Rabu, 26 Oktober 2011

Nasi Bogana - Alternatif Kuliner untuk Traktir Makan

JAKARTA - Bagi sebagian besar orang, tanggal kelahiran (ulang tahun) selalu diingat dan dirayakan. Dan mungkin sudah menjadi kebiasaan, apabila ada seseorang yang berulang tahun, pastilah rekan-rekannya akan meminta untuk ditraktir makan sebagai bentuk dari perayaan ulang tahun. Bagi orang yang sedang berulang tahun, mentraktir rekan-rekannya sudah menjadi kebiasaan sebagai perwujudan ungkapan syukur.

Urusan traktir mentraktir mungkin bagi sebagian orang tidak menjadi masalah, dengan adanya sumber financial yang cukup, maka lokasi dan tempat untuk mentraktir ataupun jenis makanan apa yang akan dibeli tidak menjadi kendala. Asalkan ada uang, maka segalanya dapat diperoleh. Namun mungkin sebagian lain orang akan menjadi masalah yang cukup sulit karena harus menyesuaikan dengan budget yang tersedia.

Bagi Pembaca yang saat ini harus mentraktir makan rekan-rekan, namun memiliki budget dengan jumlah terbatas, dapat menjadikan kuliner yang satu ini sebagai alternatif untuk mentraktir rekan-rekan, nasi bogana Lina.

Penulis mengetahui kuliner yang satu ini ketika ada salah satu rekan penulis yang berulang tahun. Rekan penulis memesan Nasi Bogana Lina ini untuk mentraktir rekan-rekan sekantor. Nasi bogana ini dapat diantar ke tempat pemesan (khusus untuk wilayah Jakarta) dengan pesanan minimum sebanyak 20 porsi. Nasi Bogana ini tersedia dalam beberapa ukuran dan kemasan. Untuk yang dikemas dengan daun pisang, tersedia dengan ukuran kecil seharga Rp 11.000 per porsi dan ukuran besar seharga Rp 13.000 per porsi.
Paket nasi bogana yang dikemas dengan steroform dibanderol dengan harga Rp 14.000 per porsi, sedangkan untuk paket nasi bogana yang dikemas dalam kotak karton, harganya adalah Rp 20.000 per porsi. Per porsi Nasi bogana ini terdiri dari nasi gurih dengan lauk telur pindang, dendeng age, ayam kari suwir, sambal goreng ati ampla, sambal goreng tempe kacang panjang.

Penulis menilai bahwa cita rasa nasi bogana Lina lumayan lezat dengan rasa yang dominan manis sehingga sangat cocok untuk yang memiliki selera senang dengan makanan yang manis.

Selain nasi bogana Lina, di tempat ini juga disediakan jenis makanan lainnya, yaitu: Nasi bali (isinya terdiri dari Nasi gurih, telur pindang, ayam kari suwir bumbu bali, balado kering sapi, kari kacang panjang, tempe kacang kering), Nasi Langgi (isinya terdiri dari nasi gurih, terik daging sapi, ikan asin jambal, terancam kacang panjang, udang goreng, daun kemangi dan telor dadar iris), Nasi Cakalang (isinya terdiri dari nasi gurih, tongkol goreng, tomat hijau iris, cabe rawit hijau, daun melinjo), Nasi Pepes Jamur (isinya terdiri dari nasi gurih, ayam, jamur, cabe rawit hijau iris dan daun bawang), Nasi Pepes Peda (terdiri dari nasi gurih, daun melinjo, peda goreng, bawang merah bakar, cabe rawit utuh, oseng daun singkong).

Lokasi Nasi Bogana Lina ini berada di Pangkalan Simprug Golf dengan nomor telepon yang dapat dihubungi adalah +62 021-55753239 atau +62 0858 83015533.

Sabtu, 22 Oktober 2011

Bandeng Asap Sudi Mampir, Oleh-oleh Dari Surabaya

SURABAYA - Sebagaimana yang telah penulis ceritakan dalam artikel sebelumnya, dari hasil kunjungan penulis ke Kota Surabaya, penulis menjumpai satu jenis kuliner yang belum pernah penulis temukan sebelumnya, yaitu bandeng asap yang dijual di Toko oleh-oleh Sudi Mampir yang beralamat di Jalan Gubeng Besar No. 72-74 Surabaya, telepon 031 5341714.

Bandeng Asap ini berbeda dengan bandeng presto, karena duri ikannya belum lunak, sehingga perlu berhati-hati dalam memakan ikan bandeng asap ini.

