Jumat, 23 Agustus 2013

Altitude at The Plaza

Tidak banyak restoran di Jakarta yang menawarkan pengalaman bersantap di ketinggian gedung pencakar langit. Salah satunya adalah Altitude yang hadir di Jakarta sejak bulan April lalu di lantai 46 The Plaza Building. Altitude yang berarti ketinggian ini terdiri dari 3 restoran high cuisine yaitu Salt Grill, Enmaru dan Gaia dengan konsep yang berbeda-beda.

SALT GRILL by Luke Mangan
Salt Grill adalah restoran yang mengusung menu dengan sentuhan gaya Australia. Di bawah pimpanan Chef Luke Mangan, Salt Grill sudah terlebih dulu mendulang sukses di beberapa negara seperti Australia, Singapore dan Tokyo sebelum akhirnya membuka cabang di Jakarta.





 
Salt Grill berkonsep modern casual dining meskipun penataan meja dan interiornya cukup resmi. Terdapat dua private room yang dapat digunakan untuk lunch atau dinner meeting dan acara-acara pribadi lainnya. Jika ingin menikmati makanan lezat buatan Chef MJ Olguera seraya melihat pemandangan bundaran HI dari atas, maka Salt Grill adalah pilihan yang paling tepat.


ENMARU 
Tidak jauh berbeda dengan Salt Grill, Enmaru sudah terlebih dahulu mengokohkan kakinya di Singapore dan Jepang sebelum memasuki Indonesia. Di bawah tangan dingin Chef Takashi Tomie, Enmaru menyajikan aneka masakan Jepang dengan bahan baku premium yang diimpor langsung dari negeri sakura tersebut. Contohnya menu sashimi Enmaru terbuat dari ikan yang diimpor langsung dari Pasar Ikan Tsukiji di Tokyo.






Dengan dominasi kayu pada furnitur dan hiasan dinding serta pernak pernik yang kental dengan nuansa oriental khas Jepang, Enmaru sukses menciptakan atmosfir Jepang modern & shopisticated saat memasuki restorannya.


GAIA by OSO Ristorante
Gaia merupakan fine dining restaurant di bawah pimpinan Kenny Lim, sang executive chef yang menyediakan aneka menu khas daerah utara Italia dan mengkombinasikannya dengan aneka premium wine Perancis dan Italia yang tersedia disana. Penataannya sekilas mirip dengan Salt Grill hanya saja, Gaia terlihat lebih classy dengan pemilihan warna interior dan furniturnya yang tidak terlalu colourful. Terdapat satu private room dengan pemandangan daerah tanah abang Jakarta yang tidak kalah cantik di malam hari. 







Saya beruntung kali itu mendapatkan dinner invitation dari Altitude dan bisa mencicipi aneka menu andalan dari ketiga restoran di atas.

BEVERAGES
Virgin Mojito


Refreshing, fresh, thirst quencher, you name it!

Foie Gras Chawanmushi 
-ENMARU-


Menu appetizer pertama ini datang dari Enmaru, chawanmushi diberi potongan foie gras dan dibumbui dengan saus teriyaki. Ini adalah chawan mushi terenak yang pernah saya coba. HANDS DOWN! Foie grasnya sangat lembut, chawanmushinya juga creamy dan lembut dengan rasa gurih dari siraman saus di bagian atasnya. Hal ini masih ditunjang dnegan penyajiannya yang cantik. Satu-satunya yang disayangkan dari menu ini adalah porsinya yang kecil.

Assorted 5 Kinds of Sashimi  
-ENMARU-


Keahlian Chef Takashi Tomie tidak berhenti sampai di Chawanmushi saja, sajian sashimi dari Enmaru ini membuat kami berdecak kagum karena tampilannya yang memukau. Menurut Chef Takashi, penyajian sashimi dari Enmaru tidak monoton, sebagai contoh mereka menyajikan beberapa bentuk penyajian sashimi yang terdiri dari Kanpachi (Kakap ekor kuning), ootoro (sashimi dari daging perut Tuna), Kinmedai, Uni (Bulu Babi) dan Tsubugai yang diimpor langsung dari Tsukiji Fish Market di Tokyo.



Rasanya juga lezat, favorit saya tentu ootoro yang memiliki tekstur sangat lembut dan juga gurih. Hampir seperti meleleh di dalam mulut. Semua sashiminya terjaga kualitas dan kesegarannya, tidak ada yang terasa kurang fresh saat dicicipi.


