Tampilkan postingan dengan label Indonesian Food. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Indonesian Food. Tampilkan semua postingan

Senin, 09 Maret 2015

Mie Aceh Bang Zakir

Sebenernya sudah lama pengen nyoba yang namanya mie aceh, cuma belum pernah kesampaian. Pas banget kemarin lewat tempat ini dan langsung nyobain makanan disini. Nama kedainya Mie Aceh Bang Zakir.

 * Suasana Kedai Bang Zakir | Pilihan Menu

 * Mie Tumis Udang | Mie Goreng Komplit (Istimewa)

Review :
Karena baru pertama kali nyoba yang namanya mie aceh jadi belum tahu bagaimana rasa mie aceh yang sebenarnya. Tapi menurut temen (*Asli Aceh,Sebut saja "J") katanya ini yang paling top di surabaya. Pertama kali nyoba langsung pesen yang komplit (Udang,Cumi,Daging). Rasanya sekilas seperti rempah kare, enak dan gurih. Kalau minta pedas, awas berkeringat. Di tambah dengan kerupuk melinjo rasanya top. Untuk harga saya pikir masih masuk akal dengan rasanya. Cuma kalau orang yang belum mengerti tempatnya agak bingung karena masuk kedalam (samping indomaret). But overall, saya rekomendasikan tempat ini untuk yang doyan makan mie.
Note : Untuk pilihan yang istimewa, lebih baik memesan yang tumis. Agar lebih terasa bumbunya.

Harga :  
Range harga disini adalah Rp 20.000-45.000an

Rating : 8/10
Rating dipertimbangkan berdasarkan harga,tempat, rasa makanan & minuman, pelayanan serta variasi makanan & minuman
 
Jam buka : 
Senin-Sabtu 11.00-21.00 WIB
Note : Karena berdagang sendiri, maka terkadang kalau ada pesanan, kedai ini akan tutup. Jadi jam buka tidak mengikat.

Peta:
Alamat : JL. Karang Menjangan (Di samping Indomaret)


Crave for more? Find out more photos at my groups :

 Kuliner Surabaya

 Keywords : Mie Aceh, Bang Zakir, Surabaya, Food
 

Raja Duren

Lewat sekitar depan UPN mau coba tempat makan "Raja Durian". Seperti namanya, tempat ini semuanya serba durian dari minuman, hingga makanannya. Pernah denger sambel durian? Tempat ini punya menunya. Berikut dokumentasinya.



 * Milkshake Chocolate Durian (@Rp.20.000) | Brownie Cup Durian (Rp.25.000)


 * Iga Goreng Tepung (Iga Goreng Tepung @Rp.32.000) | Suasana di Raja durian

Note : 
1. Paket makanan sudah termasuk nasi
2. Pesan makanannya, lalu bayar di kasir. Setelah itu akan diberikan nomor antrian.

Review :
Untuk anda pecinta kuliner durian, wajib datang ke tempat ini. Untuk yang tidak suka bau durian bisa duduk di luar, karena kalau duduk didalam akan tercium aroma durian. Dari segi harga tampaknya masih masuk di dalam budget, tapi brownie cupnya saya pikir harganya terlalu tinggi untuk porsi yang sedikit. Dan soal rasa, saya pikir berbeda tiap orang. Saya mencoba Iga goreng tepung. Rasanya enak, tapi sambalnya kurang banyak menurut saya. Dan untuk kebersihan, cukup bersih namun terkadang ada lalat yang mengganggu.

Harga :  
Range harga disini adalah Rp 20.000-30.000an

Rating : 7/10
Rating dipertimbangkan berdasarkan harga,tempat, rasa makanan & minuman, pelayanan serta variasi makanan & minuman

Jam buka : 
Senin-Minggu 10.00-22.30 WIB

Peta:
Alamat : Jl. Medokan Ayu No.21-C, Rungkut, Jawa Timur 60295



Crave for more? Find out more photos at my groups :

 Kuliner Surabaya

Keywords : Raja Duren, Durian, Juice Durian, Ayam Goreng, Cumi Hitam, Pancake Durian, Surabaya,   Food

Jumat, 06 Februari 2015

Warung Sangrai PIK

Beberapa waktu yang lalu saya menyambangi sebuah tempat makan baru di daerah PIK yang bernama Warung Sangrai. Ternyata Warung Sangrai ini sudah terlebih dulu ada di daerah Riau,  Bandung. Warung Sangrai cukup unik karena menu-menu andalannya yang tak biasa yaitu burung puyuh. 