Aroma asap yang khas sangat terasa ketika kita menikmati bandeng asap ini. Penulis menilai bahwa secara keseluruhan rasa dari ikan bandeng asap ini cukup lezat, mirip bandeng presto, manis, hanya saja yang membedakan adalah adanya bau asap yang khas. Namun yang disayangkan menurut penulis adalah sepertinya ada bumbu atau penyedap rasa dari bahan kimia yang menyebabkan apabila kita memakan terlalu banyak akan terasa ada sesuatu yang kurang nyaman di tenggorokan. Penulis merasa bahwa ini kemungkinan disebabkan adanya pemanis yang dicampurkan pada bandeng asap ini (mungkin menggunakan vetsin atau pemanis buatan).

Namun menurut rekan yang pernah menikmati bandeng asap, bandeng asap Ho Yoe yang dijual di Bandara Juanda, rasanya lebih enak. Lain kali apabila mampir ke Surabaya, penulis bermaksud untuk mencoba bandeng asap Ho Yoe ini.

Kamis, 06 Oktober 2011

Bandeng Asap, Oleh-oleh Dari Surabaya

SURABAYA - Jika berbicara mengenai oleh-oleh ikan bandeng, maka yang terlintas dalam bennak kita adalah bandeng presto khas Semarang. Tapi dalam kunjungan penulis kali ini kota Surabaya, ternyata di Surabaya juga ada oleh-oleh ikan bandeng, yaitu bandeng asap.

Karena penulis tidak mendapatkan referensi mengenai oleh-oleh khas yang dapat diperoleh yang unik dari Surabaya, maka penulis meminta supir taxi Blue Bird yang penulis tumpangi untuk singgah ke pusat oleh-oleh di kota Surabaya. Oleh supir taxi ini, penulis diantar ke Jalan Genteng Besar. Ternyata di jalan ini terdapat banyak toko yang menjual aneka jenis penganan yang dapat dijadikan sebagai oleh-oleh. Karena bingung, maka penulis memilih salah satu toko yaitu Toko Sudi Mampir yang beralamat di Jalan Gubeng Besar No. 72-74 Surabaya, telepon 031 5341714. Di sini penulis menemukan aneka cemilan khas Surabaya dan sekitarnya seperti keripik, emping melinjo, pia/bakpia, keripik sukun, keripik nangka dan sebagainya.

Penulis kurang tertarik dengan aneka cemilan ini, karena bagi penulis ini sudah biasa dinikmati. Justru penulis tertarik dengan kotak-kotak yang tersusun dan tertulis, bandeng presto. Penulis heran dan bertanya kepada pelayan toko, bukankah bandeng presto itu khas Semarang. Tapi pelayan toko ini menyebutkan bahwa bandeng presto ini berbeda dengan yang ada di Semarang. Bahkan di sini ada bandeng asap yang katanya cukup terkenal bagi para pencari oleh-oleh.


Penasaran dengan bandeng asap ini, penulis mencoba membelinya. Harga bandeng asap ini dibanderol sebesar Rp 85.000 per kilogram (sekitar 2 ekor). Tercium dari baunya memang cukup menggoda. Selain itu, penulis juga membeli keripik sukun, yang dihargai Rp 15.000 per bungkus (berat 250 gr).

Ternyata di bandara Juanda, penulis juga menemukan satu counter penjual bandeng asap, yaitu Ho Yoe. Namun bandeng yang dijual disini dihitung harga per ekor yang bervariasi antara Rp 70.000 sampai dengan Rp 90.000. Jika ukurannya mungkin sama dengan ukuran per ekor bandeng asap yang dijual di Toko Sudi Mampir. Jadi menurut penulis, bandeng asap yang dijual di bandara ini lebih mahal.

Foto-foto dan cerita mengenai bagaimana rasa bandeng asap ini akan penulis ceritakan dalam artikel berikutnya. Pada artikel ini penulis tidak dapat mengunggah foto-fotonya, karena penulis mem-posting artikel ini menggunakan handphone ketika sedang menunggu di ruang boarding Bandara Juanda.