Fish to Share: Stir Fry of Crab Meat, Shitake Mushrooms, Charsiu Sauce, Sugar Peas and Confit Eschalot  
-Salt Grill by Luke Mangan-



Ikan Barramundinya dimasak dengan tingkat kematangan yang pas, tektur dagingnya padat dipadu dengan siraman saus kepiting dan jamur shitake yang gurih. Bagian bawahnya diberi kacang kapri yang masih renyah. Hidangan ini dilengkapi dengan Mashed Potato yang diberi truffle oil (salah satu mashed potato terenak yang pernah saya makan!) dan  Heirloom Tomato Salad yang ringan dan menyegarkan. Paduan pas bagi mashed potato yang creamy dan gurihnya fillet Barramundi. Untuk menambah kelezatannya, sebelum makan, jangan lupa untuk menambahkan perasan jeruk lemon di atasnya.

Boneless Chicken Leg Stuffed with Porcini Mushroom  
-GAIA Ristorante-



Main course selanjutnya datang dari GAIA Ristorante. Fillet paha ayam yang gurih diisi dengan porcini mushroom. Bagian bawahnya terdapat potongan asparagus yang renyah dengan tekstur yang penuh serat. Ayamnya sendiri terasa empuk dan juicy.


Passion Fruit Ketel One Vodka
Vodka, brown, sugar, monin syrup, passion fruit, lime juice



Minuman beralkohol ini merupakan salah satu minuman andalan yang banyak dipesan. Rasanya manis dan segar dan memang menjadi favorit banyak orang pada malam itu.

Pannacota, Tiramisu and Orange Cake 
-GAIA Ristorante -



Trio dessert berupa Pannacota, Tiramisu dan Orange Cake yang disajikan sebagai penutup dinner malam itu juga berasal dari GAIA Ristorante. Orange Cakenya enak namun tidak spesial menurut saya, cakenya padat dengan tekstur yang agak kasar, mirip seperti madeleine yang pernah saya coba di Madleine Bistro. Tiramisunya cukup enak, creamnya tidak terlalu berat dengan sentuhan aroma kahlua yang ringan, sedangkan pannacotanya adalah bintang utama pada dessert malam itu! Super lembut, super creamy dengan manis yang pas dan tekstur yang cukup padat untuk dapat dipotong rapi. Saya pasti akan memesan pannacota jika bertandang mengunjungi GAIA di lain waktu.



Acara bersantap kami malam itu masih dimeriahkan oleh perayaan kecil ulang tahun Hans dari Altitude serta kunjungan Romi Rafael sebagai entertainer tetap Altitude ke meja kami. Jika datang di saat jam makan siang, baik Enmaru maupun Salt Grill menyuguhkan pilihan lunch package dengan harga terjangkau yang bisa dipilih. Saya sendiri sangat menikmati makan malam dengan aneka hidangan lezat dari ketiga restoran Altitude ditemani dengan pemandangan pusat kota yang sangat indah di malam hari. 


Definitely will coming back for more.
Terima kasih Altitude!




ALTITUDE The Plaza
Salt Grill by Luke Mangan | ENMARU Japanese Restaurant | GAIA by OSO RISTORANTE

Facebook  | Twitter
The Plaza Tower, 46th fl. Jl. M.H. Thamrin Kav. 28-30 Jakarta 10350
(021) 2992 2448

Rabu, 21 Agustus 2013

Pisang Goreng Enak di ITC Mangga Dua Jakarta

Jakarta Utara - Pisang Goreng (banana fritters) adalah makanan ringan yang dapat kita jumpai di Indonesia, Singapura dan Malaysia. Pisang goreng biasanya dijadikan sebagai penganan untuk sarapan yang ditemani dengan segelas kopi. Pisang goreng umumnya berbahan dasar pisang raja atau pisang kepok yang dilumuri dengan adonan tepung terigu (kadang dicampur juga dengan tepung beras) yang kemudian digoreng dalam minyak yang panas.

Penjual pisang goreng sangat mudah kita jumpai di pinggir jalan, mulai dari pedagang kaki lima yang menggunakan pikulan, gerobak dorong, hingga rumah makan ataupun cafetaria. Variasi dari pisang goreng tersebut juga beraneka ragam, seperti ada pisang goreng Pontianak yang dimakan dengan sambal kacang, pisang goreng yang dipakai parutan kelapa, ataupun pisang goreng biasa.