Burung puyuh bagi orang Jakarta pada khususnya memang masih asing, kebanyakan justru tidak tahu bahwa tidak hanya telurnya, burung puyuhnya pun bisa dimakan dan rasanya lezat. Beruntung saya pernah tinggal di Jogja, dimana burung puyuh goreng merupakan salah satu makanan kaki lima favorit saya. :D


Warung Sangrai menyajikan 2 macam puyuh, yaotu lokal dan perancis. Burung puyuh lokal berukuran lebih kecil, namun memiliki rasa daging yang lebih gurih. Sedangkan puyuh peranci, ukurannya lebih besar dibanding puyuh lokal. Selain puyuh, Warung Sangrai juga menyediakan menu pelengkap lainnya seperti nasi putih, nasi merah, tahu goreng, aneka macam sayuran, termasuk di antaranya kol goreng!
 
Monster Ice Tea (7K)
Karena kebanyakan puyuhnya memiliki citarasa pedas, tidak heran kemudian ukuran ice teanya menjadi sebesar ini. Puas!


Es Cincau (20K)
Segar dan cincaunya cocok untuk penetral rasa pedas dan memberikan sensasi dingin di dalam perut.
 


Milo & Strawberry Dinosaurus (22K)


Not a big fan of creamy drink. But it’s a good choice for all of Milo & strawberry lovers!
 
Tahu Cabe Garam (13K)


Salah satu favorit saya. Saya suka lapisan tepungnya yang tidak terlalu renyah. Berpadu pas dengan tofu yang lembut dan agak asin & pedas.
 
Tahu Gerus Pedas (13K)


Tahu Gerus Pedas adalah nama lain dari tahu penyet. Tahu ini dihancurkan bersama sambal pedas andalan Warung Sangrai.
 
Sarang Komplit ( 13K)


Sarang komplit ini boleh dipesan jika ingin side dish lengkap yang berisi tahu & tempe goreng, irisan ketimun dan kol goreng.
 
Cah Kuciwis (13K)

Bumbunya ringan, gurihnya pas dan tekstur kuciwisnya masih renyah. Love it!
 
Kol Goreng (8K)


Don’t you dare to miss this dish! Kol goreng milik Warung Sangrai ini totally addictive. Sebelum digoreng, kolnya dilumuri sedikit tepung yang memberikan rasa ekstra renyah ketika digigit. Yum, yum, YUM! More rice, please!
 
Puyuh Rawit


Karena saya pecinta masakan pedas, pilihan favorit saya jayuh ke Puyuh Rawit. Lumuran sambalnya generous dengan rasa pedas yang cukup kuat. Jika kurang pedas, masih tersedia puyuh extra rawit yang pedasnya siap membakar lidah.
 
Puyuh Sambal Endeus


Sambal endeus adalah sambal kecap. Ini juga menjadi salah satu menu favorit di Warung Sangrai. Untuk yang ingin pedas namun tidak terlalu kuat bisa mencoba varian ini karena manisnya kecap mengimbangi sambal yang pedas.
 
 
Puyuh Cabe Garam


Kreasi puyuh lainnya adalah puyuh cabe garam dari Warung Sangrai. Lumayan pedas, dengan  irisan cabe yang ditaburkan di bagian atasnya.
 
Puyuh Cabe Ijo
 

Puyuh dengan citarasa sambal cabe hijau yang pedas nan gurih! Tapi dari tingkat kepedasan, puyuh cabe hijau masih jauh di bawah puyuh rawit.
Puyuh Original
 

 
Pisang Tusuk Milo (15K)


Salah satu dessert Warung Sangrai ini terbuat dari potongan pisang yang ditusuk sate dan dipanggang sebentar. Sebelum disajikan, pisang ditaburi Milo dan susu kental manis untuk menambah citarasa. Yummy!
 