Minggu, 18 September 2011

Batagor Bandung Abuy


BANDUNG merupakan salah satu kota yang memiliki beragam jenis kuliner khas. Sebut saja sio may Bandung, serabi Bandung, colenak, batagor, karedok, pisang molen, cimol dan sebagainya. Saat ini kuliner Bandung sudah terkenal ke seluruh Indinesia, sehingga apabila kita ingin menikmati makanan khas Bandung ini, kita tidak perlu datang jauh-jauh ke Bandung, karena hhampir di setiap daerah dapat kita temukan makanan khas Bandung. Penulis yang pernah mengunjungi kota-kota di Sumatera dan Kalimantan, menemukkan juga makanan khas Bandung di kota-kota tersebut dan menjadi tempat favorit bagi warga di sekitar. Walaupun sebenarnya menurut penulis, rasa makanan khas Bandung di daerah lain ini tidak seenak yang aslinya di Bandung. Oleh sebab itu, apabila di antara Pembaca yang berkesempatan mengunjungi Bandung, haruslah menggunakan kesempatan untuk berburu kuliner di kota Bandung. Untuk mendapatkan kuliner yang paling enak, Pembaca harus punya referensi, karena banyak juga tempat kuliner di Bandung yang rasanya biasa-biasa saja.

Salah satu kuliner khas kota Bandung adalah batagor. Siapa yang tidak kenal dengan batagor, sajian khas yang terdiri dari tahu yang dilapisi dengan adonan ikan yang dihaluskan dan dicampur dengan tepung terigu/sagu layaknya seperti sio may. Batagor ini disiram dengan bumbu kacang sama seperti sio may. Yang membedakan sio may dengan batagor adalah setelah dikukus, adonan ikan yang telah dibentuk dan bercampur dengan tahu ini digoreng.

Namun tahukah Anda bahwa nama "batagor" sebenarnya adalah sebuah singkatan. Batagor adalah singkatan dari kata "baso tahu goreng". Menurut informasi, batagor ini diciptakan oleh resto Batagor RIRI yang terletak di Jl. Burangrang. Namun kebenaran informasi ini belum ada buktinya. Namun sampai saat ini, memang batagor RIRI dan juga Batagor Kingsley yang terletak di Jl. Veteran, Bandung merupakan batagor yang paling terkenal, di samping harganya juga cukup mahal.

Baru-baru ini penulis menemukan satu lagi lokasi kuliner batagor yang menurut penulis cukup lezat. Kelezatannya terletak pada adonan ikannya yang cukup terasa. Nama restonya adalah Batagor Abuy. Lokasi Batagor Abuy terletak di Jl. Lengkong Besar, Bandung. Tepatnya di Food Court Lengkong Besar, telepon. +62 022 4233249. Untuk pemesanan dapat menghubungi nomor handphone +62 0811 223282. Batagor Abuy ini buka mulai pukul 16.00 dan tutup sekitar pukul 22.00.

Kelezatan batagornya cukup terasa, menurut penulis ini karena bahan (ikan) yang digunakan masih segar. Harga 1 potong batagor Abuy ini adalah Rp 6.000 (lebih murah Rp 1.000 apabila dibandingkan dengan harga batagor Kingsley).

Batagor Abuy ini juga dijual dalam besek (tempat berbentuk kotak dari anyaman bambu), yang dalam 1 besek terdiri dari 20 potong batagor. Batagor yang dijual dalam besek ini cocok dijadikan sebagai oleh-oleh, karena juga tersedia dalam gorengan setengah matang, sehingga jikka akan dimakan, batagor ini dapat digoreng sebentar supaya panas. Bumbu kacangnya juga tersedia dalam bentuk kering, sehingga ketika akan makan baru kita campurkan air secukupnya.

Sayangnya bumbu kacang batagor Abuy ini kurang istimewa. Penulis menambahkan kecap manis, supaya bumbu kacangnya lebih gurih.

Batagor Abuy yang telah mendapatkan label Halal ini juga dapat dibeli di Area Tempat Peristirahatan (Rest Area) Tol Cipularang.

Sabtu, 03 September 2011

Berburu Kuliner Sambil Menikmati Indahnya Alam di Gubug Udang

CIBUBUR - JAKARTA TIMUR. Setelah penulis mendapatkan informasi bahwa baru saja dibuka Rumah Makan Gubug Udang Situ Cibubur yang artikelnya telah penulis tampilkan di blog ini, ternyata artikel tersebut telah menjadi Artikel yang paling banyak dicari oleh para pecinta kuliner melalui internet. Sejak artikel tenteng Gubug Udang tersebut, pengunjung blog ini setiap harinya meningkat hingga 40 pengunjung ke artikel tersebut. Hal ini menambah rasa penasaran penulis, ternyata nama Rumah Makan Gubug Udang ini cukup terkenal, walaupun baru dibuka beberapa bulan.

