Senin, 21 Mei 2012

Berburu Kuliner Tradisional di Jakarta Fashion and Food Festival 2012

Jakarta Utara - Bagi Anda pecinta kuliner, event yang satu ini layak untuk dikunjungi, 9th Jakarta Fashion & Food Festival 2012 (JFFF 2012). Kegiatan rutin tahunan yang sudah diselenggarakan sejak tahun 2004 ini pada tahun ini kembali diadakan di La Piazza, Kelapa Gading, Jakarta mulai tanggal 11 Mei 2012 hingga 3 Juni 2012.

Seperti tahun-tahun lalu, pada JFFF 2012 ini juga disajikan aneka festival jajanan yang terdiri dari festival jajanan tradisional yang dinamakan dengan "Kampoeng Tempo Doeloe", menikmati beraneka macam jenis minuman wine serta menikmati fashion show.

Khusus untuk event festival jajanan tradisional Kampoeng Tempo Doeloe, kita dapat menikmati aneka masakan Nusantara dalam suasana Jakarta Batavia Tempo Dulu (oude batavia). Sambil menikmati makanan di Kampoeng Tempo Doeloe ini, pengunjung juga akan dihibur dengan aneka kesenian dan hiburan seperti musik dan irama tradisional (Keroncong Tugu), lajar tancap, topeng Monyet, dan lain-lain.

Aneka jenis jajanan dan makanan yang tersedia di Kampoeng Tempo Doeloe ini antara lain adalah:
nasi rames ala Sisca Soewitomo, kue Londo ala Sisca Soewitomo, waroeng tradisional enHaii, martabak manis & telor Bong Ngian, mie ayam Pak Loso, es jelly campur medan, bola ubi madu, kerak telor, soto bangkong, ayam bakar Pakubuwono, cakwe & kue bantal, es kering, toge goreng & tahu gedjrot, icip2 betawi, Pepita Home Bakers, wedang ronde Gardujati, es goyeng & es puter, sate sapi pak kempleng, sate ayam Madura Blok S, sate Batibul Laka-Laka, sate padang Mak Syukur, sate Ponorogo, es krim duren, serabi Ulliko, otak-otak & kelapa muda Petojo An, empal Gentong putra Mang Dharma, putu bambu Medan, dapur Manado, pempek 979, nasi kucing sambel gledek,
soto betawi Babeh, nasi pecel Madiun Kyat, es Selendang Mayang & risol setan, sate BUNTEL BEN Tuman, aneka gorengan Pak Slamet, ketupat sayur Ci Eng, Hanna's klapertaart, Cwie Mie Malang, Kampoeng Djamoe Organik, Sosro, es podeng blok S, rujak juhi Pak Tata, baso Sarkit, depot mendoan asli banyumas, pisang goreng sari manis, rujak kolam Medan, kue medan Chen Chen, combro & misro, buah lontar, es cincau hijau, es duren Sakinah, kupat tahu legit, William Wongso series, bajigur & gorengan, Soto mie bogor, Nasi gudeg Bu Tjitro, tongseng Pak Budi khas solo, siomay Dago, Bebek Kaleyo, Bakso Gun, Nasi bakar Bu Broto, Es Oyen, Gado2 Bu Aam, Nasi goreng Kambing Kebon Sirih & Ayam panggang khas Makassar.

Bagi Anda yang ingin mengunjungi JFFF 2012 ini, catatlah jadwal buka setiap harinya selama kegiatan festival ini, yaitu Senin s.d. Jumat mulai pukul 16.00- 22.00 WIB, Sabtu, Minggu & Hari Libur mulai pukul 11.00-23.00 WIB.

Kamis, 10 Mei 2012

Bolu Gulung - Oleh-Oleh Khas Medan

Medan - Salah satu kota di Indonesia yang memiliki beraneka ragam kuliner yang unik dan enak adalah kota Medan, Sumatera Utara. Dan di antara kuliner di Medan ini, ada banyak jenis kuliner yang dapat dijadikan sebagai oleh-oleh untuk dibawa pulang oleh para wisatawan yang berkunjung ke Medan. Beberapa jenis kuliner yang menjadi langganan para wisatawan untuk dibawa pulang dan sangat terkenal antara lain: bika ambon, lapis legit, bolu gulung, sirup markisa dan lain-lain.

