Tampilkan postingan dengan label Kuliner Bandung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kuliner Bandung. Tampilkan semua postingan

Jumat, 20 Maret 2015

Culinary Journey at Hilton Bandung

Seminggu yang lalu, Hilton Bandung kembali mengundang beberapa blogger untuk Media Trip dalam rangka peluncuran promo masakan terbarunya. Pada bulan Maret ini, Hilton Bandung mengadakan Culinary Journey selama 3 minggu berturut-turut bersama 3 Chef yang berasal dari sister hotel di Korea, India dan China. 



Kebetulan, ketika saya datang ke Hilton, Culinary Journey di minggu tersebut dipegang oleh Chef Daniel Chong dari Conrad Seoul. Chef Daniel yang telah memiliki banyak pengalaman ini akan memasak aneka hidangan Korea yang disajikan di menu buffet dinner dari tanggal 11-15 April 2015.





Feel so good to be back here again!
Yang saya suka dari Hilton Bandung adalah kamarnya yang super comfy dan sangat besar. I promise I will tell you about my complete experience stay at Hilton Bandung in another post soon!
 
PURNAWARMAN RESTAURANT
Set Menu – Nourish Me April
 
Ya, April memang masih bulan depan, tapi saat itu saya sudah bisa mencicipi set menu yang akan menjadi highlight lunch menu di Purnawarman. Set menu ini terdiri dari 3 course yaitu appetizer, main course dan dessert. Seperti biasa, Thai Tea Hilton Bandung favorit ikut menemani santap siang saya kali itu.


Tuna Dabu Salad
Seared Tuna, sprout & tofu salad with dabu dabu sauce
 


Tuna tartare ini disajikan bersama sambal dabu-dabu yang terbuat dari irisan cabai rawit dan bawang. Tunanya juicy dengan rasa pedas yang tidak terlalu kuat, tofu salad yang gurih membuat rasa appetizer ini lebih balance.
 
Buntut Balado
Stew Oxtail served with Rice & Soup


Potongan besar buntut balado hadir bersama pelengkapnya berupa nasi, kuah bening, sambal ijo dan emping. Saya suka sekali buntut baladonya. Sangat empuk dan gurih, rasanya pedas dengan sedikit aksen manis yang menggugah selera.  
 
Surabi Kinca
Indonesian pancake with palm sugar & coconut milk sauce


Surabi adalah jajanan tradisional Indonesia yang terbuat dari campuran tepung terigu & tepung beras. Di Hilton Bandung teksturnya sedikit berbeda dari Surabi kebanyakan. Bagian atasnya tidak berpori dan Surabinya lebih terasa lebih fluffy. Surabi disajikan dengan saus santan dan juga parutan kelapa berbalut gula merah cair yang legit.


 
 
PURNAWARMAN RESTAURANT
CULINARY JOURNEY
230K++/pax
 
Mulai dari pertengahan bulan Maret, dinner buffet di Hilton Bandung menjadi lebih istimewa karena setiap harinya akan ada station khusus bagi sang Chef untuk menyajikan aneka masakan negaranya. Chef Daniel Chong (11-15 Maret 2015) akan dilanjutkan oleh Chef Ashok dengan masakan India (16-23 Maret) and last but not least, Chinese cuisine yang diusung oleh Chef David Du dari Hilton Shanghai.

 


Korean stationnya cukup besar dengan aneka jenis menu khas Korea.








Dari banchan (Korean side dishes), main course hingga Hotteok sebagai desertnya.

 
 
Pa Jeonnya lezat, kimchinya fresh, bulgoginya ok, dak gom tang soupnya juga lumayan segar. Yang jadi favorit saya dari semua yang saya coba adalah Galbi Jjim (Braised Short Ribs) yang luar biasa lezat! Potongan daging gurih manisnya sangat empuk, bagian lemaknya melted in the mouth dan bumbunya meresap hingga ke bagian dalam daging.
Kimbab adalah menu lain yang patut dicoba. Harum khas wijen dari sesame oil menguar di dalam mulut saat dikunyah, komposisi nasi dan fillingnya juga pas. Yumm!
 
 
PURNAWARMAN RESTAURANT
Breakfast time
 
 

 Big breakfast platter or a bowl of mixed cereal…or both? :p



Let’s not forget to start with fresh fruits.
 
 
The most order menu, Tom Yam Soup!
 




Setelah selesai dengan breakfast, Hilton Bandung mengajak saya dan teman-teman mengunjungi Pasar Cisangkuy. FYI, Pasar Cisangkuy merupakan sebuah tempat makan yang cukup baru di Bandung. Meskipun namanya pasar, namun Pasar Cisangkuy tidak mirip pasar sama sekali. Bentuknya seperti food court yang ditata apik dengan berbagai ornamen-ornamen tradisional di sekelilingnya, sekilas mengingatkan saya akan E*t & E*t di Jakarta. Bedanya yang mengisi stall-stall di Pasar Cisangkuy merupakan aneka street food Bandung dengan harga yang terjangkau. Sayang, ketika kami masuk, Pasar Cisangkuy melarang pengambilan foto.
Akhirnya kami pindah ke Yogurt Cisangkuy yang terletak persis di sampingnya, menikmati segarnya yogurt sambil melahap aneka jajanan kaki lima yang berada di depan Cisangkuy. Puas banget, apalagi lagi ngidam seblak. :D
 
Setelah kenyang di Cisangkuy, kami mampir sebentar di Noah’s Barn cabang Dayang Sumbi. Disana kami hanya memesan kopi dengan 3d latte artnya yang cukup terkenal. Baristanya cukup pengertian juga, mengingat pesanan kami tampil dengan hiasan 3D latte art yang berbeda-beda, lucu!
 