Baru-baru ini penulis mendapatkan satu penjual pisang goreng yang cukup enak dan berbeda dengan pisang goreng yang disajikan di tempat lain. Keistimewaan dari pisang goreng yang ini adalah terletak pada cara penggorengannya. Sepertinya pisang goreng ini digoreng dengan minyak yang dicampur dengan mentega, sebab terasa gurihnya rasa mentega.

Penjual pisang goreng ini berlokasi di ITC Mangga Dua tepatnya di Lantai 2 Blok A (sebelah kantin Rejeki; No. 3)

Rasa dari Pisang goreng ini memang berbeda dengan pisang goreng yang pernah penulis beli. Ketika digigit terasa renyah dan lembut dan beraroma mentega. Rasanya sangat gurih dan enak. Walaupun hanya merupakan kuliner biasa yang sangat mudah dijumpai di berbagai tempat, namun pisang goreng yang satu ini patut untuk dicoba. Sepotong pisang goreng dihargai sebesar Rp 3.000.

Shang Palace

Beberapa waktu yang lalu saya mendapat undangan dari Shang Palace, Chinese restaurant dari Shangri-La Hotel, Jakarta. Shang Palace ini terletak di lantai 1,  lokasinya bersebelahan dengan Satoo, salah satu restoran buffet terbaik di Jakarta yang juga dimiliki oleh Shangri-La. Shang Palace ini didesain dengan model China klasik yang glamor dan elegan dengan dominasi warna merah dan emas di seluruh penjuru restoran. Dengan 6 private room dan Lotus Ballroom yang dapat digunakan sebagai tempat resepsi, Shang Palace dapat menampung lebih dari 300 orang di dalamnya. 













Dikepalai oleh Benson Fok Ping Kong selaku Executive Chef, Berbagai hidangan khas Kanton menjadi andalan Shang Palace, selain itu olahan seafood segar yang diambil langsung dari akuarium besar yang terletak di dalam restoran yang juga menjadi aneka hidangan yang diunggulkan disini. Bahkan jika mau, pengunjung diperbolehkan untuk memilih sendiri jenis seafood yang diinginkan untuk diolah.












 
Kolak & Kurma



Karena pada saat itu sudah memasuki bulan puasa, kami mendapat hidangan pembuka berupa kolak dan kurma.
 
Lobster with Spicy Sauce (228K)



Penyajiannya sangat atraktif. Cangkang lobster disajikan sebagai hiasan bersama daun selada, sedangkan dagingnya sendiri sudah tersusun apik di depannya dengan siraman spicy sauce dan potongan mangga di bawahnya. Lobsternya mengeluarkan rasa manis alami, kematangannya juga pas. Rasa pedas dari sausnya ringan dan samar-samar, potongan mangga memberikan sentuhan rasa segar pada hidangan ini.
 
Minced Beef Soup with Spinach (68K)




Tampilan lain dari sup ini diperoleh dari cincangan halus daun bayam sehingga sekilas mirip sekali dengan rajangan daun bawang pada sup bening. Sebagai tambahannya, sup ini juga berisi kocokan telur dan juga telur puyuh untuk mempercantik tampilannya. Konsistensi supnya kental dengan daging cincang yang cukup banyak. Sup yang gurih ini paling enak dinikmati selagi masih hangat.
 
Deep Fried Boneless Chicken with Almond Flakes on Lemon Sauce (78K)



Ayam saus lemon memang merupakan salah satu menu khas dari Chinese Food, namun di Shang Palace ayam tersebut masih diberi balutan kacang almond yang super renyah. Karena kacang almondnya sendiri sudah terasa gurih, maka hidangan ini terasa lezat. Asam dari saus lemonnya juga tidak menyengat, sayang bagi saya ayamnya overcooked, sehingga teksturnya menjadi kurang juicy.
 
Chef’s Special Stewed Pork Rib served with Chinese Bread (88K) – Non Halal


Hidangan yang terdiri dari roti mantau dan potongan iga babi ini banyak mendapat pujian dari teman-teman yang menikmatinya malam itu. Untuk lebih jelasnya dapat dibaca di blog milik Yenny, Soya dan Hans.
 