Salah satu oleh-oleh yang cukup terkenal dan sering dicari oleh para wisatawan adalah bolu gulung. Jika disebut nama bolu gulung, mungkin tidak semua orang tahu jenis makanan seperti apa bolu gulung itu. Namun jika disebut nama bolu gulung dengan menyebut mereknya yaitu Bolu Meranti, pastilah semua orang langsung tahu jenis kuliner ini.

Namun kali ini penulis tidak akan mengulas mengenai Bolu Meranti, karena tentunya kuliner ini sudah tidak asing lagi bagi para Pembaca. Bolu gulung yang baru saja penulis nikmati ini adalah Bolu Gulung C&F. Penulis kebetulan dapat menikmati Bolu Gulung C&F karena dibawa oleh tante penulis yang baru datang dari Medan.

Hampir sama dengan Bolu Meranti, Bolu Gulung C&F ini juga memiliki beraneka rasa dan isi, ada isi coklat, keju, nanas, mocca, strawberry, blueberry, kopi dan lainnya. Yang membedakannya dengan Bolu Meranti adalah Bolu C&F ini kurang berlemak/berminyak, sehingga bagi penulis jika makan terlalu banyak bolu ini tidak menyebabkan rasa mual, tidak seperti jika penulis memakan Bolu Meranti. Rasa dan isinya juga tidak setajam Bolu Meranti (rasanya lebih soft). Secara keseluruhan penulis lebih menyukai Bolu C&F ini dibandingkan dengan Bolu Meranti.

Kabarnya pemilik dari Bolu C&F ini masih memiliki hubungan saudara dengan pemilik Bolu Meranti.

Bolu C&F ini juga dapat dibeli dalam kombinasi rasa. Jika kita menginginkan beberapa rasa berbeda, namun hanya ingin membeli 1 kotak saja, maka tersedia bolu yang dibuat 3 jenis rasa dalam 1 kotak. Seperti tampak pada gambar di atas, oleh-oleh yang dibawa tante penulis ini terdiri dari 3 gulung bolu dengan rasa yang berbeda yang dijual dalam 1 kotak. Rasa dan isinya terdiri dari nanas, mocca dan keju. Menurut tante penulis, 1 kotak bolu gulung C&F yang dibelinya ini harganya adalah Rp 55.000.

Bagi Pembaca yang sedang berkunjung ke kota Medan dan berniat untuk membeli oleh-oleh Bolu Gulung, maka Bolu Gulung C&F ini dapat menjadi alternatif pilihan yang direkomendasikan oleh penulis. Bagi Pembaca yang akan mencari kuliner yang satu ini dapat mendatangi lokasinya di Jalan Mangkubumi No. 16 D Medan, Sumatera Utara. Nomor telepon yang dapat dihubungi: +62 61 4515157.

Minggu, 06 Mei 2012

Ayam Kremes Muwardi - Ayam Bakar Manis Pedas

Jakarta Barat - Baru-baru ini penulis mendapatkan informasi bahwa ada satu lokasi kuliner yang menyajikan ayam bakar kalasan namun dilengkapi dengan kremes. Selama ini yang penulis ketahui adalah hidangan ayam kremes, ayam goreng yang ditaburi dengan kremes. Kremes adalah tepung kanji yang dicampur dengan kuah kaldu atau bumbu kemudian digoreng hingga crispy dan berbentuk remah-remah.

Namun yang unik di lokasi kuliner yang satu ini adalah ayam bakar yang ditaburi dengan kremes. Walaupun sebenarnya ada juga menu ayam goreng kremesnya, namun yang membuat penasaran bagi penulis adalah ayam bakar kremes.

Lokasi Kuliner ini adalah Ayam Goreng/Bakar Kremes Kalasan "Muwardi" yang beralamat di Jalan Muwardi I/6 Grogol, Jakarta Barat. Selain menyajikan hidangan di tempat, ayam goreng/bakar Muwardi ini juga melayani pemesanan makanan untuk pesta, rapat dan arisan. Pemesanan dapat melalui telepon +62 021 99688831 atau +62 021 36160160.

Kuliner di tempat ini menyajikan ayam kalasan dalam bentuk goreng atau bakar. Sebagaimana umumnya ayam kalasan, sajian ayamnya terasa sangat manis. Namun yang menjadi keunikan ayam kalasan di tempat ini adalah adanya tambahan kremes. Selain itu, untuk jenis ayam bakar, sebelum dibakar, ayamnya telah diberi bumbu khas kalasan yang sedikit pedas (tidak hanya rasa manis) sehingga ayam bakarnya terasa sedikit pedas. Dengan adanya rasa pedas pada ayam bakar Muwardi ini membuat ada keistimewaan dari ayam bakar kalasan ini karena selama ini ayam bakar kalasan rasanya hanyalah manis saja. Selain itu, dengan adanya tambahan kremes, membuat rasa dari ayam bakar ini menjadi lebih menarik dan lezat.