Es Sarang (19K)


Es Sarang yang terbuat dari jelly dan selasih dengan kuah susu ini porsinya sangat besar! Yang saya suka dari es ini adalah rasanya yang tidak terlalu creamy atau milky, sehingga es ini cocok dihidangkan sebagai pencuci mulut yang dingin dan segar sehabis menyantap aneka hidangan pedas.
 
Meskipun waktu itu adalah makan siang kedua (ya, kalian tidak salah baca) kami, kami tetap menghabiskan sebagian besar menu yang disajikan, simply karena rasanya yang sedap. Hampir seluruh masakannya cocok di lidah saya dengan porsi dan harga yang cukup proporsional. Ragam menunya juga variatif.  I will be back for sure for their newly branch in Plaza Semanggi!
 
Thank you and good luck, Warung Sangrai!
 
 
 
 
 
WARUNG SANGRAI
Rukan Emerald, Jl. Raya Pantai Indah Kapuk
Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara 14440
 
Opening Hours: 11 AM - 10 PM
Wifi : Yes

Rabu, 21 Januari 2015

The Fat Turtle

Fat Turtle merupakan coffee shop yang baru saja dibuka, kira-kira kurangd ari satu bulan coffee shop nan imut ini mulai menyajikan aneka kopi pilihan bersama dengan beberapa snack dan menu brunch, seperti kebanyakan coffee shop di Bali. 




















Tempatnya tidak terlalu besar, cukup cozy dengan beberapa meja di bagian dalamnya. Interiornya ditata cantik menggunakan beberapa pernak pernik berkonsep recycle. Lihat saja kaki meja yang memafaatkan bekas mesin jahit. Senangnya, Fat Turtle merupakan non smoking coffee shop. Untuk smoking area, tersedia satu meja di bagian luar yang dapat digunakan.

Cappucino (23K)


The coffee is not bad at all. In my opinion, their cappucinno better than Monokrom’s. Kopinya tidak terlalu kuat dan tidak terlalu asam. Konon Fat Turtle menggunakan kopi Aceh Gayo jenis arabika untuk semua menu kopi yang disajikan.
 
Affogato (28K)


Saya suka affogato. Buat saya es krim dicampur espresso itu ide brilliant! Affogato Fat Turtle juga lumayan, sayangnya saat dihidangkan es krimnya sudah meleleh, masuk ke dalam espresso. Tidak ada lagi sensasi rasa dingin saat menyantap affogato.
 
Slow Pressed Juice (29K)
 
Slow pressed juice Fat Turtle ini harus banget dicoba. Karena kombinasi buah dan sayurnya bisa dipilih sesuka hati, dengan harga yang cukup terjangkau, kita bisa memilih 3 macam dari deretan pilihan buah dan sayur yang tersedia. (Photo : the one behind the Green Tea Churros. Sorry for not taking the pic clearly.)
 
Red Velvet Pancake (45K)


Saya suka Pancakenya! Selain karena penyajiannya yang cantik, tekstur moist dan manisnya pas. Cream cheese di atasnya menyumbangkan gurih creamy membelai lidah. Honeycomb yang manis legit juga menjadi salah satu bahan pelengkapnya. Must try!
 
Green Tea Churros (27K)



Menu Churros itu sudah biasa, green tea churros baru unik. Menu ini juga tersedia di Fat Turtle. Saya suka hint rasa matchanya yang samar berpadu dengan rasa milky yang agak dominan. Meskipun saya mengharapkan tesktur yang lebih lembut sekaligus sedikit chewy di bagian dalamnya.
 
Banana Milkshake (30K)
 
Ini salah satu minuman yang jadi favorit saya, sayang saya lupa untuk mengambil fotonya. Rasa pisangnya tidak overpowering, berpadu pas dengan susu putih yang creamy. Plusnya lagi tidak terlalu manis. Love it.
 
Little signboard..make sure you don't miss it.

Overall, Fat Turtle merupakan coffee shop di Seminyak yang patut dicoba mengingat menunya yang cukup beragam dan kopinya yang tidak terlalu bold. Untuk pengunjung yang ingin mencicipi masakan Indonesia pun bisa mencoba beberapa varian menunya seperti corn fritters atau yang lebih dikenal sebagai perkedel jagung.
 