FRESCO RESTAURANT
Set Menu – Nourish Me April




Fresh Orange and Haloumi Salad



Definitely love this dish! Fresh garden salad cocok sekali dipadukan dengan irisan orange yang manis segar. Dressing balsamic vinegrette yang asam menjadikan salad ini semakin segar, potongan dadu haloumi cheese yang light menjadi padanan yang cocok untuk salad ini.
 
Marinated Poached Cod Fish


Potongan tebal poached cod fish yang disajikan dengan melted blue cheese, low fat beurre blanc & lime sauce dipercantik dengan irisan lemon di atasnya.
Hidangan ini cukup lezat, hanya saja kalau boleh memilih saya akan lebih suka jika ikan dimasak tidak terlalu matang.
 
 
Blackberry Merlot Granita


A Sweet & refreshing dessert to end our lunch. Blackberry merlot granita tampil cantik dengan potongan buah-buahan segar yang beku, rice crispy dan yogurt sebagai basenya. Meskipun agak sulit menyendok dessert ini karena disajikan  beku, tapi saya suka dengan blackberry granitanya yang segar dan tidak terlalu asam. 


Sebelum kami pulang, Chef Ashok Eapen dari Hilton Garden Inn datang menyapa kami. Ia pun sempat membuatkan dua menu khas India Selatan, yakni semacam kari ikan dan grilled prawn dengan chutney (semacam saus yang berasal dari buah-buahan, herbs dan sayuran segar yang ditumbuk) yang rasanya super lezat.  Kari ikannya cukup light, rasa kunyit diimbangi dengan gurihnya santan. 



Yang paling favorit adalah udangnya! Sebelum dipanggang, udang dilumuri bumbu termasuk kari sehingga aromanya tajam dan harum. Cocolan chutneynya juga sangat istimewa, campuran rasa asam, spicy dan juga manis cocok sekali dengan udangnya. Saya dan teman-teman menyantap habis si udang plus chutneynya yang super lezat, padahal sebelumnya kami sudah kekenyangan. Thank you Chef Ashok!



Rabu, 06 November 2013

Starbucks Holiday Season 2013

Mendekati natal kali ini, Starbucks kembali menghadirkan varian makanan dan minuman terbarunya, juga minuman seasonal favorit di holiday season yaitu Toffee Nut Latte dan Peppermint Mocha di bawah tema "Create Wonder & Share Joy". Tahun ini Starbucks meluncurkan varian minuman baru yang kental dengan suasana Natal yang hangat. Selain itu, bersamaan dengan makanan dan minuman, Starbucks juga meluncurkan desain Starbucks card edisi natal terbarunya.




Gingerbread Latte

Minuman terbaru dari Starbucks ini akan diluncurkan dalam waktu dekat. Gingerbread Latte ini terdiri dari campuran espresso, susu, dan juga pala bubuk. Saat dicoba aroma kayu manis yang cukup kuat tercium, kopinya sendiri tidak terasa terlalu kuat, aromanya sendiri memang tidak jauh berbeda dengan aroma dari roti jahe. saya suka after tastenya yang meninggalkan rasa hangat di tenggorokan. gingerbread latte ini tersedia dalam versi latte yang hangat atau frappucino jika ingin lebih menyegarkan.

Holiday Almond Garland Bar



Melihat roti ini sekilas mengingatkan saya pada christmas wreath yang berbentuk serupa. Roti dengan tambahan marzipan yang kaya rempah ini bertabur aneka topping, diantaranya adalah buah kering, almond dan selai apricot. Rasanya cukup lezat dengan tekstur yang tidak terlalu padat dan sedikit chewy.

Smoked Turkey and Cranberry Sandwich



Turkey atau kalkun memang identik dengan liburan dan perayaan seperti Thanksgiving ataupun Natal. Oleh karena itu Starbucks mengeluarkan sandwich yang menggunakan topping smoked turkey dengan saus cranberry. Rotinya menggunakan foccacia yang bertabur rosemary dan dill sehingga memiliki aroma yang wangi. Campuran antara smoked turkey, mayo cranberry, keju cheddarnya juga sangat cocok. Menu ini adalah menu holiday season favorit saya di Starbucks.

Mandarin Orange Bar



Mandarin Orange Bar adalah pairing snack yang paling tepat untuk menikmati Starbucks Christmas Blend Espresso Roast. Vanilla cake ini dipadu dengan poppy seeds dan juga permen orange. Di atasnya diberikan topping tambahan berupa jeruk mandarin dan crumble untuk menambah tekstur.