Harga ayam kalasan Muwardi ini adalah:
- Ayam Bakar: Rp 11.000 per potong
- Ayam Goreng: Rp 10.000 per potong
- Nasi putih: Rp 3.500 per porsi
- Tahu atau tempe goreng: Rp 1.500 per potong

Di samping itu, juga tersedia nasi uduk apabila pemesan tidak mau nasi putih.

Berdasarkan informasi yang penulis peroleh dari kartu nama, rumah makan ayam goreng/bakar Muwardi ini juga memiliki cabang di Jalan Karya Raya Blok TT-12 Daan Mogot, Jakarta Barat. Nomor telepon +62 021 93332332 atau +62 021 70978978.

Ayam Goreng atau Bakar Muwardi ini adalah salah satu kuliner yang direkomendasikan untuk dicoba.

Selasa, 27 Maret 2012

Bebek Goreng Haji Slamet

Jakarta Pusat - Saat ini bebek goreng telah menjadi makanan favorit bagi sebagian masyarakat di Jakarta. Padahal penulis masih ingat ketika kecil dulu, makanan yang berbahan dasar bebek tidak dapat atau sangat sulit untuk dapat kita temui di rumah makan, kecuali di Rumah Makan Chinese Food. Hal ini karena kala itu masyarakat di Jakarta masih belum mengenal kelezatan dari makanan yang diolah dari daging bebek. Sehingga harga bebek jauh lebih murah jika dibandingkan dengan ayam.

Namun kini, setelah banyak rumah makan yang menyajikan makanan dengan bahan dasar bebek, dan ternyata sangat disukai oleh sebagian besar orang. Akibatnya saat ini harga kuliner yang berbahan dasar bebek menjadi lebih mahal jika dibandingkan dengan yang berbahan dasar ayam. Salah satu kuliner berbahan dasar daging bebek yang cukup disukai adalah bebek goreng. Salah satu rumah makan yang menyajikan bebek goreng yang cukup terkenal adalah Rumah Makan Bebek Goreng H. Slamet.


Rumah Makan Bebek Goreng H. Slamet memiliki banyak cabang di Jakarta. Namun ternyata di antara cabang dari rumah makan tersebut tidak berada dalam 1 jaringan kepemilikan yang sama. Tetapi, masing-masing rumah makan tersebut mengklaim dirinya sebagai Rumah Makan Bebek Goreng H. Slamet Asli. Mungkin di antara Pembaca ada yang mengetahui mana rumah makan bebek goreng H. Slamet yang asli.

Selama ini Penulis lebih sering memesan Bebek Goreng H. Slamet yang beralamat di Jl. Musi No. 1, Cideng Barat, Gambir, Jakarta Pusat. Telepon +62 021 3810396 dan +62 021 37772636. Keistimewaan bebek goreng di sini adalah pada sambalnya. Sambalnya dinamakan sebagai sambal korek, yang cukup pedas. Bebek digoreng kering dan renyah dengan rasa yang asin. Cukup lezat jika dimakan dengan nasi putih panas dan sambal koreknya. Namun bagi Pembaca yang tidak tahan pedas agar berhati-hati dengan sambalnya ini, karena pedasnya yang luar biasa.

Selain berlokasi di Cideng, Rumah Makan Bebek Goreng H. Slamet juga memiliki cabang di:
- Jl. Panjang No. 9 Kelapa Dua, Kebon Jeruk, Jakarta Barat telepon +62 021 5330640 dan +62 021 5330641
- Jl. Joglo Raya No. 11 Joglo Jakarta Barat telepon +62 021 58908030
- Jl. Batu Ceper No. 49A Pecenongan, Jakarta Pusat telepon +62 021 45787855

Harga untuk sepotong bebek goreng bagian dada adalah Rp 18.000 dan untuk bagian paha adalah Rp 16.000. Penulis sudah beberapa kali memesan ke rumah makan ini dengan jumlah pesanan yang cukup banyak dan hanya bebeknya saja. Namun yang mengecewakan pada saat pemesanan yang terakhir. Saat itu, untuk keperluan jamuan di kantor, penulis kembali memesan bebek goreng sebanyak 40 potong hanya bebeknya saja. Namun dijawab bahwa di tempat ini tidak melayani pemesanan hanya bebeknya saja. Jika ingin pesan harus 1 paket, yaitu nasi dan bebek gorengnya. Terus terang penulis agak kecewa dengan penjelasan dari petugas yang menerima order ini, karena sebelumnya penulis sudah biasa memesan hanya bebeknya saja.

