Tampilkan postingan dengan label Yogyakarta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Yogyakarta. Tampilkan semua postingan

Jumat, 02 Desember 2011

Gudeg Yu Djum Kuliner Jogja Yang Dapat Dijadikan Oleh-oleh

Yogyakarta - Sebagaimana artikel sebelumnya, dalam artikel ini penulis masih mengulas tentang kuliner khas Jogja. Kuliner yang satu ini juga penulis dapatkan karena penulis menitip rekan yang mengunjungi Yogyakarta untuk minta tolong dibelikan. Kuliner yang satu ini adalah Gudeg Jogja. Gudeg adalah merupakan kuliner khas Jogja yang tidak boleh dilewatkan. Walaupun di daerah lain juga ada jenis gudeg seperti di Semarang, namun gudeg Jogja memiliki bentuk penyajian dan rasa yang berbeda. Gudeg Jogja rasanya sangat manis dan lebih kering (kurang berkuah). Gudeg adalah masakan buah nangka muda yang dimasak dengan gula merah dan bumbu lainnya.

Walaupun Gudeg Jogja saat ini sudah banyak dijual di luar kota Yogyakarta, namun cita rasanya umumnya agak berbeda dengan Gudeg yang dijual di kota Yogyakarta. Sehingga bagi orang yang tinggal di luar kota Yogyakarta, jika ingin mencicipi Gudeg asal Yogyakarta ini harus langsung datang ke kota Yogyakarta dan makan di tempatnya.

Namun minggu lalu, penulis baru mengetahui bahwa Gudeg yang dibeli di Yogyakarta ini ternyata dapat dibawa sampai ke Jakarta. Ini penulis ketahui ketika ada salah seorang rekan penulis yang dinas ke Yogyakarta dan mengatakan bahwa ia akan membeli gudeg Jogja. Iseng-iseng penulis mencoba menitipkan kepadanya untuk membelikan gudeg ini dan dibawa ke Jakarta. Ternyata hal ini dapat dilakukan. Gudeg ini dikemas dalam kendil sedemikian rupa sehingga dapat dibawa ke Jakarta.

Sampai di Jakarta, Gudeg Jogja ini masih segar sehingga penulis dapat menikmati gudeg Jogja walaupun tidak berkunjung ke kota Yogyakarta.

Gudeg Jogja yang dibeli oleh rekan penulis ini adalah Gudeg Jogja Yu Djum. Lokasinya di Jl. Wijilan No. 31 (sebelah selatan Plengkung Wijilan) Yogyakarta. Pusatnya sendiri berlokasi di Jl. Kaliurang KM 4,5 Karangasem CT III/22 Yogyakarta - 55281. Telepon +62 0274 515968 atau Telepon seluler 0856 286 6001.

Gudeg yang penulis beli ini adalah Gudeg komplit dengan harga Rp 100.000 per 1 paket yang terdiri dari satu kendil berisi gudeg, telur 6 butir, ayam setengah ekor, serta krecek (kulit sapi) yang ditempatkan dalam kotak karton. Gudeg ini dikemas sedemikian rupa sehingga dapat dibawa walaupun perjalanan dengan pesawat terbang.

Memang bagi sebagian orang yang tidak menyukai makanan yang terlalu manis, mungkin gudeg Jogja ini kurang cocok, karena gudeg Jogja yang rasanya didominasi dengan manisnya gula Jawa, terasa sangat manis. Namun rasa manis ini akan lebih enak karena dicampur dengan krecek (yang dicampur dengan tempe yang dipotong kecil-kecil) yang rasanya asin dan pedas. Penulis cukup menyukai gudeg Jogja ini.

Bakpia Oleh-oleh Khas Jogja

YOGYAKARTA adalah merupakan salah satu kota di Indonesia yang memiliki beraneka ragam jenis kuliner khas. Konon makanan di kota Yogyakarta (biasa juga disebut sebagai Jogja) memiliki harga yang relatif lebih murah dan lebih terjangkau. Namun akhir-akhir ini rata-rata harga kuliner di Jogja juga sudah mengikuti standar harga sehingga tidak semurah dulu.

Salah satu kuliner Jogja yang biasanya dijadikan sebagai oleh-oleh bagi para wisatawan yang cukup terkenal dan mudah diingat adalah Bakpia. Bakpia adalah sejenis kue yang terbuat dari kacang hijau yang dihaluskan dan dicampur dengan gula kemudian dibungkus dengan tepung lalu dipanggang. Selain di Jogja sebenarnya bakpia ini dapat juga kita temukan di daerah lain di Indonesia. Bakpia asalnya merupakan makanan dari budaya Tionghoa. Nama bakpia adalah berasal dari Bahasa Hokkian yang berasal dari kata “bak” yang berarti daging dan “pia” yang berarti kue. Memang dahulu di negara asalnya ini, bakpia adalah kue yang isinya adalah daging babi. Namun di Indonesia, bakpia isinya adalah kacang hijau.
Daerah penghasil bakpia yang terkenal di Jogja adalah di daerah Pathuk/Pathok. Bakpia dari Jogja ini biasanya terkenal sebagai “Bakpia Pathok”. Saat ini bakpia Jogja isinya tidak hanya kacang hijau saja, tapi sudah ada varian rasa lainnya yaitu coklat dan keju. Selama ini jika kita mencari oleh-oleh Bakpia, maka selalu yang dicari adalah merek “Bakpia Pathok”. Namun ternyata semua pengusaha pembuat Bakpia di daerah Pathok ini memberikan label atas produknya dengan nama Bakpia Pathok. Yang membedakannya hanyalah ada nomor di belakang label “Bakpia Pathok”, misalnya “Bakpia Pathok 75”. Ternyata ini adalah nomor alamat sang pengusaha/produsen bakpia tersebut.

Belum lama ini penulis menitipkan kepada rekan yang pergi ke Jogja untuk dicarikan oleh-oleh khas Jogja, yaitu Bakpia dan Gudeg Jogja. Oleh rekan penulis, dibelikan bakpia dengan merek “Bakpia Pojok Bu Prapti”. Penulis belum pernah merasakan Bakpia Pojok ini, ternyata rasanya cukup lezat dan enak serta tidak keras. Berbeda dengan Bakpia Pathuk yang selama ini sudah sering dicoba oleh penulis, Bakpia Pojok ini tidak keras atau kering. Sehingga ketika dimakan terasa sangat lezat.

Satu kotak Bakpia Pojok dengan isi 20 potong bakpia harganya adalah Rp 17.000. Jadi dari segi harga dibandingkan dengan rasanya menurut penulis bakpia ini sangat direkomendasikan untuk dijadikan oleh-oleh khas dari Jogja.

"Bakpia Pojok Bu Prapti" beralamat di Jl. Monumen Jogja Kembali No. 54 Karangjati, Yogyakarta. Untuk pemesanan dapat melalui nomor telepon seluler +62 0816 692799.