Chocolate Stripes Mousse with Orange Confit



Mirip dengan varian cake yang pernah diluncurkan Starbucks, cake coklat ini berlapis chocolate mousse dan orange confit. Cakenya sendiri cukup moist, tambahan orange di dalamnya memberikan aksen rasa asam yang segar untuk cake coklat ini.

Red Velvet Cookies




Setelah menghadirkan Red velvet cake dalam bentuk roll cake, Starbucks kali ini membuat inovasi dengan meluncurkan red velvet cookies yang merupakan pairing tepat bagi Caffe Americano. Red Velvet yang bertekstur crunchy ini menggunakan white chocolate chip pada bagian atasnya untuk menggantikan cream cheese yang biasanya dipakai untuk frosting Red velvet cake. Meskipun tidak kalah enak, tapi saya pribadi masih lebih menyukai Cranberry Oatmeal Cookies untuk varian cookies Starbucks.

Cinnamon Chocolate Marble Cake



Wangi cake ini benar-benar menggoda. Harumnya kayu manis tercium kuat dari cake yang moist dan agak crumbly ini. Rasa coklatnya tidak terlalu pekat, dan cake ini juga tidak terlalu manis. Cocok sekali untuk teman minum kopi di pagi hari.




STARBUCKS 
Ground floor #38 Kuningan City
Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 8 Jakarta

Jumat, 13 September 2013

Rendang Burger ala Burger King

Naik daunnya rendang yang diklaim sebagai salah satu makanan terenak di dunia mendorong Burger king berinovasi menghadirkan burger rendang sebagai seasonal menu terbarunya. Seperti yang kita tahu, rendang yang merupakan makanan tradisional khas padang ini memiliki perpaduan rasa yang juara. Proses pemasakan yang tidak sebentar menjadikan rempah-rempah yang dipakai meresap ke dalam daging. Ketika dikunyah, rendang akan terasa semakin lezat, paduan rasa gurih dan sarat bumbu ini juga memberikan sentuhan rasa manis dan sedikit pedas. 

Courtesy of Burger King
Burger King sebagai salah satu gerai fast food ternama akhirnya mengadopsi menu tradisional ini ke dalam daftar menunya. Indonesia dan Singapore mengeluarkan varian Burger bersaus rendang dalam waktu yang nyaris bersamaan. Untuk menu Rendang Burger dari Burger King ini terdiri dari dua varian yaitu Tendercrisp Chicken Rendang Burger dan Double Beef Rendang Burger, jika Double Beef Burger dirasa cukup berat, maka pengunjung juga dapat memesan Single Beef Rendang Burger.
 
Tenderscrisp Rendang Deluxe (27,3K)


Burger ini berisi chicken fillet berbalut tepung yang renyah. Isian burgernya terdiri dari mayonnaise, lettuce segar, irisan tomat merah segar, beefacon serta saus rendang.  ‘Wow’ adalah reaksi yang pertama keluar dari mulut saya. Burger ayam ini menjulang tinggi dengan lapisan fillet daging ayam yang tebal di tengahnya. Saya suka dengan fillet ayamnya yang juicy dan gurih. Saus rendang yang dioleskan di atas fillet ayam terlihat berwarna merah kehitaman. 


Rasa bumbunya cukup tajam, didominasi oleh rasa gurih dengan sedikit rasa pedas dan asin. Tambahan mayonnaise membantu mengurangi pekatnya bumbu rendang.  Lidah saya tidak mendeteksi rasa manis yang biasanya timbul lamat-lamat ketika memakan rendang padang. Meskipun rasanya tidak se-otentik rendang Padang, tapi rasa bumbunya cukup intens, tambahan lettuce dan tomat memberikan aksen segar pada hidangan dengan saus rendang ini. 

 
Doubles Rendang  Deluxe (30K)


Daging sapi memang jodohnya bumbu rendang, oleh karena itu Burger King juga menghadirkan varian daging sapi dalam Rendang Burgernya. Bisa dipesan baik single maupun double beef, kali ini saya mencoba Double Beef Rendang Burger. Ukuran burgernya agak lebih kecil dari Tendercrisp Rendang Deluxe, di antara bun bertabur wijen putih tampak isiannya yang terdiri dari dua patty yang telah di-grilled, beefacon yang crispy, irisan bawang Bombay, mayonnaise serta bumbu rendang. 


Gurih khas daging sapi terasa ketika menggigit burger ini, beefacon memberikan tambahan tekstur renyah. Paduan mayo dan bumbu rendang menciptakan rasa yang lebih mild dan creamy pada sausnya. Tapi untuk varian Rendang Burger ini ternyata saya lebih menyukai Tendercrisp Rendang Deluxe karena paduan rasa yang lebih menyatu dengan tambahan sayuran segar disela-selanya.
 
 
Harga menu di atas adalah harga untuk menu ala carte, belum termasuk french fries dan minuman. Jika tertarik untuk mencicipi sentuhan tradisional di dalam western food, Rendang Burger ini dapat dicoba secepatnya mengingat menu ini hanya akan tersedia selama bulan Agustus hingga September di semua outlet Burger King.