Sehingga untuk menghilangkan rasa penasaran penulis, maka kemarin (3 September 2011) penulis mencoba ke rumah makan ini. Kami berempat bersama teman datang ke Gubug Udang Situ Cibubur yang terletak di dalam Bumi Perkemahan Pramuka, Cibubur. Untuk memasuki rumah makan ini, kita harus memasuki kawasan Bumi Perkemahan dengan membayar tiket masuk Rp 3.000 per mobil.

Rumah Makan Gubug Udang Situ Cibubur ini di-setting dalam nuansa bumi Parahyangan (Sunda). Memasuki rumah makan ini, kita disambut dengan tulisan ucapan selamat datang dalam Bahasa Sunda yang digantung di atas pintu bertuliskan "Wilujeung Sumping Gubug Udang Situ Cibubur". Tempat makan di sini terdiri dari 2 tipe, yaitu meja makan konvensional seperti di rumah makan pada umumnya, dan meja berbentuk lesehan sebagaimana umumnya kita temukan di rumah makan khas Sunda yang disebut sebagai Gubug atau Saung. Uniknya Gubug-gubug ini berdiri di atas sebuah kolam ikan yang besar dan mengelilingi kolam ini, dan di tepi Gubug disediakan pijakan sehingga apabila kita akan memberi makan ikan-ikan yang ada di kolam tersebut, maka kita turun ke pijakan tersebut. Hanya saja perlu berhati-hati apabila Anda membawa putra-putri yang masih balita, karena dikhawatirkan mereka dapat tercebur ke dalam kolam. Beruntung karena pada hari itu, Gubug Udang baru dibuka kembali setelah libur Lebaran yang menyebabkan pengunjungnya masih belum terlalu ramai sehingga masih ada beberapa gubug yang kosong, sehingga kami dapat menempati Gubug tersebut.

Karena perut sudah lapar, maka segera penulis memesan makanan. Kami mencoba menu udang bakar madu yang merupakan menu andalan rumah makan ini. Tadinya penulis bermaksud untuk memesan ukuran udang super, namun sayangnya sampai saat ini, jenis udang super belum tersedia di tempat ini. Selain itu kami mencoba Gurame bakar. Sebenarnya kami bermaksud memesan gurame terbang (gurame yang digoreng mengembang khas masakan Sunda), namun ternyata menu ini sedang kosong. Kami juga memesan karedok.

Tidak berapa lama pesanan kamipun telah siap untuk disantap. Satu porsi udang bakar masuk terdiri dari 4 tusuk udang yang masing-masing tusuk terdiri dari 4 ekor udang. Hanya saja menurut penulis udang kecil (ukuran udang sekitar 9 cm). Udang bakar madu ini sebaiknya dimakan bersama dengan kulitnya, karena di kulit udang ini telah dilumuri dengan madu. Memang harus penulis akui bahwa ada keistimewaan untuk rasa udang bakar madu ini, karena dilumuri dengan madu. Namun sayangnya karena udangnya tidak terlalu besar sehingga kelezatan udang bakar ini tidak dapat dirasakan secara maksimal.

Sedangkan untuk gurame bakar, penulis merasakan bahwa kemungkinan ikan ini sudah melalui proses penggorengan. Karena ada perbedaan antara ikan yang dibakar dengan ikan yang digoreng. Ikan bakar yang penulis nikmati ini dagingnya telah garing dan kering seperti telah digoreng, baru dibakar lagi.

Selain itu, untuk menu karedok, sayur yang digunakan hanya terdiri dari kol (sangat banyak), taoge/kecambah, dan kacang panjang saja. Mungkin saja kekurangan-kekurangan ini terjadi karena bahan makanan yang sulit diperoleh akibat libur Lebaran.

Sambil menikmati santapan di Gubug Udang, pengunjung juga disuguhkan dengan suasana alam pedesaan yang tenang. Gubug yang berdiri di atas sebuah kolam yang berisi ikan mas dan ikan nila serta sebuah air mancur memberikan kesan serasa kita sedang berada di pedesaan dengan nuansa bumi parahyangan. Apabila kita memilih gubug yang di sisi belakang, maka kita akan disuguhkan dengan situ (danau) Cibubur yang cukup luas. Tampaknya Gubug Udang juga tengah mempersiapkan tempat di sisi danau agar pengunjung juga dapat mengakses situ Cibubur yang memiliki bermacam wahana permainan seperti bebek kayuh, perahu boat berbentuk naga, banana boat dan flying fox. Jadi selain menikmati makanan, kita juga dapat menikmati indahnya pemandangan pedesaan di daerah yang masih masuk wilayah Jakarta Timur ini.