 
 
 
 
FAT TURTLE
Jl. Raya Petitenget 886A

Rabu, 03 Desember 2014

Podium Resto & Bar

Menyebut Sentul pasti langsung mengingatkan kita akan beberapa hal yaitu sirkuit, concert hall dan Jungleland Theme Park. Sirkuit Sentul memang merupakan salah satu sirkuit andalan Indonesia, namun karena lokasinya cukup jauh dari perkotaan (Bogor maupun Jakarta) maka dibangunlah Lorin Hotel untuk mempermudah akses para pembalap yang sedang mengikuti event di sirkuit ini.  Tidak heran jika lokasi Lorin Hotel ini dekat sekali dengan Sirkuit Sentul, bahkan, Lorin memiliki area taman dan teras yang menghadap langsung ke Sirkuit.


 

Sebagai Hotel bintang tiga, Lorin Hotel memiliki fasilitas yang cukup lengkap, selain lebih dari 150 kamar, di hotel juga tersedia restoran, kolam renang, fitness centre bahkan spa yang dapat digunakan oleh para tamu selama menginap di Lorin Hotel.
Namun meskipun tujuan awalnya dibuat untuk kenyamanan akses para pembalap, Lorin Hotel juga sering digunakan untuk corporate meeting & gathering ataupun pengunjung yang ingin menikmati weekend escape bersama keluarga.





Lorin Hotel memiliki Podium Resto yang menghadirkan aneka santapan buffet dan ala carte setiap harinya. Beberapa waktu yang lalu saya mendapat kesempatan untuk mencicipi menu buffet beserta beberapa menu terbaru dari Podium Resto.
 
White Line (25K) & Green Podium (25K)


Kedua minuman ini merupakan mocktail andalan dari Podium Resto. White Line terbuat dari nanas, susu dan sedikit santan. Menyegarkan, creamy sekaligus gurih, mirip seperti Pinacolada. Sedangkan Green Podium dapat menjadi pilihan yang lebih menyehatkan karena terbuat dari campuran sawi, jeruk nipis dan nanas.
 
 
Sup Iga Circuit Lorin Special  (69K)


Sup Iga Circuit ini  dagingnya sangat tebal, namun cukup empuk dengan bumbu yang meresap. Rasa gurih dari penggunaan kaldu sapi untuk kuahnya juga cukup terasa. Sup Iga Circuit ini dilengkapi dengan potongan kentang dan tomat sebagai isian sup.
 
 
Iga Bakar Balado (69K)


Iga bakar Balado milik Podium Resto tidak kalah tebal. Kali ini olahan daging sapi dijodohkan dengan sambal merah balado yang pedas. Sambal baladonya lumayan  enak, pedasnya masih tergolong ‘sopan’ dan ada sedikit rasa manis gurih yang terjejak saat dikunyah. Iganya cukup empuk, hanya saja bagian luarnya agak overcooked.
 
Iga Bakar Sambal Kecap (69K)



Varian Iga Bakar lain dari Podium resto ini masih bercitarasa pedas, yang menjadi favorit sebagian besar orang Indonesia. Sambal kecapnya agak kurang pedas menurut saya. Saya membayangkan penyajian Iga Bakar Sambal Kecap ini pasti akan lebih mantap bila disertai dengan kuah bening yang gurih.
 
Sup Iga Garang Asem (69K)


Favorit saya selain Sup Iga Circuit. Saya suka citarasa kuah Garang Asem yang terasa gurih dan asam yang menyegarkan. Bumbu garang asemnya juga lebih meresap ke dalam daging. Recommended.
 
Iga Bakar Blackpepper (69K)


Iga bakar dengan lumuran saus blackpepper yang pekat ini juga cukup lezat. Aroma dan rasa blackpepper mendominasi rasa saus yang pedas manis. Jika untuk hidangan iga lainnya diberi side dish berupa nasi, maka untuk Iga Bakar Blackpepper, mashed potatolah yang menjadi pendamping iga bakar nan empuk ini.
 
 
 
 
 
 
 
PODIUM RESTO ‘N BAR
Lorin Sentul Hotel
Sentul Circuit (Exit Toll KM. 32) Sentul, Bogor
(021) 8795 4000