liwet


Masakan Solo ini juga menambah deretan menu tradisional yang ada di Le Gran Cafe. Nasi liwet yang dimasak dengan campuran santan ini ditemani oleh aneka lauk seperti potongan telur pindang, sayur labu siam, opor ayam, tempe bacem dan kerupuk gendar yang terbuat dari beras. Pada bagian atas lauk masih diberi tambahan areh (santan kental) sehingga rasa gurihnya semakin menonjol. 

Salmon Sashimi


Potongan tipis fillet salmon segar yang dihias dengan daun shiso ini terasa fresh. Dagingnya lembut dan tidak amis. Bagian terbaiknya adalah, sashimi ini bisa diambil sepuasnya karena termasuk dalam menu buffet

Beef Meatloaf


Beef meatloaf ini biasanya terbuat dari campuran daging sapi giling dan telur yang sudah dibumbui dan kemudian dioven hingga matang. Di Le Gran Cafe, Beef meatloaf disandingkan dengan dua macam saus pilihan yaitu mushroom dan blackpepper sauce. Malam itu saya mencoba meatloaf dengan mushroom sauce. Potongan dagingnya cukup padat, namun menurut saya masih agak hambar. Untungnya mushroom sauce memiliki rasa yang cukup kuat, sehingga menjadi penyelamat hidangan yang satu ini.

Teppanyaki



Based on your request, sang chef akan memasakkan teppanyaki dari bahan segar yang bisa dipilih langsung di teppan station. Ada beberapa macam teppan yang tersedia diantaranya daging sapi, ayam dan beberapa jenis seafood seperti salmon dan gindara. Dihidangkan dengan dua macam saus, daging ayam dan sapinya lumayan enak, hanya saja ikannya terasa agak fishy.

Searah jarum jam: Singapore Style Prawn, Lamb Rack with Thyme Juice, Parmentier Potato, Chicken Supreme

Singapore Style Prawn berisi udang yang juicy dengan lumuran saus yang terasa gurih dengan sedikit sentuhan rasa pedas. Lamb Rack in Thyme Juice ini terasa lezat dengan dagingnya yang empuk dan aromanya wanginya yang berasal dari daun thyme.
Parmentier Potato adalah sebutan bagi masakan yang terbuat dari potongan dadu kentang yang kemudian diberi bahan tambahan sesuai selera (di Le Gran Cafe menggunakan paprika) dan kemudian dipanggang. Kentangnya mengandung aroma herbs yang tercium samar-samar, sayang ketika saya cicip kentangnya agak kering, padahal rasanya lezat. Chicken Supreme adalah menu lain yang menjadi favorit saya malam itu. Ayamnya sangat empuk dan gurih. Gurihnya creamy sauce terasa hingga ke bagian dalam daging. Enak!

Banana Crepes


Banana Crepes ini baru dibuat ketika pengunjung memesan untuk menjaga kualitasnya. Crepesnya lembut, potongan pisang di atasnya juga manis, matangnya pas. Cocok sekali untuk penggemar sajian berbahan dasar pisang.

Chocolate Melt


Chocolate melt ini dihidangkan dengan es krim dengan pilihan rasa sesuai selera dari mulai es krim chocolate, strawberry ataupun vanilla. Ketika disendok, dari dalam cake yang padat dan moist muncul lelehan coklat pekat yang manis.  Ukurannya memang agak mini, tapi tidak jadi masalah karena kita bisa mengambil lagi sepuasnya, seperti yang saya lakukan pada waktu itu. :)

Beignet & Marshmallow



Mashmallow & roti berbentuk seperti lady finger ini adalah salah satu dari beberapa jenis pasangan chocolate fondue fountain yang terdapat di salah satu sisi restoran. Berbagai macam topping tambahan seperti meises, sukade, chocolate chips, pistachio tersedia lengkap. Jika ingin yang sedikit segar, cobalah menjodohkan "sate" buah-buahan segar dengan coklat leleh ini.

Mahakam Lotus Ice & Lobi-Lobi Ice


Kedua es ini adalah menu spesial dari Le Gran Cafe. Penyajiannya unik karena mangkoknya terbuat dari es yang dipahat sendiri sehingga menjamin esnya akan tetap dingin. Mahakam Lotus Ice berisi biji teratai, longan, jelly, jagung yang terasa segar dengan aroma leci yang menyegarkan. Lobi-Lobi Ice juga tidak kalah menyegarkan karena menggunakan buah lobi-lobi yang manis dan sedikit asam yang membuat rasanya unik.

Kopyor Durian


Di Le Gran Cafe ini kopyor kembali dijodohkan dengan durian dalam bentuk minuman. Kopyornya sendiri saja sudah juara segarnya, apalagi ditambah dengan durian yang manis dan legit. Saat dicicip, esnya beraroma durian yang memikat dengan tekstur kenyal kopyor di sela-selanya. Kombinasi minuman yang tidak akan pernah salah!

 





Saya sangat senang bisa mencicipi aneka hidangan Le Gran Cafe yang lezat, terlebih lagi bisa menikmati aneka masakan Indonesia dengan kualitas dan rasa yang prima. Jika ingin mencicipi hidangan dari Le Gran Cafe ini datanglah pada saat makan siang ataupun makan malam. Yang menarik, dari bulan Juli hingga akhir Agustus ini, Le Gran Cafe mengadakan promo lunch buy 1 get 1 seharga Rp. 258,000nett yang berlaku setiap hari dari Senin hingga Minggu.




LE GRAN CAFE  
Gran Mahakam Hotel
www.granmahakam.com
Facebook  | Twitter 
Jl. Mahakam I No.6, Blok M Jakarta 12130
(021)720 9966