Penilaian penulis:
Untuk makanan terutama udang bakar madu, layak untuk dicoba. Walaupun penulis kurang puas dengan menu gurame bakar dan karedok, namun secara rata-rata penulis memberikan nilai 70. Untuk menu lainnya, penulis belum berkesempatan untuk mencoba. Sedangkan untuk suasana di Rumah Makan ini, penulis memberikan nilai 80, namun pada bagian belakang, masih ada sisa bahan bangunan yang bertumpuk sehingga sedikit memberi kesan semrawut.

Alamat lokasi:
Gubug Udang Situ Cibubur
Bumi Perkemahan & Graha Wisata Pramuka Cibubur
Jakarta Timur
Telepon: +62 021 95291341
Handphone: +62 0821 22055572
Email: gubugudang_sc@yahoo.com

Daftar Menu Gubug Udang




Rabu, 31 Agustus 2011

Kue Mochi, Oleh-oleh dari Semarang

SEMARANG merupakan kota yang memiliki banyak jenis kuliner khas ddengan cita rasa yang lezat. Selain kuliner yang disantap di lokasi kuliner tersebut dijual, Semarang juga memilik berbagai jenis kuliner yang dapat dibawa pulang dan sangat cocok untuk dijadikan sebagai oleh-oleh. Sebut saja bandeng presto, lumpia Semarang, enting-enting gepuk, kue mochi dan masih banyak jenis kuliner lainnya.

Kue mochi (disebut juga moaci) sebenarnya merupakan kuliner masyarakat Tionghoa, yang telah diadaptasi dengan selera masyarakat Jawa Tengah. Kue mochi terbuat dari tepung ketan dengan isi kacang tanah yang dihaluskan yang dibentuk bulat seperti onde-onde dan pada permukaannya dilumuri dengan biji wijen atau tepung maizena. Sebenarnya di daerah Jawa Barat, seperti di Bandung dan Sukabumi juga dapat kita temukan kue mochi, namun justru yang lebih dikenal adalah kue mochi dari Semarang, karena kue mochi Semarang ada isinya (isi kacang tanah ditumbuk) serta bentuknya lebih besar dibandingkan dengan Kue Mochi di daerah Jawa Barat.

Saat ini ada berbagai jenis merk kue mochi khas Semarang. Di antara sekian banyak merk kue mochi, ada 1 merk kue mochi yang menurut penulis adalah kue mochi Semarang yang paling enak. Namanya adalah kue mochi Gemini. Kue mochi Gemini ini terasa lebih enak dan adonannya tidak terlalu keras. Kebanyakan kue mochi terasa kenyal dan keras saat digigit, sedangkan kue mochi Gemini terasa lebih lunak dan lembut.

Kue mochi Gemini saat ini telah dibuat pula dalam beberapa varian rasa, yaitu rasa talas, rasa strawberry, rasa durian, rasa coklat, rasa pandan, selain rasa originalnya.

Lokasi tempat penjualan kue mochi ini adalah di Jalan Kentangan Barat 101 Semarang, telepon +62 024 3519503, 3519475.
Selain itu, Kue Mochi Gemini juga memiliki cabang di Jalan KH Wahid Hasyim 180 Semarang. Telepon +62 024 3584579.

Bagi para Pembaca yang tinggal di Jakarta, saat ini Kue Mochi Gemini juga membuka cabang di Kelapa Gading dengan nomor telepon +62 021 4500366, 91737277, 70075558.

Senin, 29 Agustus 2011

Lokasi Kuliner di Pulau Bali

BALI - Saat ini umat Islam di seluruh dunia sedang menyambut datangnya hari kemenangan setelah selama sebulan menjalankan ibadah puasa. Demikian juga dengan umat Islam di Indonesia, dengan penuh kegembiraan menyambut hari raya Idul Fitri. Sebagaimana sudah menjadi tradisi, setiap orang akan kembali ke kampung halaman untuk berkumpul bersama dengan keluarga dan handai taulan dalam merayakan hari raya ini.