Sebagai gantinya, penulis mencoba untuk mencari rumah makan bebek goreng H. Slamet dan diperolehlah lokasi rumah makan yang terletak di Jl. Prof. Dr. Satrio No. 28 (Casablanca) Kuningan, Jakarta Selatan telepon +62 021 70888028.

Rumah Makan Bebek Goreng yang terletak di Casablanca ini mengklaim dirinya sebagai Bebek Goreng H. Slamet (asli lezat), walaupun jika penulis cermati daftar cabang yang tertera pada kartu nama maupun kotak dari kedua cabang rumah makan ini, keduanya bukan merupakan jaringan pemilik yang sama. Sehingga rasa dan kelezatan dari kedua rumah makan ini juga berbeda. Bebek goreng di Casablanca ini lebih kering dan renyah jika dibandingkan dengan bebek goreng yang di daerah Cideng. Penulis lebih menyukai bebek goreng yang di Cideng karena gorengnya tidak terlalu kering sehingga rasa daging bebeknya masih terasa. Namun sayangnya penulis telah dikecewakan dengan pelayanan pada bagian order di rumah makan yang menyebutkan bahwa rumah makan ini tidak melayani hanya pembelian bebeknya saja. Padahal sebelumnya penulis sudah pernah membeli hanya bebek saja. Dan mereka tidak menjelaskan mengapa demikian.

Jumat, 24 Februari 2012

Tahu Lapis - Cemilan Yang Mirip Batagor

Jakarta Selatan - Selesai melakukan meeting dengan salah satu klien di bilangan Jakarta Selatan bersama dengan atasan, waktu telah menunjukkan pukul 17.30. Saat itu jalanan di Jakarta tengah mengalami puncak kemacetan karena bersamaan dengan jam pulang kantor. Rasa lapar pun menyerang kami karena telah lelah setelah meeting dengan klien. Padahal penulis beserta rombongan harus kembali ke kantor. Maka atasan kami mengusulkan untuk mampir dahulu ke salah satu tempat kuliner yang menjual makanan kecil yang layak untuk dicoba.

Nama tempat kuliner ini adalah PISTALES. Penulis belum pernah mendengar nama tempat ini. Rasa penasaran pun timbul apalagi salah seorang rekan kami mengatakan bahwa menu paling enak di tempat ini adalah piscok (ternyata piscok itu adalah singkata dari kata pisang coklat), tahu lapis dan Risoles. Maka mobil kami pun meluncur ke lokasi lokasi kuliner PISTALES yang berlokasi di Jalan Setiabudi I No. 34, Jakarta Selatan tepatnya di Depan SMUN 3. Nomor telepon yang dapat dihubungi adalah +62 021 5255847, +62 021 5265077 dan +62 021 91555517.

Ternyata nama PISTALES adalah merupakan singkatan dari "PISang Coklat, TAhu lapis dan risoLES" hal ini sebagaimana yang terpampang dalam papan nama kuliner PISTALES ini. Memang ketiga menu inilah yang disajikan di tempat makan ini.

Sayangnya pada saat penulis mengunjungi lokasi kuliner ini, makanan yang tersedia tinggal sedikit. Bahkan risolesnya telah habis, mungkin karena sudah sore. Penulis memesan tahu lapis. Tahu lapis merupakan tahu yang dipotong dalam bentuk persegi empat dan dilapisi pada salah satu sisinya dengan adonan tepung yang dicampur ikan layaknya adonan pada sio may. Kemudian digoreng. Tahu lapis dinikmati dengan menyiramkan bumbu kacang. Bumbu kacang ini sama seperti bumbu kacang yang digunakan pada sio may atau batagor.

Sepintas rasa tahu lapis ini mirip seperti batagor. Penulis memberikan nilai 80 untuk kuliner tahu lapis ini. Rasanya yang mirip dengan batagor, dengan adonan tepung+ikan yang cukup terasa ikannya, membuat penulis ingin menambah lagi. Sayangnya tahu lapis yang dijual telah habis.

Harga tahu lapis ini adalah Rp 4.500 sepotong. Memang harga terbilang agak mahal untuk ukuran tahunya, namun menurut penulis harga ini sebanding dengan rasanya.