Braised Whole Abalone and Goose Web with Bailing Mushroom (188K)


Ini pertama kalinya saya mencoba abalone, ternyata rasanya enak! Teksturnya sangat juicy dan sedikit chewy. Abalone adalah sejenis kerang yang berukuran cukup besar dan harganya sangat mahal. Di Cina sendiri, Abalone yang sering disebut dengan kerang mata tujuh ini dikenal sebagai makanan keberuntungan. Biasanya, abalone hanya disajikan di acara-acara spesial dimana tidak semua orang bisa menikmatinya.
Seporsi menu ini disajikan dengan jamur bailing dan juga kaki angsa. Ini juga pertama kalinya saya makan kaki angsa. Rasanya gurih dengan sedikit lapisan daging di sela-sela tulangnya, karena dimasak hingga sangat empuk, jadi saya tidak terlalu kesulitan untuk menyantapnya.
 
Live Crab with Chilli Sauce (38K/100gr)




Tampilan kepiting segar berlumur saus pedas ini sangat menggugah selera. Dibantu dengan alat pembuka cangkang, kami langsung asik sendiri menikmati daging kepiting yang kaya rasa ini. Dagingnya pun banyak dan tebal, konsistensi sausnya pas, rasa gurih pedasnya sedang dengan sedikit semburat rasa asam. Super yummy!
 
Homemade Bean Curd with Vegetarian Ham, Shimeji, Mushroom and Dried Scallops (78K)


Hidangan vegetarian ini tidak lantas mengurangi kelezatannya. Tekstur homemade tofunya renyah di lapisan luar dan super lembut di bagian dalam. Campuran jamurnya chewy dan potongan vegetarian hamnya tebal disiram dengan kuah gurih yang kental.
 
Shang Palace Yang Zhou Fried Rice (88K) – Non Halal


Nasi goreng Yang Zhou adalah salah satu menu khas di berbagai Chinese  restoran. Isian nasi gorengnya cukup banyak dan bervariasi di setiap restoran, namun ada beberapa macam bahan yang wajib ada seperti nasi, potongan char siu, udang, kuning telur dan daun bawang. Potongan Char Siu ini merupakan bahan terpenting dalam membuat Nasi Goreng Yang Zhou ini karena memberikan rasa manis yang spesial di hidangan ini. Bagi non-muslim, Nasi Goreng Yang Zhou ini sepertinya menjadi salah satu menu yang wajib dicoba jika bertandang ke Shang Palace.
 
Almond Bean Curd with Mixed Fruits (35K)



Tekstur kembang tahu almond ini terasa mirip seperti agar-agar. Rasa almondnya tidak terlalu kuat, dengan kuah bening dan potongan buah yang terasa manis. It was okay.
 
Chilled lemon Grass jelly with Lime Sorbet (35K)


Perpaduan baik antara jelly beraroma sereh dengan satu scoop es krim rasa jeruk nipis. Aroma dan rasa serehnya tidak terlalu kuat sehingga tidak mengacaukan rasanya. Jellynya sendiri juga tidak terlalu manis. Jauh lebih enak daripada yang saya pernah makan di restoran lainnya (lihat disini).

Chilled Mango Pudding (35K)


Presentasi yang cantik datang dari dessert berbahan dasar mangga ini. Pudingnya terasa lembut dengan rasa mangga yang kuat.
 
Chilled Avocado Puree topped with Coconut Ice Cream (35K)


Creamy dan lembut adalah gambaran yang tepat bagi dessert yang satu ini. Es krim kelapanya legit, jadi pelengkap yang cocok untuk puree alpukat dengan rasa yang cukup pekat.
 
Chilled Mango Sago Cream (35K)



I Love it. Sepertinya dessert berbahan dasar mangga dari Shang Palace menjadi favorit saya malam itu. Dessert yang satu ini benar-benar lezat! Semua komponennya berpadu dengan sempurna, sedikit creamy dengan sentuhan rasa mangga yang lembut dengan tambahan tekstur kenyal dari sago (mutiara yang terbuat dari tepung tapioka). Highly recommended!


Shang Palace menjadi tempat yang saya rekomendasikan jika ingin merasakan pengalaman bersantap hidangan khas Kanton yang berkualitas dengan ambiance yang elegan sekaligus cozy. Terima kasih Shang Palace dan Shangri-La!