Dalam menyambut hari raya Idul Fitri ini, Pemerintah juga telah menetapkan hari libur dan cuti bersama. Libur dan cuti bersama dalam rangka perayaan hari raya Idul Fitri untuk tahun. 2011 ini ditetapkan sebanyak 5 hari. Setelah ditambah dengan hari Sabtu dan Minggu, maka total libur secara berturut-turut adalah 9 hari!



Bagi yang tidak merayakan Hari Raya Idul Fitri, maka tentunya libur yangg cukup panjang ini akan digunakan semaksimal mungkin. Bagi sebagian orang, mungkin libur panjang ini akan digunakan untuk melakukan wisata baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Tempat wisata di dalam negeri yang cukup ramai dikunjungi, seperti juga pada hari raya Idul Fitri tahun-tahun sebelumnya adalah Pulau Bali.



Bagi Anda yangg saat ini sedang atau akan merencanakan untuk berlibur di Bali, maka tentunya tidak akan melewatkan wisata kuliner dan berburu kuliner khas di Bali. Sangat banyak makanan khas Bali yang cukup eksotik yang layak untuk dicoba. Namun Anda patut untuk berburu kuliner ke tempat kuliner paling enak di Bali. Untuk itu, berikut penulis sajikan beberapa lokasi kuliner di Bali yang direkomendasikan untuk dikunjungi.




1. Sate penyu

Arah ke Kuta Galeria & Raya Kuta



2. Sate Plecing

Jl. Nakula



3. Sate Plecing (babi)

Jl. Arjuna 49



4. Depot Chandra (babi guling) Jl. Teuku Umar 140 Denpasar

☎ +62 0361 221278, 9940098, 225559 HP 081338590616



5. Bu Oka (babi guling)

Jl. Tegal Sari 2-Ubud

☎ +62 0361 976345



6. Pak Dobil (babi guling)

Ke arah hotel Nusa Dua belok kanan



7. Nasi Ayam Kedewatan

Pasar Senggol Kreneng Denpasar



8. Bebek Bengil - Ubud



9. Bebek Tepian Sawah

Jl. Raya Goa Gajah, Br. Teges Peliatan - Ubud

☎ +62 0361 975656



10. Nasi Ulam

Nusa Dua yg ke arah Benoa.



11. Nasi Jinggo (Bu Jumar) dekat Mall Discovery ☎ +62 0361 7806797



12. Nasi sambel/pedes Bu Andika (24 jam)

Jl. Raya Kuta depan Supernova ☎ 081558318187



13. Warung Satria

Depan Supernova



14. Warung Wardhani

Jl. Yudistira 2 ☎ +62 0361 224398



15. Warung Krisna

Jl. Kulat Lestari 4 Sanur ☎ +62 0361 281661



16. Warung Mak Beng (kepala ikan) Jl. Hangtuah 45 Sanur ☎ 282633



17. Warung Italia

Jl. Kunti 2 Seminyak ☎ +62 0361 737437



18. Ayam Taliwang Bersaudara

Jl. Imam Bonjol



19. Iga Bakar Nuri

Tromol Pos 219 Ubud ☎ +62 0361 977547/7804697/ 0811398646

Jl. Batubelig 41 Kerobokan Kuta ☎ +62 0361 8476722



20. Steak Rumors

Sebelah Tratoria Seminyak

Jl. Laksamana 100 Oberoi Seminyak ☎ +62 0361 738720



21. Kepiting super

Jl. Simpang Enam



22. Gurita Seafood

Jl. Raya Kuta 23F ☎ +62 0361 765130, 765131



23. Jimbaran Seafood» Menega Cafe



24. Bali Nikmat

Jl. Raya Kuta 40 ☎ +62 0361 755175



25. Depot Tiociu ☎ +62 0361 761979



26. Salak gula (Mutiara Bali)

Jl. Sumatra 19 Denpasar ☎ 08123847777



27. Pie Susu

Jl. Nangka ☎ +62 0361 263138



28. Pia Legong

Jl. Bypass Kuta ☎ +62 0361 7898777



29. Titiles

Jl. Diponegoro VII/6 ☎ +62 0361 225545

Cabang Raya Kuta Sebelah Joger



30. Rambak Babi Rejeki

☎ +62 0361 814338



31. Cake Mocca

Seminyak



32. Sate Lilit

☎ +62 0361 422749



33. Ayam Betutu

☎ +62 0361 7428904.



34. XO SUKI

(The best SUKI in Indonesia)

Mal Bali Galeria, ☎ +62 0361 753658

Jl.Cok Ag Tresna, Renon ☎ +62 0361 256001

Akan dibuka pertengahan September 2011