Namun saya, ketika untuk kedua kalinya penulis mencoba kuliner ini pada tanggal 6 Maret 2012, penulis merasa kecewa. Karena tahu lapis yang sebelumnya pernah dicoba sebagaimana tulisan di atas dengan rasa yang cukup lezat, ternyata kali ini rasanya jauh berbeda. Tahu lapisnya menjadi tidak selezat seperti pertama kali penulis coba. Kali ini adonan tepung+ikannya tidak terasa ada rasa ikannya dan justru terlalu banyak tepungnya. Selain itu harga tahu lapis ini juga naik menjadi Rp 5.000 per potongnya.

Penulis sangat menyayangkan bahwa Pistales tidak dapat mempertahankan cita rasa tahu lapisnya ini.

Selasa, 21 Februari 2012

Gudeg Enak Di Menteng - Jakarta

JAKARTA PUSAT - Gudeg Jogja adalah merupakan salah satu makanan khas dari Kota Yogyakarta yang dengan mudah kita temui di setiap daerah di Indonesia. Gudeg Jogja di setiap daerah ini memiliki cita rasa tersendiri namun umumnya tidak dapat menyamai cita rasa Gudeg yang asli dari Kota Yogyakarta. Gudeg asli kota Yogyakarta memiliki rasa yang manis dengan krecek yang kenyal, gurih dan agak pedas serta telur yang sudah berwarna coklat dan sudah cukup keras/kenyal dan bumbu yang sudah meresap hingga ke kuning telurnya.

Selama ini beberapa tempat kuliner yang menghidangkan menu Gudeg Jogja yang pernah penulis singgahi di daerah Jakarta dan sekitarnya, belum pernah ditemui ada hidangan gudeg Jogja yang cita rasanya dapat menyamai Gudeg Jogja yang asli dari Yogyakarta. Biasanya telurnya yang kurang keras dan bumbunya kurang meresap atau krecek yang kurang gurih.


Akhirnya penulis menemukan satu lokasi kuliner yang menyediakan gudeg jogja yang rasanya cukup enak dan mirip dengan Gudeg Jogja yang asli. Lokasinya berada di Jl. Cik Ditiro No. 21, Jakarta Pusat tepatnya berada di seberang Rumah Sakit Bunda. Nama rumah makan ini adalah Rumah Makan dan Kopi Tikala. Untuk menghubungi rumah makan ini untuk memesan, dapat menghubungi nomor telepon +62 021 3141738.

Sebenarnya rumah makan Tikala ini lebih mirip food court, karena ada beberapa stand makanan yang tergabung di rumah makan ini. Di tempat ini selain ada stan yang menjual gudeg Jogja, ada juga stan yang menjual menu masakan Manado, stan menu sio may, stan tahu pong Madiun, Bakwan Malang. Selain itu juga tersedia beraneka macam minuman, seperti kopi luwak, kopi susu, teh.

Gudeg Jogja di Rumah makan ini adalah merupakan cabang dari Gudeg Jogja Cikini. Menurut penulis masakan Gudeg Jogja di tempat ini lumayan enak terutama telur dan tahu/tempe bacemnya. Bumbunya sangat meresap ke dalam tahu/tempe bacem dan telur. Dan menurut penulis, Gudeg Jogja yang disajikan di tempat ini merupakan Gudeg Jogja yang paling enak di antara beberapa kuliner gudeg Jogja yang pernah penulis temui di Jakarta. Sedangkan untuk kreceknya menurut penulis kurang begitu istimewa, karena krecek ini sebelumnya telah digoreng sehingga mengembang terlalu banyak sehingga pada saat dimasak sudah kurang padat berisi. Jadi ketika dimakan, kurang terasa sedang memakan krecek.

Harga Gudeg 1 paket yang terdiri dari gudeg, krecek, telur seharga Rp 24.000. Sedangkan harga sepotong tahu atau tempe bacem adalah Rp 4.000.

Penulis juga mencoba untuk mencicipi tahu super pong Kediri. Namun sayangnya tahu pong ini rasanya terlalu asin dan penulis kurang menyukai tahu pong ini karena tidak ada keistimewaannya. Harga tahu pong ini adalah Rp 15.000 sebanyak 10 potong. Penulis juga berpendapat bahwa harga ini terlalu mahal dan tidak sebanding dengan kelezatan yang diberikan.