SHANG PALACE 
Shangri-la Hotel Jakarta
Level 1 Kota BNI JL. Jend. Sudirman Kav. 1
Jakarta, 10220
(021) 2922 9999

Senin, 19 Agustus 2013

Piesta Duren, Soup Duren Coklat


Nama    : Piesta Duren
Jenis      : Kedai
Menu     : Sop Duren Coklat
Harga    : Rp 15.000
Buka      : Setiap hari
Pukul     : 10-21
Alamat  : jl Tamsis No 67
Telp       : 085645712627

Tidak sulit menemukan menu olahan durian di Yogyakarta mulai dari dessert hingga minuman, salah satu kedai yang menawarkan beragam menu olahan durian yang lengkap adalah Piesta Duren. Dibeberapa tempat untuk menu durian biasanya hanya sedikit menggunakan buah durian asli dan sisanya memakai perasa durian guna menekan biaya produksi dan mengabaikan kepuasan konsumen. Namun tidak di Piesta Duren, menu Sop Duren Coklat yang dibandrol Rp 15.000 terdiri dari buah durian yang tebal dagingnya, tanpa biji, lalu dicampur dengan susu coklat dan diperindah dengan buah cherry. Dijamin bikin ketagihan. 

Saran & Kritik
berhubung kemarin adik ku dah jauh-jauh dari Blok-O bawain ni minuman sbg bentuk gratifikasi, jadi mau gak mau ak harus review yg bagus2 biar bsk nya dibawain lagi. satu kata deh 'NAGIH' [Brian]

Masakan : 4
Pelayanan : 4
Suasana : 3
Harga: 3

Mengenal Bumbu Dapur - Saffron

Bumbu masakan ini berasal dari putik bunga Crocus sativus yang dikeringkan. Dijual dalam bentuk putik bunga utuh atau bubuk berwarna kuning. Aromanya harum. Selain meningkatkan cita rasa masakan, saffron juga memberi warna kuning pada hidangan. Bumbu ini sangat mahal, harganya bisa mencapai 5 juta per kilonya. Jika susah didapat bisa diganti dengan bubuk kunyit.


Iran adalah negara penghasil saffron terbesar di dunia. Saffron banyak digunakan dalam masakan Timur Tengah dan India. Masakan nasi, ikan, ayam, daging, dan kari sering ditambahkan dengan bumbu ini. Di India saffron digunakan sebagai bumbu nasi biryani sedangkan orang Eropa menambahkan saffron dalam hidangan nasi seperti paella. Penggunaan saffron sangat mudah, tinggal ambil sejumput saffron, rendam dalam air panas selama beberapa menit, setelah air menjadi berwarna kemerahan tinggal digunakan di dalam masakan sesuai kebutuhan resep. Saffron bubuk bisa ditambahkan langsung di dalam bumbu masak. Teks & Foto: Budi Sutomo

Phuket, Ayam Hatyai


Nama    : Phuket
Jenis      : Resto
Menu     : Ayam Hatyai
Harga    : Rp 21.500
Buka      : Setiap hari
Pukul     : 10-22
Alamat  : jl Hos Cokroaminoto 240
Telp       : 0274-551707

Terletak di utara perlintasan kereta api Hos Cokroaminoto, Phuket adalah salah satu rumah makan yang menawarkan aneka menu khas Thailand di Yogyakarta. Disini pengunjung tidak perlu khawatir karena citarasa yang ditawarkan sudah disesuaikan dengan lidah orang Indonesia. Menu yang menjadi rekomendasi disini salah satunya dalah Ayam Hatyai. Ayam panggang dengan bumbu kacang yang gurih, sedikit pedas dan tidak terlalu manis. Dibanderol dengan harga Rp 21.000 menu yang satu ini dijamin bikin nagih. 

Saran & Kritik:
ni pertama kalinya kuliner with mamita, after dia pulang dari Hongkong n akhirnya memilih menetap di Indonesia bersama anaknya tercinta. mamita tu kritis bgt klo soal makanan secara dia chef indonesia terbaik yg ada di Hongkong (klo gak percaya tanya deh ma semua org di KJRI Hongkong n GM bank2 Indonesia yg da disana, pst kenal ma yg namany Chef Endang Sawitri). ok lanjut ke review, kata mamita enak n bumbuny dah disesuaiin ma lidah org indonesia, cz klo masakan thailand asli (mamita prnh 2bln di Thailand) lebih gak enak.[Brian]

Masakan : 4
Pelayanan : 4
Suasana : 4
Harga: 4

Jumat, 16 Agustus 2013

Publico

Dari bagian depan, Publico hampir tidak tampak seperti sebuah restoran. Bagian depannya dicat putih dan dihiasi oleh kaca gelap, tidak tampak deretan meja dan kursi seperti restoran pada umumnya. Di tempok depannya terpampang tulisan PUBLICO dengan ukuran tidak terlalu besar. Ketika masuk, kita akan disambut oleh meja resepsionis yang akan mengescort kita ke area makan yang ternyata terletak di lantai 2 dan lantai 3. Lantai 2 merupakan smoking area dengan bar besar di salah satu sisinya sedangkan lantai 3 adalah ruangan bebas asap rokok yang relatif lebih sepi. Namun, diatas jam 9 malam, semua lantai akan menjadi smoking area.