Senin, 16 Januari 2012

Lapis Legit Enak dari Pontianak

PONTIANAK - Tahun baru Imlek tinggal seminggu lagi. Biasanya dalam merayakan tahun baru Imlek, akan kita temui berbagai jenis makanan yang disajikan dalam merayakan tahun baru Imlek ini. Dalam tradisi dan budaya Tionghoa, aneka jenis makanan khas yang disediakan pada saat Imlek ini memiliki perlambang dan perumpamaan. Misalnya kue keranjang (dodol China/thi kwee/thiam kwee/nian gao) yang kuenya manis dan lengket mengumpamakan bahwa semua yang manis selama tahun yang baru (rejeki, kesehatan, kebahagiaan) akan senantiasa menempel di kehidupan orang yang memakannya dalam sepanjang tahun selain itu juga seluruh sanak saudara akan bersatu. Jeruk (dalam bahasa Hokkian disebut "kham" lafalnya hampir sama dengan kata "ikhlas dalam memberi") melambangkan bahwa orang yang memberikan (menghidangkan) jeruk kepada tamunya adalah dengan hati yang ikhlas, termasuk juga ikhlas dalam berbagi rejeki.

Satu jenis makanan lainnya yang juga sering kita temukan pada saat perayaan Imlek adalah kue lapis legit. Kue lapis legit ini melambangkan bahwa diharapkan bahwa dalam tahun yang baru, akan dipenuhi dengan rejeki dan berkat yang berlapis-lapis. Kue lapis legit dapat kita temukan di setiap daerah. Namun biasanya penulis tidak menyukai lapis legit yang dijual di pasaran karena umumnya lapis legit yang dijual di pasaran menggunakan bahan-bahan dengan kualitas standar sehingga mempengaruhi cita rasa yang kurang legit. Selama ini lapis legit yang penulis sukai adalah lapis legit yang berasal dari Pontianak, terutama yang di buat oleh saudara-saudara penulis. Umumnya orang-orang Pontianak memang pandai dalam membuat kue lapis legit.

Di kota Pontianak juga terdapat sebuah toko yang menjual kue lapis legit yang cukup terkenal karena memiliki cita rasa yang enak. Apabila di antara Pembaca ada yang berkesempatan mengunjungi kota Pontianak, maka tidak ada salahnya untuk singgah di toko kue lapis legit Le Gita Cakes yang beralamat di Jalan Pahlawan No. 240/10, Pontianak, telepon +62 0561-735489 fax +62 0561 762988. Untuk pemesanan dapat menghubungi Djohan HP. 0811-568429.

Di toko ini menyediakan kue lapis legit special dan nastar khas Pontianak.

Kue lapis legit yang dijual di toko ini sudah cukup terkenal dan sering dijadikan sebagai oleh-oleh khas dari Pontianak. Kue lapis legit yang dijual ada berbagai macam rasa, seperti:
-Lapis legit polos (ukuran 19 x 19 cm) seharga Rp 265.000
-Lapis Mocca (ukuran 19,5 x 19,5 cm) seharga Rp 285.000
-Lapis Prunes (ukuran 19,5 x 19,5 cm) seharga Rp 295.000
-Lapis Kenari (ukuran 19,5 x 19,5 cm) seharga Rp 295.000
-Lapis Keju (ukuran 19,5 x 19,5 cm) seharga Rp 295.000
-Lapis Dodol Durian (ukuran 19,5 x 19,5 cm) seharga Rp 300.000

Salah satu kue lapis yang dicoba oleh penulis adalah kue lapis rasa dodol durian. Kue lapis rasa dodol durian ini bentuknya sama seperti kue lapis biasa, hanya pada bagian lapisan yang berwarna coklat diganti dengan adonan dodol durian, dari seluruh lapisan yang berwarna coklat hanya 3 lapis (tipis) yang digantikan dengan adonan durian, sisanya tetap menggunakan adonan kue lapis bercampur coklat. Walau hanya 3 lapis dodol duriannya namun rasa dan aroma dodol duriannya lebih dominan. Bahkan rasa dari kue lapisnya sendiri hilanh sehingga kita bagaikan sedang memakan dodol durian. Penulis menyarankan bagi pembaca yang ingin merasakan rasa kue lapis legit yang asli, sebaiknya membeli yang rasanya netral (polos).

Selain itu, Le Gita Cakes juga menyediakan kue nastar.

Informasi selengkapnya mengenai produk dari Le Gita Cakes ini dapat diperoleh di websitenya di www.legita-cakes.com.