Interiornya mengacu desain gaya vintage Amerika tahun 1920-an. Tempat duduk diatur dengan jarak yang cukup renggang sehingga berkesan luas. Dominasi warna kuning, hitam dan putih pada lantai dan furnitur semakin mempertegas kesan klasik dan vintage pada Publico. Bar di lantai dua menjadi salah satu sudut yang menarik. Bagian belakang bar ini dipenuhi oleh ratusan jenis botol minuman dengan open kitchen di samping kanannya. Meskipun menyediakan minuman beralkohol, namun pengunjung tidak diperbolehkan untuk membeli single bottle, melainkan hanya single shots ataupun cocktail.





Doctor Recipe Juice (35K)
Green Apple, Lychee, Lime Juice

 

Rasanya menyegarkan dengan campuran apel hijau, leci segar dan lime juice yang diblender. Rasanya sedikit asam dengan aroma leci yang menyegarkan!
 
Lucky Luciano (45K)
Coffee, Milk, Vanilla Gelato, Banana


Salah satu mocktail andalan Publico ini dominan rasa pisangnya. Menurut saya, kopinya tidak terlalu terasa dan agak terlalu manis. Karena teksturnya cukup kental, minuman ini  terasa mengenyangkan.
 
Oven Grilled Chicken Breast Stuffed with Pesto (75K)


Hidangan ini berupa dada ayam yang diisi dengan saus pesto dan dipanggang serta disajikan dengan tomato concasse dan mashed potato sebagai pelengkapnya. DI bagian atas dada ayamnya masih dilumuri oleh saus pesto sebagai penambah rasa. Daging ayamnya juicy dan gurih dengan wangi pesto yang meresap ke dalam daging. Mashed Potatonya one of the best I’ve ever tasted. Super creamy, smooth and so cheesy.
 
Grilled Garlic and Oregano Chicken (75K)


Favorit saya malam itu! Ayam panggang ini bahkan lebih lezat lagi. Kulitnya renyah dan gurih dengan aroma bawang putih yang cukup kuat. Oregano sebagai herbs menambah aroma yang menggiurkan untuk fillet ayam ini. Dagingnya super empuk dan juicy. Ditemani oleh roasted rustic potatoes yang juga dilumuri dengan herbs dan memiliki lapisan yang kering dan renyah. Super yumm!
 
Chilled Valrhona Mars Bar (55K)
Valrhona Chocolate Mousse, Chocolate Crumble, Vanilla Chantily, Salted Caramel



Hands down to these chocolaty dessert! Tampil dengan presentasi yang cantik, chocolate mousse yang terbuat dari Valrhona yang merupakan salah satu jenis terbaik bertekstur sangat lembut dan creamy dengan rasa coklat yang pekat dan sedikit pahit khas dark chocolate. Chocolate crumble memberikan tambahan tekstur menarik dengan sesendok vanilla chantily yang ringan. Saus Salted Caramel diberikan di bawahnya sebagai penyeimbang rasa manis dan legit khas coklat.
 
Publico cukup mengesankan untuk saya dengan hidangan lezat, tempat yang nyaman dengan service yang memuaskan. Apalagi bagi yang penasaran dengan Cronuts, saat ini Publico menyediakan layanan pre order Valrhona Mars Cronuts by NOSH yang konon tidak kalah lezat dengan Kronuts milik MO Jakarta. Minimal pemesanan 2 pcs dengan harga 20K++/pcsnya dan harus dipesan beberapa jam sebelumnya.
Kekurangan Publico adalah jika datang pada malam hari, pencahayaan dalam restoran ini sangat minim, sampai-sampai saya yang waktu itu duduk di lantai 3 cukup kesulitan untuk membaca menu tanpa bantuan lilin di atas meja. 
Definitely will be back for more.
 




PUBLICO BISTRO & BAR

Jl. Senopati No.65, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
021-52964960